p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin KKN Pendidikan
Tri Santoso
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Jurnalistik Digital Berbasis Kecerdasan Buatan bagi Siswa MTsN 1 Surakarta melalui Pendekatan Service Learning Tri Santoso; Hari Kusmanto; Meydika Triyan Kusuma; Nindy Muji Utami; Duwi Saputro
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12321

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan jurnalistik siswa melalui pelatihan penulisan berita yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara etis dan efektif. Sasaran kegiatan ini adalah siswa MTsN 1 Surakarta yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan service learning yang mengintegrasikan pembelajaran aktif, partisipatif, dan reflektif dalam konteks pelayanan edukatif berbasis teknologi. Program dirancang dalam tiga tahapan utama, yakni persiapan, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan pemetaan kebutuhan peserta dan koordinasi intensif dengan pihak madrasah. Tahap pelaksanaan mencakup pemberian materi jurnalistik dasar, praktik menulis berita menggunakan bantuan teknologi AI, yakni ChatGPT, serta diskusi mendalam mengenai etika dan batasan penggunaan AI dalam produksi informasi. Evaluasi dilaksanakan secara formatif selama proses berlangsung dan sumatif di akhir kegiatan, menggunakan rubrik penilaian komprehensif yang mencakup unsur 5W+1H, koherensi isi, keakuratan informasi, struktur piramida terbalik, serta efektivitas penggunaan bahasa jurnalistik. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,000), yang mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menulis berita secara sistematis dan bertanggung jawab. Selain penguatan aspek teknis, kegiatan ini juga berhasil membentuk kesadaran etis, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab sosial siswa dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi AI dalam pembelajaran jurnalistik dapat memperkuat kompetensi literasi digital generasi muda secara transformatif.
Pendampingan Pembelajaran Coding Berbasis Modul Kodai untuk Meningkatkan Literasi Komputasi bagi Siswa Sekolah Dasar Muhammad Syahriandi Adhantoro; Eko Purnomo; Dias Fithry Mahmudah; Reinal Ariyuda; Faris Atoil Haq; Helmi Imaduddin; Shandy Yusril Fadlullah; Yuanda Eka Saputra; Afifah Nur Hidayah; Deva Yohand Pangestu; Laizza Natta Fatdaja; Tri Santoso; Suni Tuti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.19514

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah untuk membekali peserta didik dengan literasi komputasi, kemampuan berpikir komputasional, serta pemahaman dasar mengenai Artificial Intelligence (AI) sejak jenjang pendidikan dasar. Namun, implementasi pembelajaran coding di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan perangkat pembelajaran, rendahnya literasi teknologi guru, dan belum tersedianya bahan ajar yang sesuai. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komputasi siswa dan memperkuat kapasitas guru melalui pendampingan pembelajaran coding dan Artificial Intelligence di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Baturan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan Modul Kodai (Komputasi, Dunia Digital, dan Artificial Intelligence), sosialisasi, pelatihan, pendampingan berbasis Project-Based Learning, serta evaluasi melalui observasi, dokumentasi, dan pre-test serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar coding, algoritma sederhana, computational thinking, dan Artificial Intelligence, yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil evaluasi pada berbagai indikator literasi komputasi. Pendekatan berbasis proyek juga meningkatkan partisipasi aktif, kreativitas, kemampuan berpikir logis, dan kolaborasi peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, pengembangan Modul Kodai memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas guru dan menjadi perangkat pembelajaran yang mendukung keberlanjutan implementasi coding di sekolah. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah melalui pendampingan yang sistematis mampu memperkuat literasi komputasi di sekolah dasar serta berpotensi menjadi model implementasi pembelajaran coding yang dapat direplikasi pada sekolah lain dengan karakteristik serupa.