Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum Pendidikan Dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Tafsir Tarbawi Terhadap Landasan Filosofis, Muatan Materi, dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Di Indonesia Rahmat Azid Muslim; Saepul Rohman; Badruzzaman M. Yunus; Endi Suhendi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11972

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan merupakan pilar utama pembangunan peradaban manusia, dan Al-Qur'an sebagai sumber utama ajaran Islam telah meletakkan fondasi pendidikan secara komprehensif. Namun, realitas empiris menunjukkan kesenjangan antara idealisme kurikulum berbasis Al-Qur'an dengan praktik pendidikan di Indonesia. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum pendidikan yang terkandung dalam Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir tarbawi, mencakup landasan filosofis, tujuan, muatan materi, dan relevansinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam di Indonesia pada era kontemporer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis konten (content analysis) terhadap sumber-sumber primer (kitab tafsir mu'tabar) dan sumber sekunder (jurnal ilmiah terindeks, buku referensi). Hasil: Penelitian menemukan bahwa kurikulum pendidikan dalam perspektif Al-Qur'an memiliki landasan filosofis yang kokoh meliputi dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Muatan materi kurikulum diklasifikasikan ke dalam tujuh kategori: pendidikan tauhid, ibadah, akhlak, intelektual, sosial, jasmani, dan psikologis. Kesimpulan: Konsep kurikulum Al-Qur'an memiliki relevansi signifikan dengan pengembangan kurikulum pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam kerangka Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, meskipun implementasinya menghadapi berbagai tantangan paradigmatik, struktural, dan kapasitas sumber daya manusia.
Pengembangan Kecerdasan Musical Peserta Didik Di Sekolah Dasar: Studi Observasional Di SDN Karang Asih 08 Rahmat Azid Muslim; Saepul Rohman; Akhmad Roziqin; Ulfah Ulfah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11973

Abstract

Latar Belakang: Kecerdasan musikal merupakan salah satu komponen penting dalam teori kecerdasan majemuk yang berkontribusi terhadap perkembangan kognitif, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik. Namun, pengembangannya di sekolah dasar masih sering diposisikan sebagai kegiatan pelengkap. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pengembangan kecerdasan musikal, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan rekomendasi strategi berbasis bimbingan konseling. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi observasional partisipatif di SDN Karang Asih 08, Kabupaten Bekasi, melibatkan 3 guru kelas, 1 guru seni musik, 1 konselor sekolah, 25 peserta didik, dan kepala sekolah. Hasil: Pengembangan kecerdasan musikal belum berjalan sistematis; aktivitas musikal masih sporadis melalui lagu edukatif di kelas rendah dan ekstrakurikuler musik. Faktor pendukung utama adalah antusiasme peserta didik (85%) dan dukungan kepala sekolah, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan alat musik, minimnya pelatihan guru (hanya 1 orang yang bisa musik), kurikulum padat, dan belum terintegrasinya BK dengan seni musik. Kesimpulan: SDN Karang Asih 08 memiliki potensi besar namun belum optimal. Diperlukan pengadaan alat musik, pelatihan guru dan konselor, serta integrasi musik dalam pembelajaran dan konseling.