Mitra Bina Riang Lase
Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Kegiatan Cooking Class Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD KB Mandiri Gunung Kijang Linda Dewi Terserani; Mitra Bina Riang Lase
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol.3 No.1, September 2024
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v3i1.570

Abstract

Abstract This study is motivated by the low proficiency in proper language skills among early childhood students, as well as complaints from teachers at PAUD KB Mandiri Gunung Kijang. Therefore, this study aims to improve the language skills of children aged 5-6 years at PAUD KB Mandiri Gunung Kijang through cooking class activities. The study utilizes the Classroom Action Research (CAR) method. The results show a significant improvement in children's language skills during the first cycle, and a very substantial improvement in the second cycle. During the cooking class activities, the children appeared enthusiastic and actively communicated with their peers and teachers in the classroom. They showed high learning motivation and were actively engaged in the activities. Keywords: language skills; cooking class; early childhood educationAbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa yang baik dan benar pada anak-anak usia dini, serta adanya keluhan dari guru di PAUD KB Mandiri Gunung Kijang. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun di PAUD KB Mandiri Gunung Kijang melalui kegiatan cooking class. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak yang cukup signifikan pada siklus pertama, dan peningkatan yang sangat baik pada siklus kedua. Selama kegiatan cooking class, anak-anak tampak antusias dan aktif berkomunikasi dengan teman-temannya maupun dengan guru di kelas. Mereka menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut.Kata Kunci: kemampuan bahasa; cooking class; PAUD
Gereja sebagai Pilar Pembentukan Iman Anak Usia Dini: Pendekatan Teologis dan Praktis Yudhy Sanjaya; Mitra Bina Riang Lase; Marlina Meri; Linda Dewi Terserani Lase
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2, Maret 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/tb661d49

Abstract

The church has a very important role in the formation of early childhood faith, which is the foundation for their spiritual life. This study aims to examine how the church environment can function as a main pillar in the formation of early childhood faith from a theological and practical perspective. This study will examine the theological aspects that underlie children's faith education and how the church can implement practical strategies to create a positive environment and support their spiritual development. The research method used is a qualitative approach with analysis of theological literature. The results of the study show that the church has a great responsibility in introducing children to the Christian faith and providing them with an environment that supports spiritual formation. The church and family complement each other in forming children's character and faith, where the active involvement of both is essential. Keywords: spiritual formation; children's faith; Christian education; theology AbstrakĀ  Gereja memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan iman anak usia dini, yang merupakan fondasi untuk kehidupan spiritual mereka. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengkaji bagaimana lingkungan gereja dapat berfungsi sebagai pilar utama dalam pembentukan iman anak usia dini dari perspektif teologis dan praktis. Penelitian ini akan mengupas aspek-aspek teologis yang mendasari pendidikan iman anak-anak dan bagaimana gereja dapat mengimplementasikan strategi praktis untuk menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung perkembangan spiritual mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja memiliki tanggung jawab besar dalam memperkenalkan anak-anak pada iman Kristen dan memberikan mereka lingkungan yang mendukung pembentukan spiritual. Gereja dan keluarga saling melengkapi dalam membentuk karakter dan iman anak, di mana keterlibatan aktif keduanya sangat diperlukan. Kata Kunci: pembentukan spritual; iman anak; pendidikan Kristen; teologi