Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Guru Dalam Penanaman Pendidikan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Negeri 1 Kota Bima Risma Risma; Nurhasanah Nurhasanah; Arifuddin Arifuddin; Irfan Irfan; Hartati Hartati; ST. Nurbayan
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2811

Abstract

Education is obliged to provide equality to students without distinguishing between students' backgrounds or shortcomings, so this research aims to describe the role of teachers in instilling character in ABK and describe teachers' obstacles in carrying out learning for ABK students. This research is a qualitative descriptive study with a research approach, data collection techniques namely interviews, observation and documentation, research informants are class teachers and special assistant teachers for ABK, which were determined using purposive sampling. Data analysis uses data display, data verification and data validity testing and conclusions. The results of the research illustrate that the results of this research show that (1) cultivating student character refers to the Education Department curriculum, making a learning implementation plan for children with special needs, namely designing and implementing learning materials for children with special needs, determining learning methods, inviting cooperation, managing time according to needs. For Children with Special Needs. Meanwhile, the obstacles faced by teachers in teaching children with special needs (ABK), namely teachers have difficulty in making learning implementation plans (RPP), limitations in understanding the character of ABK, lack of special tools and equipment for ABK, limited time given by schools, because dealing with ABK requires a lot of time. many approach them emotionally, the uncertain situation and condition of ABK makes it difficult for teachers to choose methods, difficulty in getting ABK to work together during the learning process, because the child's attitude is difficult to understand.
Eksistensi Perempuan Penenun Tembe Nggoli Dalam Memenuhi Ekonomi Keluarga Di Desa Kale’o Kecamatan lambu kabupaten Bima Nurnazmi Nurnazmi; Ayu Wulandari; ST Nurbayan; Nurhasanah Nurhasanah
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2813

Abstract

Perempuan penenun dianggap sebelah mata oleh masyarakat pada umumnya, karena menenun merupakan pekerjaan yang membutuhkan waktu yang lama dan untuk menghasilkan prodak sarung membutuhkan tenaga dan kesaabaran ekstra dan dianggap tidak memiliki kontribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perepuan penenun dalam memenuhi eekonomi keluarga. Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatankualitatif, pengumpulan data menggunaakan teknik wawancara, dokumentasi dan observaasi. Informan penelitian sebanyak 6 orang yang ditetukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yakni, perempuan penenun memiliki anak yang mejadi tanggungannya, baik yang sekolah di tingkat SMA maupun perguruan Tinggi. Data penelitian dianalisis dengan displaay data, ferifikasi data dan uji keabsahan data. Hasil penelitian ini mennggaambarkan bahwa eksistensi perempuan penenun di Desa Kale’o sangat beragam, mereka menenun disela-sela waktu kosong, saat anak sudah pergi sekolah, saat setelah mengurus segala urusan rumah, saat setelah melayani suami dan menyelesaikan pekerjaan rumah. Memanfaatkan waktu senggang tersebut perempuan manpu menenun 1 lembar sarung menggunakan waktu selama 8-10 hari, modal benang Rp. 1.500.000 dan menghasilkan 10 lembar sarung dan harga pasaran Rp. 400.000/lembar sarung. Ini berarti 100 hari menenun perempuan menghasilkan 10 sarung dengan pendapatannya Rp. 4.000.000. hasil menenun ini dapat memudahkan perempuan membiayai sekolah anak sampai sarjana, menyicil pembelian kendaraan, membeli beberapa kebutuhan perabot rumah tangga, mengikuti arisan dan hasilnya untuk membeli emas. Adapun kendala perempuan penenun adalah kendala waktu, kurang dukungan dari pasangan, kendala modal dan pemasaran
Analisis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terhadap Kemandirian Perekonomian Masyarakat Irmansah Irmansah; Ratihas Mulfauzi; Nurhasanah Nurhasanah; Nurnazmi Nurnazmi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2823

Abstract

BUMDes is a village business managed by the local government and has a legal entity with the aim of making the community economically independent and the obstacles experienced by BumDesa in carrying out its management as BumDes. This research uses descriptive qualitative research approach. Research informants are village heads, BumDes administrators and community beneficiaries of the BumDes budget. Data collection by observation, interviews and documentation. Data analysis uses data display, data verification and data validity testing, then conclusions. The results of the research are that of all the people of Ntoke Village who have used assistance from BumDes funds, on average they have become economically independent, because while using BumDesa money, the community manages it by buying cattle, buying fishing trawls, building kiosk businesses. The obstacles for BumDesa in managing its budget are that there are people who do not return the loan money according to the agreed terms, BumDesa administrators do not understand the duties and activities of BumDesa.
Ketergantungan Petani Terhadap Tradisi Weha Rima di Desa Kaboro Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima Dewi Ratna Muchlisa Mandyara; ST. Nurbayan; Muh. Mauludin; Nurhasanah Nurhasanah
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2875

Abstract

Ketergantungan masyarakat Desa Kaboro terhadap tradisi cepe rima menjadi sangat kuat dan akan memberikan kesulitan bagi masyarakat petani yang memiliki pekerjaan lain selain petani. Kendalanya masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk terlibat pada tradisi cepe rima tidak mendapatkan tenaga buruh tani untuk membantu dalam menggarap lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketergantungan masyarakat pada tradisi cepe rima. Pengumpulan data dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan risert, teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi, informan penelitian adalah petani yang ditentukan dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan diisplay data, verifikasi data dan uji keabsahan data lalu kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa praktik tradisi cepe rima bagi masyarakat Desa Kaboro sangat kuat dan masyarakat menggarap lahan tidak menggunakan modal untuk mendapatkan tenaga buruh, cukup memberikan tenaga dan akan digantikan dengan tenaga. Namun masyarakat yang tidak memiliki waktu dalam memberikan tenaga memiliki kesulitan dalam mendapatakan tenaga buruh tani untuk diberikan upah, karena masing-masing petani memiliki lahan