Retno Dewi Noviyanti
S1 Gizi/Fakultas Ilmu Kesehatan, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Penyuluhan Sanitasi Lingkungan dan Demo Masak PMT Potato Chicken Roll di Posyandu Anyelir 01 Purwosari ‘Aisyah Na’imatul Mahmudah; Fina Nurrahma; Nisrina Qurratu ‘Aini; Qori Sifau Madani; Retno Dewi Noviyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi kurang dan stunting pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, salahsatunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan gizi ibu dan higiene sanitasi lingkungan. Kegiatanpengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pentingnyasanitasi lingkungan serta keterampilan dalam mengolah Makanan Pendamping ASI (MPASI) / MakananTambahan (PMT) berbasis bahan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2024 di PosyanduAnyelir 01, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Surakarta, dengan jumlah peserta sebanyak 23ibu balita. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, edukasi kebersihan lingkungan, demomasak resep modifikasi PMT "Potato Chicken Roll", serta sesi evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkanadanya peningkatan partisipasi dan pemahaman peserta mengenai sanitasi serta inovasi olahan PMTbergizi seimbang (kandungan gizi per porsi: Energi 85,87 kkal, Protein 6,5 g, Lemak 3,57 g, danKarbohidrat 16,88 g). Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu balita dapat menerapkan praktik gizi dansanitasi yang baik di lingkungan keluarga secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Seimbang, Kesehatan Lingkungan, dan Demonstrasi Masak Di RW 07 Purwosari, Surakarta Tiara Zakiyya Syahwa; Dzakiyyah Danni Fitriyani; May Sita Nur Cahya; Nurul ‘Azizah; Riska Natalia; Dodik Luthfianto; Retno Dewi Noviyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi balita tidak hanya berkaitan dengan kecukupan pangan, tetapi juga pengetahuan pengasuh,praktik pemberian makan, perilaku higiene, dan kondisi lingkungan. Program pemberdayaan masyarakatyang mengintegrasikan penyuluhan pentingnya gizi seimbang untuk balita, penyuluhan kesehatanlingkungan, dan demonstrasi masak di RW 07 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Surakarta.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah, diskusi, demonstrasi,dan keterlibatan kader Posyandu. Kegiatan kesehatan lingkungan dilaksanakan pada 28 Juli 2024,sedangkan penyuluhan gizi dan demonstrasi masak pada 30 Juli 2024. Evaluasi dilakukan secara deskriptifmelalui jumlah peserta, respons selama penyuluhan, pertanyaan, keterlibatan dalam demonstrasi, dancatatan kendala lapangan. Penyuluhan gizi diikuti 15 ibu balita, penyuluhan kesehatan lingkungan diikuti60 warga RW 07, sedangkan demonstrasi masak diikuti 15 ibu balita. Produk yang diperagakan adalahnugget kentang berbahan ayam, brokoli, wortel, dan kentang. Peserta menunjukkan respons positif melaluiperhatian, pertanyaan, dan keterlibatan sebagian ibu dalam praktik memasak. Kendala utama adalahketidaksesuaian jumlah dan waktu kehadiran peserta serta benturan agenda komunitas. Hasil inimenunjukkan bahwa integrasi edukasi gizi, kesehatan lingkungan, dan praktik pengolahan pangan layakdigunakan sebagai pendekatan pemberdayaan berbasis Posyandu. Namun, karena kegiatan tidakmenggunakan pretest-posttest dan tidak mengukur perubahan antropometri, hasil tidak dapat ditafsirkansebagai bukti efektivitas terhadap pengetahuan atau status gizi.
Pemberdayaan Ibu Balita Dan Kader Posyandu Melalui Edukasi Gizi Seimbang, Kesehatan Lingkungan, Pemantauan Pertumbuhan, Dan Demonstrasi MPASI/PMT Di Posyandu Anyelir 11, Purwosari, Surakarta Virgienia Cahya Rahmatika; Adella Afrita; Amanda Syifa Tiyas Saputri; Fadilah Khoirunnisa; Nur Alif Sutrisno; Uum Mujiarti; Dodik Luthfianto; Retno Dewi Noviyanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada balita merupakan persoalan multidimensional yang dipengaruhi oleh kecukupanasupan, pengetahuan pengasuh, praktik pemberian makan, pemantauan pertumbuhan, riwayat infeksi, dankondisi lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Posyandu Anyelir 11, KelurahanPurwosari, Kecamatan Laweyan, Surakarta, melalui integrasi edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan,edukasi kesehatan lingkungan, serta demonstrasi pembuatan makanan pendamping air susu ibu (MPASI)dan pemberian makanan tambahan (PMT) tinggi kalori dan protein. Kegiatan pengabdian masyarakatmenggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning Method (PLM) dan ParticipatoryAction Research (PAR), dengan metode penyuluhan, diskusi, simulasi, pengukuran antropometri, pengisianKartu Menuju Sehat (KMS), dan demonstrasi pengolahan pangan. Kegiatan terdokumentasi pada 27 Juli2024 untuk penyuluhan stunting dan gizi buruk serta demonstrasi MPASI/PMT, dan 29 Juli 2024 untukedukasi KMS dan pengukuran antropometri. Peserta menunjukkan keterlibatan melalui diskusi,pertanyaan, simulasi pengisian KMS, praktik pengukuran antropometri, serta mengikuti demonstrasi danmencicipi hasil olahan. Evaluasi lapangan menunjukkan bahwa target kehadiran belum tercapai secaraoptimal; pada penyuluhan dan demonstrasi, sebagian peserta tidak hadir karena kepentingan lain,sedangkan pada pelatihan antropometri masih terdapat peserta yang memerlukan pendampingan.Keterbatasan tempat juga menyebabkan peserta kurang leluasa saat demonstrasi. Kegiatan pengabdianMasyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu yang menghubungkan pengetahuan gizi,pemantauan pertumbuhan, praktik pengolahan pangan, dan kesehatan lingkungan layak dikembangkansebagai model pemberdayaan berbasis Posyandu. Namun, karena evaluasi belum menggunakan desainpretest–posttest dan tidak menyajikan perubahan antropometri sebelum dan sesudah intervensi, temuantidak dapat ditafsirkan sebagai bukti kausal efektivitas program terhadap pengetahuan atau status gizi.