Iip Muzdalifah
Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterlibatan Ayah Dan Standar Relasi Romantis Anak Perempuan: Tinjauan Literatur Sistematis Dari Father Presence Menuju Healthy Relationship Omah Rochmah; Khairunnisa Ulfadhilah; Iip Muzdalifah
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 4 No. 2 (2024): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/vbg5ks60

Abstract

Ayah kerap dianggap sekadar pencari nafkah dalam keluarga, padahal kualitas kehadirannya sejak masa kanak-kanak diyakini turut membentuk standar dan keyakinan anak perempuan terhadap relasi romantis di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menyeleksi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti empiris mengenai peran keterlibatan ayah dalam membentuk standar relasi romantis anak perempuan, dari kehadiran ayah pada masa kanak-kanak hingga kualitas relasi romantis yang sehat pada masa dewasa muda. Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur sistematis melalui pencarian pada Google Scholar dan DOAJ dengan pedoman PRISMA, disertai tabel kriteria inklusi-eksklusi dan tabel sintesis artikel. Hasil tinjauan terhadap sembilan artikel menunjukkan bahwa kelekatan ayah-anak perempuan yang aman berhubungan dengan gaya relasi romantis yang lebih sehat dan kesejahteraan psikologis yang lebih baik, namun pengaruh keterlibatan ayah terhadap keyakinan romantis tidak selalu bersifat langsung dan menyeluruh, melainkan bergantung pada dimensi keterlibatan tertentu, seperti keterlibatan aktif (engagement), dibandingkan dimensi lain seperti aksesibilitas semata. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan mekanisme diferensial antar dimensi keterlibatan ayah terhadap standar relasi romantis anak perempuan, sekaligus menawarkan kerangka konseptual yang menempatkan kehadiran ayah yang berkualitas, bukan sekadar kehadiran fisik, sebagai fondasi bagi anak perempuan dalam membangun relasi romantis yang sehat.