Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI MANAJEMEN PENGAWASAN SISWA DENGAN KECENDERUNGAN SELF HARM BAGI GURU-GURU SMPIT RAHMANIYAH DEPOK Adi Permana; Heppy Atmapratiwi; Dewi Indah Susanti; Kania Putri; Rizna Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 8 No 1 (2027): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v8i1.6807

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru-guru SMPIT Rahmaniyah Depok dalam memahami, mendeteksi, dan menangani perilaku self harm pada siswa melalui manajemen pengawasan. Permasalahan utama mitra adalah masih terbatasnya pemahaman guru terkait kesehatan mental remaja, gejala self harm, serta langkah penanganan awal yang tepat. Solusi yang ditawarkan berupa edukasi pendampingan perngawasan atau supervisi untuk merencanakan edukasi, pelatihan, simulasi kasus, serta pendampingan dalam penanganan self harm. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pendampingan pengawas atau supervisor untuk menangani masalah psikologis siswa (konsep self harm, faktor penyebab, deteksi dini, komunikasi empatik, prosedur rujukan, dan penciptaan lingkungan sekolah yang suportif terhadap kesehatan mental siswa). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif melalui seminar, diskusi interaktif, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Penerapan IPTEK dilakukan melalui penggunaan media presentasi digital, e-modul, video edukasi, instrumen berbasis formulir digital, serta sistem komunikasi dan rujukan daring. Partisipasi mitra diwujudkan melalui penyediaan tempat dan fasilitas, keterlibatan aktif guru sebagai peserta, dukungan kebijakan sekolah, serta komitmen tindak lanjut program. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengawasi program pendampingan siswa yang memiliki kecenderungan self harm agar terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif