Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Gambar Berseri terhadap Kemampuan Menulis Narasi Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Adi Permana; Hilda Hilaliyah; Ahmad Muzak
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2482.397 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v3i1.4184

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine how the use of media images influence on the ability to write narrative series. This research is a quantitative experiment using a single experimental class and the control class as a comparison. Subjects were students of class VIII SMP IT Darus-Sholihin Sawangan as many as 32 students. Collecting data in this study using a test instrument board. Conclusions from this research that the use of media images affect the ability to write narrative series learners class VIII SMP IT Darus-Sholihin sawangan. In testing the hypothesis at the 5% significance level obtained t > t table (2.27> 1.75), so Ho refused and H1 accepted. So the hypothesis significantly verified and accepted. Thus concluded there are significant media use picture series on narrative writing skills of students. Average narrative writing skills of students who use the media image series (73.43) is higher than that using the conventional method (64.68) Keywords: Media Image Serial; Narrative Writing; Influence Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap kemampuan menulis narasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol sebagai pembanding. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP IT Darus-Sholihin Sawangan Depok sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes tulis. Simpulan dari hasil penelitian ini bahwa penggunaan media gambar seri mempengaruhi kemampuan menulis narasi peserta didik kelas VIII SMP IT Darus-Sholihin Sawangan Depok. Dalam pengujian hipotesis pada taraf signifikansi 5% diperoleh   thitung > ttabel  (2,27 > 1,75) , dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga hipótesis teruji kebenarannya dan secara signifikan diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap kemampuan menulis narasi siswa. Rata-rata kemampuan menulis narasi siswa yang menggunakan media gambar seri (73,43) lebih tinggi dari pada yang menggunakan metode konvensional (64,68). Kata Kunci: media gambar berseri; menulis narasi;  pengaruh 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL SISWA SD KELAS RENDAH Myrna Apriany Lestari; Marlina Eliyanti; Adi Permana
Pedagogi Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.941 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v4i2.1234

Abstract

Dekadensi moral hari ini banyak melibatkan anak-anak tidak hanya menjadi korban namun juga sebagai pelaku. Hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar tentang efektivitas penanaman nilai-nilai moral yang diajarkan oleh orang tua di rumah juga guru di sekolah karena nilai-nilai moral dipelajari oleh individu sejak usia dini. Guru dan orang tua perlu membantu anak untuk mengembangkan kata hati dan meningkatkan kendali diri melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu metode yang dapat dipilih adalah mendongeng dengan media buku cerita bergambar.Pada pelaksanaan Kurikulum 2013 di SDN 2 Sakerta Timur, guru dibekali Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Salah satu contoh media pendamping yang dapat digunakan oleh guru pada subtema 4 pembelajaran 1 adalah buku cerita bergambar yang menceritakan tentang kegiatan sehari-hari siswa di malam hari, dengan buku cerita bergambar sebagai media pendamping guru dapat menanamkan nilai-nilai moral pada siswa kelas rendah dengan metode mendongeng.Hasil uji efektivitas menujukkan t hitung -3,637 dan t tabel 2,365 untuk df 7 dan signifikansi 0,05 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara nilai rata-rata moral siswa kelas 1 SDN Sakerta Timur sebelum menggunakan media buku cerita bergambar sebagai media pendamping Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 dengan nilai rata-rata moral siswa kelas 1 SDN Sakerta Timur sesudah menggunakan media buku cerita bergambar sebagai media pendamping Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Kata Kunci : Penanaman Nilai-Nilai Moral, Buku Cerita Bergambar
IMPLEMENTASI KESANTUNAN BERBAHASA DI ERA DIGITAL PADA TBM TPQ AL-HIDAYAH KOTA DEPOK: Implementasi Kesantunan Berbahasa di Era Digital Lulu' Ur Rohmah; Bambang Sumadyo; Adi Permana
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3528

Abstract

Kesantunan berbahasa mulai terkikis di era digital saat ini. Hal ini disebabkan oleh adanya alat komukasi yang semakin canggih, seperti twitter, facebook, instagram, dan whatsapp. Dalam media tersebut tampak penggunaan bahasa, emotion, ataupun meme yang muncul saat berkomunikasi. Melihat hal tersebut, sangat perlu digalakkan pemahaman terkait kesantunan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan sebuah solusi berupa Implementasi Kesantunan Berbahasa di Era Digital pada TBM TPQ Al-Hidayah Kota Depok. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak dan para remaja dapat menerapkan prinsip kesantunan dalam berkomunikasi.
PELATIHAN PENULISAN BUKU LITERASI BUDAYA PADA UPACARA KAMPUNG ADAT URUG KABUPATEN BOGOR DENGAN PENDEKATAN KESANTUNAN BERBAHASA Yogi Purnama; Nugroho, Nugroho; Adi Permana
PROFICIO Vol. 6 No. 1 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i1.4158

Abstract

literasi budaya dapat didefinisikan sebagai sebuah keterampilan dalam memahami dan bagaimana bersikap terhadap kebudayaan sebagai identitas suatu bangsa. Dalam literasi tersebut masyarakat adat kampung Urug dituntut untuk memahami dan mengenal segala aktifitas ritual yang telah ada dan dilaksanakan secara turun temurun selama beberapa abad. Melihat hal tersebut, sangat perlu digalakkan pemahaman terkait upacara kampung adat Urug agar generasi selanjutnya tetap dapat menjalankan upacara adat sebagai bagian dari identitas dirinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan sebuah solusi berupa deskripsi dan dokumetasi kegiatan upacara adat di kampung adat Urug kabupaten bogor
Pengaruh Media Poster Digital terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII SMP PGRI 1 Depok Linansera, Angelina; Ade Siti Haryanti; Adi Permana
Jurnal Pendidikan Impola Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH
Publisher : PT. Impola Toba Lendt

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70047/jpi.v2i1.144

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of digital poster media on the ability to write persuasive texts. Media on the ability to write persuasive texts of grade VIII students of SMP PGRI 1 Depok. PGRI 1 Depok. Method The quantitative research method used is the experimental method. The researcher used a Quasi Experimenta Design which more precisely uses Post-Test Only Control Group. In this research design there are experimental groups and control group. The experimental group received treatment, while control group does not. The average ability to write persuasive text with using digital poster learning media got a score of 83 which means higher than the conventional learning media (picture) which got an average value of 66.5, besides that, the average value of the ability to write persuasive text of the experimental class using digital poster learning media can exceed the Minimum Completeness Criteria (KKM) given by SMP SMP. (KKM) given by SMP PGRI 1 Depok, which is 79 > 67. The positive effect is shown by the results of the t test where thitung = 13.58 47 while ttbael = 1.6722 so that thitung > ttbael. 
EDUKASI MANAJEMEN PENGAWASAN SISWA DENGAN KECENDERUNGAN SELF HARM BAGI GURU-GURU SMPIT RAHMANIYAH DEPOK Adi Permana; Heppy Atmapratiwi; Dewi Indah Susanti; Kania Putri; Rizna Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 8 No 1 (2027): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v8i1.6807

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru-guru SMPIT Rahmaniyah Depok dalam memahami, mendeteksi, dan menangani perilaku self harm pada siswa melalui manajemen pengawasan. Permasalahan utama mitra adalah masih terbatasnya pemahaman guru terkait kesehatan mental remaja, gejala self harm, serta langkah penanganan awal yang tepat. Solusi yang ditawarkan berupa edukasi pendampingan perngawasan atau supervisi untuk merencanakan edukasi, pelatihan, simulasi kasus, serta pendampingan dalam penanganan self harm. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pendampingan pengawas atau supervisor untuk menangani masalah psikologis siswa (konsep self harm, faktor penyebab, deteksi dini, komunikasi empatik, prosedur rujukan, dan penciptaan lingkungan sekolah yang suportif terhadap kesehatan mental siswa). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif melalui seminar, diskusi interaktif, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Penerapan IPTEK dilakukan melalui penggunaan media presentasi digital, e-modul, video edukasi, instrumen berbasis formulir digital, serta sistem komunikasi dan rujukan daring. Partisipasi mitra diwujudkan melalui penyediaan tempat dan fasilitas, keterlibatan aktif guru sebagai peserta, dukungan kebijakan sekolah, serta komitmen tindak lanjut program. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengawasi program pendampingan siswa yang memiliki kecenderungan self harm agar terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif