Sem Kandai
Universitas Merdeka Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Akademik Mahasiswa Penerima Bantuan Pendidikan dengan Moderasi Dukungan Keluarga Sem Kandai; Umu Khouroh; Mokhamad Natsir; Harianto Respati; Sunardi
Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi” Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/metansi.v9i2.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan dukungan keluarga terhadap kinerja akademik mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Tinggi Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni serta menguji peran dukungan keluarga dalam memoderasi pengaruh motivasi dan kompetensi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Sampel sebanyak 358 mahasiswa penerima bantuan yang tersebar pada 68 kota tujuan ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5 persen dan dipilih menggunakan cluster random sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja akademik dengan koefisien jalur 0,315 dan p-value 0,000. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,325 dan p-value 0,000. Dukungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,219 dan p-value 0,000. Dukungan keluarga memperkuat pengaruh motivasi terhadap kinerja akademik dengan koefisien moderasi 0,295 dan p-value 0,000. Sebaliknya, dukungan keluarga memperlemah pengaruh kompetensi terhadap kinerja akademik dengan koefisien -0,467 dan p-value 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,830 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 83 persen variasi kinerja akademik mahasiswa. Temuan menegaskan pentingnya integrasi bantuan finansial, penguatan motivasi, pengembangan kompetensi, dukungan keluarga, dan pembentukan kemandirian akademik dalam pengelolaan program bantuan pendidikan tinggi daerah.