Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Pelawad, khususnya ibu rumah tangga dan anak-anak, mengenai pentingnya kebersihan diri, kebersihan rumah, dan pemilahan sampah rumah tangga sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga serta kebiasaan hidup bersih dan sehat yang belum diterapkan secara konsisten. Program ini dilaksanakan menggunakan metode aksi partisipatif yang melibatkan 30 peserta, terdiri dari 23 ibu-ibu, 7 bapak-bapak, dan 20 mahasiswa KKM kelompok 23 Pelawad. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialiasi yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Narasumber merupakan dosen Universitas Bina Bangsa yang berlatar pada ranah kesehatan. Materi edukasi disampaikan melalui pendekatan komunikatif yang mencakup tiga pilar utama: kebersihan diri (hygiene), sanitasi tempat tinggal, dan teknik pemilahan sampah dapur dengan sistem tiga warna (organik, anorganik/plastik, dan B3). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif warga dalam memilah sampah langsung dari sumbernya serta menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga. Kesimpulannya, program pemberdayaan masyarakat ini berhasil menumbuhkan norma sosial positif dan kebiasaan hidup sehat secara mandiri, yang berdampak pada penurunan risiko penularan penyakit berbasis lingkungan di Desa Pelawad.