Ratih Nurhayati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komposisi dan Dominansi Gulma pada Pertanaman Wortel (Daucus carota L.) di Lahan Terasering Tanantovea Ratih Nurhayati; Laude, Syamsuddin; Ramli, Ramli
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v33i2.3086

Abstract

Gulma merupakan salah satu faktor pembatas produksi wortel sehingga identifikasi gulma dominan diperlukan sebagai dasar penyusunan strategi pengendalian yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis gulma dominan pada lahan wortel (Daucus carota L.) berdasarkan posisi terasering di Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan pada Oktober–November 2025 di lahan budidaya wortel dengan dua posisi terasering, yaitu bagian bawah (970 mdpl) dan bagian atas (1.067 mdpl). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode analisis vegetasi, sedangkan identifikasi dan analisis sampel gulma dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi dan dominansi gulma berbeda pada kedua posisi terasering. Gulma dominan pada teras bawah berdasarkan nilai Summed Dominance Ratio (SDR) adalah Ageratum conyzoides, Panicum repens, Eleusine indica, dan Ludwigia palustris, sedangkan pada teras atas didominasi oleh Ageratum conyzoides, Eleusine indica, dan Cyperus rotundus. Nilai indeks keanekaragaman gulma (H') tergolong sedang, yaitu 2,273 pada teras bawah dan 1,934 pada teras atas. Koefisien kesamaan komunitas gulma sebesar 53,76% menunjukkan tingkat kesamaan spesies yang sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan posisi terasering memengaruhi komposisi dan dominansi gulma sehingga strategi pengendalian gulma perlu disesuaikan dengan karakteristik gulma pada masing-masing posisi lahan.