Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri dan Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Disiplin Siswa Sekolah Dasar Iis Kurniasih
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran inkuiri dan Problem-Based Learning (PBL) sebagai pendekatan inovatif dan kreatif dalam meningkatkan disiplin siswa kelas IV SD Negeri Periuk Jaya Permai di lingkungan sekolah dan rumah. Pendekatan pembelajaran inkuiri memungkinkan siswa mengeksplorasi konsep disiplin melalui proses eksplorasi, refleksi, dan interaksi sosial. Dengan menggunakan metode PBL yang melibatkan 26 siswa, pembelajaran berbasis masalah memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam memecahkan permasalahan terkait aturan sederhana di lingkungan mereka. Model pembelajaran inkuiri dan PBL saling melengkapi, dengan inkuiri mendorong siswa untuk berpikir kritis dan reflektif terhadap manfaat aturan, sementara PBL menumbuhkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai disiplin yang relevan dengan kehidupan siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Komparasi Sistem Penilaian Pendidikan Dasar di Indonesia, China dan Singapura (A Literature Review) Fitri Indriyani; Masridah Masridah; Rina Astuti; Rini Apriyanti; Iis Kurniasih; Emah Rahmawati; Dani Syehabudin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6674

Abstract

Artikel ini menyajikan tinjauan komparatif mengenai sistem penilaian pendidikan dasar di Indonesia, China, dan Singapura melalui metodologi studi literatur. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan sistem penilaian di ketiga negara tersebut, mengevaluasi kelebihan dan kelemahan masing-masing sistem, serta mensintesis kesamaan dan perbedaan yang ada guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional di Indonesia. Sistem penilaian di Indonesia cenderung berorientasi pada pendekatan holistik dan proses, menekankan pengembangan kompetensi, sikap, dan karakter siswa secara berkelanjutan melalui kebijakan Kurikulum Merdeka dan metode penilaian berbasis observasi, refleksi, dan penugasan. Di sisi lain, sistem pendidikan China lebih berfokus pada pengembangan keterampilan STEM dan pendidikan moral dengan reformasi yang bertujuan mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kemajuan industri. Singapura menerapkan sistem penilaian yang mengintegrasikan penilaian formatif dan sumatif untuk memantau kemajuan siswa secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas, serta menyeimbangkan keberhasilan akademik dengan perkembangan holistik siswa. Melalui analisis ini, diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi strategis yang relevan untuk reformasi sistem penilaian di Indonesia demi meningkatkan mutu, daya saing global, dan kualitas sumber daya manusia di era masa depan yang semakin kompetitif.