Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan dan Pendampingan Majalah Digital Panorama Sebagai Media Publikasi Karya Siswa SMA Negeri 16 Samarinda Andi Fauziyyah Kamal; Khairunna Shofieyah; Pinkan Delima Ediyono; Oktavia Ria Rachman; Zahra Zhafirah; Nur Fadilah Amanda Putri; Zaskia Azzahra; Anggrayani; Usman Usman
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i2.1642

Abstract

Kemajuan teknologi digital juga telah membuka peluang bagi sekolah untuk mendokumentasikan dan menampilkan karya siswa melalui media yang mudah diakses. Dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL), selain menguasai materi, siswa sekaligus menciptakan karya melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Namun, karya yang mereka hasilkan sebagian besar hanya digunakan untuk tugas dan penilaian. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai penutup pelatihan tentang majalah digital sebagai media untuk mendokumentasikan kreativitas siswa dan proyek PjBL di SMA Negeri 16 Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif. Penelitian ini menggunakan observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan kondensasi data, proses eliminasi selektif, dan penyajian data, serta disimpulkan bersama para peserta untuk menguji validitas data. Hasil dari kegiatan ini adalah situs web digital PANORAMA yang terdiri dari halaman Beranda, Profil, Galeri, dan Karya Kreatif. Siswa dikategorikan ke dalam Seni Rupa, Karya & Prakarya, Sastra & Tulisan, dan Karya Digital & Desain. Selain itu, PANORAMA juga memberikan pendampingan kepada siswa dalam pembuatan konten digital serta dokumentasi pendukung dan publikasi.
Analisis Kesiapan Guru IPA sebagai Fasilitator Pembelajaran Berbasis Riset (Group Investigation) pada Isu Lingkungan IKN Aulia Rizqina; Suparno Putera Makkadafi; Khairunna Shofieyah; Robiyatul Sakdiah Chesarani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 4 November (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.5320

Abstract

Kesiapan guru adalah hal penting dalam penerapan pembelajaran berbasis investigasi pada isu lingkungan Ibu Kota Nusantara (IKN). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru IPA sebagai fasilitator pembelajaran dengan model Group Investigation (GI), mengenali kendala dan kebutuhan guru, serta menjelaskan pelaksanaan tahapan GI dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan tujuan deskriptif. Data dikumpulkan lewat kuesioner kesiapan yang diisi sembilan guru IPA, kuesioner kebutuhan oleh tujuh guru, dan observasi terhadap satu guru saat menerapkan GI. Hasil menunjukkan profesionalisme guru memperoleh skor rata-rata tertinggi, yaitu 4,42 dengan kategori sangat siap. Keterampilan inkuiri mendapat kategori sangat siap dengan skor 4,29. Pembelajaran berpusat pada siswa mendapat skor 4,04 dan keterlibatan siswa 4,14, keduanya masuk kategori siap. Kendala paling banyak dipilih guru adalah karakteristik siswa dan waktu pembelajaran. Semua responden kuesioner kebutuhan menyatakan perlu modul atau panduan praktis serta pelatihan atau lokakarya. Hasil observasi menunjukkan tahap pemilihan topik belum berjalan dan tanggapan antarkelompok belum maksimal. Penelitian ini memberi gambaran bahwa kesiapan guru yang dilaporkan lewat kuesioner perlu dilihat bersama kebutuhan guru dan pelaksanaan pembelajaran. Temuan ini bisa jadi pertimbangan awal untuk merancang dukungan penerapan GI pada pembelajaran IPA terkait isu lingkungan IKN, dengan memperhatikan keterbatasan jumlah responden dan cakupan observasi.
Kesiapan Mahasiswa Pendidikan Biologi sebagai Calon Guru dalam Mengintegrasikan AI pada Pembelajaran IPA Khairunna Shofieyah; Aulia Rizqina; Suparno Putera Makkadafi; Dewi Suffah Anggraeni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 4 November (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.5324

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran membuat calon guru perlu siap dalam hal pengetahuan, keterampilan mengajar, kemampuan digital, dan pertimbangan etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa siap mahasiswa Pendidikan Biologi sebagai calon guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini juga menjelaskan pengalaman dan pandangan mereka tentang kesiapan tersebut. Peneliti memakai pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi 55 mahasiswa semester enam. Wawancara dilakukan dengan enam informan yang dipilih berdasarkan tingkat kesiapan. Kesiapan dianalisis dalam tujuh dimensi yaitu pengetahuan tentang AI, keterampilan pedagogis berbasis AI, sikap dan kepercayaan diri, kemampuan digital umum, pengalaman menggunakan AI, kesiapan etis dan persepsi terhadap dukungan institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98,18% dari responden masuk kategori siap dan sangat siap untuk mengintegrasikan AI. Kesiapan etis memperoleh persentase tertinggi sedangkan persepsi terhadap dukungan institusional mendapat persentase terendah. Wawancara menunjukkan mahasiswa memakai AI untuk memahami konsep, mencari ide, merangkum materi dan menyelesaikan tugas. Namun, pengalaman tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pengalaman pedagogis mahasiswa dalam merancang pembelajaran berbantuan AI. Hasil ini menunjukkan pentingnya membedakan antara persepsi kesiapan mahasiswa dan kompetensi nyata mahasiswa dalam mengajar. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan pelatihan AI yang berfokus pada penyusunan pembelajaran, evaluasi keluaran AI, dan penggunaan yang etis. Saat menafsirkan hasil dari penelitian ini perlu diingat bahwa penelitian ini hanya dilakukan di satu program studi dan mengukur kesiapan berdasarkan jawaban mahasiswa.