Nierly Lumban Gaol
Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Deep Learning Materi Keragaman Sosial Budaya Indonesia Kelas IV Nierly Lumban Gaol; Darinda Sofia Tanjung; Eka Margareta Sinaga; Regina Sipayung; Patri Janson Silaban
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 4: September 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i4.75116

Abstract

Pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Sosial Budaya Indonesia di kelas IV masih bertumpu pada buku teks dan ceramah, sementara 77% siswa tidak menyukai IPAS dan seluruh siswa membutuhkan modul yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran IPAS berbasis deep learning yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas IV UPT SDN 060883 Medan Petisah dan 15 siswa kelas uji coba UPT SD Negeri 067243 Medan Selayang pada Tahun Pembelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket respons siswa dan guru, serta tes pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan N-Gain Score. Hasil menunjukkan modul sangat valid menurut ahli media (92,14%) dan ahli modul ajar (81,67%), valid menurut ahli materi (80,00%), dengan reliabilitas soal 0,928. Modul praktis berdasarkan respons siswa (84,70%) dan guru (75,00%), serta efektif dengan N-Gain 71,03% (tinggi), ditandai kenaikan rata-rata nilai dari 43,41 menjadi 83,41. Dengan demikian, modul layak digunakan dalam pembelajaran IPAS. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelas kontrol dan sampel yang lebih besar.