Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian IMS pada Remaja di Klinik IMS Puskesmas Rijali dan Passo Kota Ambon Nari, Jois; Shaluhiyah, Zahroh; Prabamurti, Priyadi Nugraha
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 10, No. 2, Agustus 2015
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.69 KB) | DOI: 10.14710/jpki.10.2.131-143

Abstract

ABSTRACTAnalysis of factors associated with the incidence of STIs adolescents in STIs Health center clinic Rijali and Passo Ambon City; Sexually transmitted infections are a serious problem in Indonesia as the disease continues to increase every year due to sexual behavior patterns among adolescents more freely. The purpose of this study was to analyze factors associated with the incidence of STIs in adolescents in STIs clinics and health centers Rijali and Passo Ambon City. This type of research is expalanatory research with cross sectional / prevalence study. The subjects of this study were teenagers who came for treatment, control and counseling at health centers and Passo Rijali with a sample size of 100 people. Data analysis was done by means of univariate, bivariate with Chi-square and multivariate logistic regression. Results of bivariate analysis of age and religiosity associated with risky sexual behavior while berisoko sexual behavior and history associated with the IMS IMS events. Results of logistic regression test showed a history of STIs are variables that most influence on the incidence of STIs in which teenagers who have a history of STIs, the possibility of risk for infection with STIs 31.4 times greater compared to teens who do not have a history of STIsKeywords : Sexually transmitted infections, adolescents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT DALAM UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT DI RUANGAN ANAK RSUD dr. M. HAULUSSY Jois Nari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.214 KB) | DOI: 10.33846/ghs4311

Abstract

Gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang pathogen.Gastroenteritis akut atau GEA merupakan kehilangan cairan dan elektrolit secara berlebihan yang terjadi karena frekuensi satu kali atau lebih buang air besar dengan bentuk tinja yang encer dan cair.Berdasarkan hasil rekam medik di RSUD dr. M.Haulussy Ambon pada tahun 2015 pasien anak yang menderita GEA sebanyak 201 anak, tahun 2016 sebanyak 177 anak dan tahun 2017sebanyak 202 anak. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis akut dalam pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit dengan mengunakan proses keperawatan keperawatan yaitu : pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan selama tiga hari yaitu tanggal dari 04 sampai 06 Juli 2018 yang dilaksanakan di ruangan Anak RSUD dr.M.Haulussy Ambon dengan subjek penelitian An. C.A. dengan Gastoenteritis Akut.Hasil penelitian , melalui pengkajian tanggal 04 Juli 2018, pada An.. C.A. didapatkan data Ibu klien mengatakan klien ; BAB encer >11x/hari, mual-muntah 4 kali, lemas, pusing, klien makan ½ porsi dihabiskan, minum 4 gelas/hari, Keadaan umum lemah, mata cekung, wajah tampak pusat, turgor kulit jelek/tidak elastis, klien tampak mual-muntah, klien tampak memegang kepalanya yang pusing, konjungtiva anemis, BB saat sakit 19kg sebelum sakit 20kg membrane mukosa kering, bibir pecah-pecah, terpasang IVFD RL 20 tetes/menit pada ekstermitas kanan atas, Hematokrit 52%, kekurangan cairan sebanyak 194 CC.Setelah dilakukan tindakan tindakan keperawatan pada An.C.A. dengan gastroenteritis akutdalam perawatan selama 3x24 jam menunjukkan bahwa diagnosa/masalah keperawatan kekurangan volume cairan dan elektrolit berhubungan dengan ketidakseimbangan antara intake dan output teratasi. Kata kunci: Gastroenteritis akut, Cairan dan elektrolit
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. P.P. MAGRETTI SAUMLAKI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Jois Nari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.384 KB) | DOI: 10.33846/ghs4406

Abstract

Bronchopneumonia adalah suatu peradangan pada parenkim paru yang meluas sampai bronkioli atau dengan kata lain peradangan yang terdiri pada jaringan paru melalui cara penyebaran langsung melalui saluran pernapasan atau melalui hematogen sampai ke bronkus. Di Indonesia, Bronchopneumonia merupakan penyebab kematian nomor dua setelah kardiovaskuler dan TBC. Faktor sosial ekonomi yang rendah mempertinggi angka kematian.Kasus Bronchopneumonia ditemukan paling banyak menyerang anak balita. Kejadian Bronchopneumonia pada anak di Indonesia berkisar antara 23% - 27,71% tahun. Selama kurun waktu tersebut cakupan penemuan Bronchopneumonia tidak pernah mencapai target nasional termasuk target 2014 yang sebesar 80%. Penyakit ini sering menyerang anak-anak dan balita hampir diseluruh dunia. Berdasarkan hasil rekam medik RSUD dr . P.P. Magretti Saumlaki pada tahun 2018 terdapat 85 orang menderita Bronkopneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada anak dengan Bronkopneumonia dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi, menggunakan proses keperawatan: pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus, penelitian dilakukan selama 3 hari tanggal 13-15 April 2019 yang dilakukan di ruangan anak RSUD dr.P.P.Magretti Saumlaki dengan subjek penelitian An. E dengan Bronkopneumonia . Berdasarkan pengkajian pada tanggal 13 Mei 2019 didapatkan data An.E mengalami sesak nafas, Batuk disertai lendir berwarna putih, Respirasi 44x/menit, SpO2 82%, Suhu 38,3oC, Bunyi nafas rhonci, Irama nafas ireguler danTerpasang O2 nasal kanul 1 ℓ/m. Tindakan keperawatan yang dilakukan dari hari pertama sampai hari ketiga pada An.E. sesuai dengan rencana yang dibuat dan masalah keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan peningkatan penumpukan secret teratasi Kata Kunci: Bronkopneumonia, Kebutuhan oksigenasi
Self Care dan Kualitas Hidup Ibu Hamil dimasa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Christina M. Tiahahu Ambon Christy N. M. Hitijahubessy; Grenny Z. Rahakbauw; Jois Nari
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v1i9.423

Abstract

Penyakit Corona Virus 19 merupakan penyakit yang rentan bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah atau yang berada pada risiko yang lebih tinggi, termasuk ibu hamil. Pada masa kehamilan sebagian sistem kekebalan ikut tertekan karena harus disuplai untuk kebutuhan bayi. Proses transfer IgG dimulai sejak trimester I kehamilan dan berakhir di trimester ketiga. Function of Receptor (FcRn) merupakan reseptor yang dihasilkan oleh sinsitiotrofoblast yang berfungsi mengikat antibodi (IgG) yang akan ditransfer dari ibu ke janin melalui plasenta. Ekspresi FcRn tergantung pada usia kehamilan yang lebih banyak diekspresikan di trimester ketiga. Kondisi ini mengakibatkan wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi virus COVID-19 yang dapat berdampak serius bagi wanita hamil. Program Social Distancing juga berdampak pada keinginan wanita untuk mengurangi frekuensi kunjungan prenatal. Hal ini juga berdampak pada tidak terdeteksinya kesejahteraan janin secara berkala dan tanda bahaya kahamilan yang tidak diketahui oleh ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self care terhadap kualitas hidup ibu hamil dimasa Pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan one group pretest posttest design, yang mana subyek penelitian terlebih dahulu diberikan tes awal (pretest) selanjutnya diberikan perlakuan dengan menggunakan Modul. Selanjutnya diberikan tes akhir (posttest) untuk mengetahui sejauh mana pengaruh selfcare terhadap peningkatan kulaitas hidup ibu hamil dimasa Pandemi Covid-19. Hasil uji statistik peningkatan kualitas hidup menunjukkan nilai Z = 4,689 secara fisik, 3,908 secara psikologis, 4,143 dalam hubungan sosial, dan 4,587 dalam lingkungan, nilai p = 0,000 ( p < 0,005), menunjukkan adanya pengaruh self care terhadap peningkatan kualitas hidup ibu hamil di masa Pandemi Covid-19. Kesimpulannya, selfcare berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidup ibu hamil di masa Pandemi Covid-19.
Implementing Actions On The Chest To Remove Sputum (Phlegm) In The Respiratory Tract That Is Not Normal Nari, Jois; Surasno, Diah Merdekawati; Supriyatni, Nani; Rahayu, Agustin; Ali, St. Aminah; Nurnainah, Nurnainah
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i4.531

Abstract

Sputum is a material expelled from the lungs and trachea through the mouth. Sputum expelled by a person should be able to be evaluated for its source, color, volume and consistency because the condition of sputum usually specifically shows the pathological process of the formation of sputum itself. The purpose of this study is to eliminate breathing difficulties caused by accumulation of secretions so that the client does not become tired when cleaning secretions and is able to expel phlegm optimally. The research method used is One Group Pre-test Post-test, which is a research design that only uses one group of subjects (without a control class) and carries out measurements before and after giving treatment to the subjects. The results of the study showed that the phlegm discharge in patients before the effective coughing exercise was carried out with the category of 54 people (60%) coming out and 36 people (40%) not coming out. The conclusion is that A significance value of <0.05 (p=0.000) was obtained, meaning that Ha was accepted, meaning that effective coughing exercises can increase phlegm excretion in patients.
Peningkatan Berat Badan Bayi Terhadap Pengaruh Pemijatan Yang Dilakukan Dengan Usapan Halus Atau Rangsangan Raba Di Permukaan Kulit (Pijat Bayi) Nari, Jois
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v3i3.681

Abstract

Baby weight is one of the important indicators in assessing the health status and growth and development of babies. Baby massage with gentle stroking techniques or tactile stimulation on the skin surface is believed to increase weight through nerve stimulation and blood circulation. This study aims to determine the effect of baby massage on increasing baby weight. The method used is a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design approach. The study sample consisted of 30 babies aged 1–3 months who were divided into two groups: the intervention group (given regular baby massage) and the control group (not given massage). The results showed a significant increase in weight in the intervention group compared to the control group. In conclusion, baby massage with gentle stroking techniques has a positive effect on increasing baby weight.
The Role of Midwives in Motivating Mothers to Initiate Early Breastfeeding at Pertiwi Mother and Child Hospital in Makassar City Santi, Santi; Yufuai, Agustina R; Masding, Masding; Hanifah, Astin Nur; Yunus, Muh.; Nari, Jois; Astuti, Fanni; Wahyuni, Ria; Pannyiwi, Rahmat
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 3 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.53 KB) | DOI: 10.59585/ijhs.v1i3.88

Abstract

Early Initiation of Breastfeeding is a process of letting the baby crawl on its own looking for its mother's nipple immediately in the first hour after birth along with skin contact between the baby and the mother. The aim of the study was to analyze the role of midwives in motivating mothers to initiate early breastfeeding at the Makassar City Mother and Child Hospital. The research used is qualitative research. The method of data collection used is data obtained through in-depth interviews using interview guidelines and observations of the object to be studied. From the results of research conducted for approximately one month, it was found that midwives' authority in motivating mothers to carry out Early Breastfeeding Initiation is still not optimal. The implementation of exclusive breastfeeding cannot be monitored, in terms of action and motivation it is quite good because at work midwives carry out their duties with full responsibility in accordance with the midwifery code of ethics. The conclusion from the results of this study is that the role of midwives in initiating early breastfeeding still needs to be improved, because the community, especially pregnant women, are still unfamiliar with the program, so effective socialization and education is needed so that babies born can be initiated on early breastfeeding.