Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Pangan Olahan Buah Mangrove dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Masyarakat Pesisir di Desa Lontar Kabupaten Serang Sutisna, Tatang; Widiati, Siti; Nur Mahdi, Naufal; Rianzani, Citra; Setiawan, Johan; Anggraeni, Dian; Mulyaningsih, Asih; Tresna Sumantri, Ari
Journal of Food System & Agribusiness Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v10i2.5283

Abstract

Pengembangan produk pangan berbasis mangrove merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya lokal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai tambah pengolahan dodol mangrove menggunakan Metode Hayami serta mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pesisir di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus pada kelompok usaha skala rumah tangga pengolahan dodol mangrove skala rumah tangga. Data diperoleh melalui wawancara dan kuisioner serta didukung oleh data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Analisis data menggunakan Metode Hayami untuk menghitung nilai tambah, rasio nilai tambah, imbalan tenaga kerja, dan keuntungan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan dodol mangrove menghasilkan nilai tambah sebesar Rp19.143/kg bahan baku dengan rasio nilai tambah sebesar 23,93%, yang termasuk kategori sedang berdasarkan klasifikasi yang digunakan. Imbalan tenaga kerja mencapai Rp17.500/kg bahan baku atau 91,42% dari nilai tambah, sedangkan keuntungan usaha sebesar Rp1.643/kg bahan baku atau 8,58%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengolahan dodol mangrove menghasilkan nilai tambah ekonomi dan memberikan imbalan bagi tenaga kerja yang terlibat dalam proses produksi, meskipun keuntungan usaha relatif terbatas. Pengembangan usaha dapat diarahkan pada peningkatan efisiensi biaya produksi, inovasi produk, perbaikan kualitas kemasan, dan penguatan pemasaran. Strategi tersebut berpotensi memperkuat keberlanjutan usaha pengolahan mangrove sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir berkelanjutan.