Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Wordwall Untuk Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Rini Apriyanti
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4382

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan Pancasila di kelas IX- G di SMPN 1 Purwakarta dengan mengambil model pembelajaran discovery learning dengan melakukan 6 tahapan yang dimulai dari pemberian stimulus pembelajaran, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian dan kesimpulan. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan pembelajaran digital dengan sumber belajar yang disiapkan oleh guru dengan menggunakan media games interaktif word wall. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan jumlah siswa sebanyak 34 dengan yang terdiri dari 17 laki laki dan 17 perempuan, dari hasil pelaksanaan pembelajaran ditemukan hasil pembelajaran yang cukup efektif namun juga memiliki kekurangan sehingga diperlukannya tindak lanjut dalam proses pembelajaran berikutnya.
Model pembelajaran Together Learning dalam pendekatan Kooperatif dan Kolaboratif untuk membentuk Komunikasi Interpersonal Rini Apriyanti
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2609

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk komunikasi interpersonal melalui model pembelajaran together learning dengan pendekatan kooperatif dan kolaboratif di SMP Negeri 1 Purwakarta Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui hasil observasi dan wawancara dikelas VIII-F. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pembelajaran pendidikan Pancasila melalui pendekatan kooperatif dan kolaboratif ternyata dapat memfasilitasi siswa dalam berdiskusi dan terlibat aktif dalam pembelajaran pendidikan Pancasila sehingga komunikasi interpersonal siswa bisa meningkat dikelas VIII-F SMP Negeri 1 Purwakarta. Melalui model together Learning (TL) siswa memecahkan masalah sesuai topik yang disiapkan oleh guru dengan tujuan setiap peserta didik dapat mengembangkan pengetahuan juga rasa percaya diri dalam proses diskusi sebagai proses membentuk komunikasi interpersonal dengan baik.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Wordwall Untuk Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Rini Apriyanti
Journal of Education Transportation and Business Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4382

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran pendidikan Pancasila di kelas IX- G di SMPN 1 Purwakarta dengan mengambil model pembelajaran discovery learning dengan melakukan 6 tahapan yang dimulai dari pemberian stimulus pembelajaran, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian dan kesimpulan. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan pembelajaran digital dengan sumber belajar yang disiapkan oleh guru dengan menggunakan media games interaktif word wall. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan jumlah siswa sebanyak 34 dengan yang terdiri dari 17 laki laki dan 17 perempuan, dari hasil pelaksanaan pembelajaran ditemukan hasil pembelajaran yang cukup efektif namun juga memiliki kekurangan sehingga diperlukannya tindak lanjut dalam proses pembelajaran berikutnya.
Komparasi Sistem Penilaian Pendidikan Dasar di Indonesia, China dan Singapura (A Literature Review) Fitri Indriyani; Masridah Masridah; Rina Astuti; Rini Apriyanti; Iis Kurniasih; Emah Rahmawati; Dani Syehabudin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6674

Abstract

Artikel ini menyajikan tinjauan komparatif mengenai sistem penilaian pendidikan dasar di Indonesia, China, dan Singapura melalui metodologi studi literatur. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan sistem penilaian di ketiga negara tersebut, mengevaluasi kelebihan dan kelemahan masing-masing sistem, serta mensintesis kesamaan dan perbedaan yang ada guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional di Indonesia. Sistem penilaian di Indonesia cenderung berorientasi pada pendekatan holistik dan proses, menekankan pengembangan kompetensi, sikap, dan karakter siswa secara berkelanjutan melalui kebijakan Kurikulum Merdeka dan metode penilaian berbasis observasi, refleksi, dan penugasan. Di sisi lain, sistem pendidikan China lebih berfokus pada pengembangan keterampilan STEM dan pendidikan moral dengan reformasi yang bertujuan mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kemajuan industri. Singapura menerapkan sistem penilaian yang mengintegrasikan penilaian formatif dan sumatif untuk memantau kemajuan siswa secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas, serta menyeimbangkan keberhasilan akademik dengan perkembangan holistik siswa. Melalui analisis ini, diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi strategis yang relevan untuk reformasi sistem penilaian di Indonesia demi meningkatkan mutu, daya saing global, dan kualitas sumber daya manusia di era masa depan yang semakin kompetitif.