Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bima Nursing Journal

Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seksual Remaja Aeni, Wiwin Nur; Purbasary, Eleni Kenanga; Andreyna, Vina Rossehaty
Bima Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1341

Abstract

Perilaku seksual remaja adalah tindakan yang dilakukan remaja berhubungan dengan dorongan seksualitas baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya. Hingga saat ini angka kejadian perilaku seksual remaja diindonesia cukup mengkhawatirkan. Diindonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaha perempuan usia <19 tahun yang mengaku pernah melakukan seks bebas. Adapun dampak yang beresiko seperti terganggunya masalah biologis, psikologis dan kultural. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja, salah satunya adalah media informasi dan perkembangan teknologi dalam menggunakan media sosial patut disikapi dengan bijak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah desain analitik korelasi dengan  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu sebanyak 698 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, sampel diambil dengan proporional random sampling, sebanyak 258 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan Chi-Square. Penggunaaan media sosial dalam kategori tinggi sebanyak 143 (55,4%) responden, perilaku seksual remaja dalam kategori perilaku menyimpang sebanyak 143 (55,4%) responden, Kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu dengan hasil analisa diperoleh nilai p-value 0,000 (a = 0,05).  Saran untuk pihak sekolah bisa memberikan arahan kepada siswa agar bijak menggunakan media sosial sehingga bisa mencegah perilaku seksual remaja.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seksual Remaja Aeni, Wiwin Nur; Purbasary, Eleni Kenanga; Andreyna, Vina Rossehaty
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1341

Abstract

Perilaku seksual remaja adalah tindakan yang dilakukan remaja berhubungan dengan dorongan seksualitas baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya. Hingga saat ini angka kejadian perilaku seksual remaja diindonesia cukup mengkhawatirkan. Diindonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaha perempuan usia <19 tahun yang mengaku pernah melakukan seks bebas. Adapun dampak yang beresiko seperti terganggunya masalah biologis, psikologis dan kultural. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja, salah satunya adalah media informasi dan perkembangan teknologi dalam menggunakan media sosial patut disikapi dengan bijak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah desain analitik korelasi dengan  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu sebanyak 698 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, sampel diambil dengan proporional random sampling, sebanyak 258 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan Chi-Square. Penggunaaan media sosial dalam kategori tinggi sebanyak 143 (55,4%) responden, perilaku seksual remaja dalam kategori perilaku menyimpang sebanyak 143 (55,4%) responden, Kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja di SMPN 1 Losarang Kabupaten Indramayu dengan hasil analisa diperoleh nilai p-value 0,000 (a = 0,05).  Saran untuk pihak sekolah bisa memberikan arahan kepada siswa agar bijak menggunakan media sosial sehingga bisa mencegah perilaku seksual remaja.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu Aeni, Wiwin Nur; Purbasary, Eleni Kenanga; Rahayu, Puput
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1342

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan suatu indikator untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Ibu hamil yang mengalami KEK akan berdampak pada ibu ataupun janinnya. Kekurangan Energi Kronik (KEK) dapat dipengaruhi oleh salah satunya adalah pola makan. Pola makan merupakan suatu cara atau usaha dalam pengaturan jumlah, frekuensi dan jenis makanan untuk mempertahankan kesehatan, status nutrisi, mencegah atau membantu kesembuhan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 202 responden ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah  67 responden menggunakan rumus slovin. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi, Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 41 responden (61.2%) dalam kategori pola makan baik, dan sebanyak 58 responden (86.6%) dalam kategori tidak mengalami KEK. Hasil uji bivariat P-Value 0,294 (a = 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima, sehingga  tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan ibu hamil dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Saran untuk pihak puskesmas selanjutnya perlu melakukan upaya yang bisa meningkatkan kesehatan ibu dan menghindari kejadian KEK.