Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rantai Pengetahuan yang Tidak Terputus: Keberlanjutan Dampak Pelatihan Pembelajaran Mendalam melalui Pengimbasan di Tangerang Selatan Cecep Maman Hermawan; Lativa Qurrotaini; Pratiwi Kartika Sari; Okta Rosfiani; Raina Rahma Shaliha
Jurnal Pendidikan Transformatif (jupetra) Vol. 5 No. 6 (2026): Oktober 2026
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupetra.v5i6.2331

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat “Rantai Pengetahuan yang Tidak Terputus” bertujuan memastikan kelanjutan perjalanan Pelatihan Pembelajaran Mendalam 2025 melalui pengimbasan di Tangerang Selatan. Masalah utama mitra terputusnya transfer pengetahuan pasca pelatihan sehingga peningkatan kompetensi guru hanya terbatas pada peserta langsung. Kegiatannya melibatkan 30 guru sekolah dasar, dengan 10 guru inti sebagai guru pengimbas. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Implementasi Berbasis Desain melalui empat tahap: co-design, pengembangan kapasitas, implementasi iteratif, dan institusionalisasi. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) terbentuknya satu Komunitas Praktisi (KKG) dengan 28 anggota aktif dan empat pertemuan rutin; (2) pemahaman konsep Pembelajaran Mendalam meningkat dari rata-rata 45,2 menjadi 81,6 dengan N-gain 0,66 kategori sedang, dan 23 dari 30 guru mencapai skor ≥80; (3) dihasilkan lima RPP tematik berbasis Deep Learning dengan rata-rata skor rubrik 4,3 dari skala 5; (4) terlaksana tiga siklus Lesson Study dan pendampingan berjenjang; serta (5) tersusun model pengimbasan “Knowledge Transfer Cycle” yang terdokumentasi dan satu naskah artikel yang disubmit. Program ini berkontribusi pada SDG 4, IKU 3, IKU 5, dan IKU 7 serta memperkuat budaya kolaborasi guru secara berkelanjutan
Pemanfaatan Data dan Refleksi dalam Inkuiri Kolaboratif untuk Menyelesaikan Tantangan Pembelajaran Kontekstual di SMP Muhammadiyah 29 Kota Depok Cecep Maman Hermawan; Okta Rosfiani; Astri Sutisnawati; Devanita Novia Ardana
Jurnal Pendidikan Transformatif (jupetra) Vol. 5 No. 6 (2026): Oktober 2026
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupetra.v5i6.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan data dan refleksi kolaboratif dalam siklus inkuiri kolaboratif untuk menyelesaikan tantangan pembelajaran kontekstual di SMP Muhammadiyah 29 Kota Depok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus terpancang. Partisipan meliputi 10 guru, kepala sekolah, dan tim peneliti yang berperan sebagai fasilitator sekaligus partisipan-observer. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dimanfaatkan secara bertahap dalam siklus Assess–Design–Implement–Measure/Reflect/Change . Pada tahap Assess , asesmen data diagnostik, observasi kelas, jurnal murid, dan catatan anekdot membantu guru mengidentifikasi masalah pembelajaran secara lebih tepat. Pada tahap Desain , data menjadi dasar perancangan pembelajaran kontekstual, pemilihan strategi, dan penentuan kriteria keberhasilan. Pada tahap Implementasi , guru melakukan penyesuaian pembelajaran berdasarkan formatif data. Pada tahap Measure/Reflect/Change , refleksi kolaboratif terstruktur meningkatkan kualitas dialog profesional, mendorong perubahan dilakukan berdasarkan bukti, dan memperkuat budaya saling percaya. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepala sekolah, fasilitator, waktu khusus, alat bantu sederhana, dan komitmen guru. Faktor penghambatnya meliputi jadwal yang padat, literasi data yang belum merata, beban dokumentasi, resistensi awal, dan keterbukaan partisipasi. Penelitian ini menghasilkan model praktis pemanfaatan data dan refleksi, draf modul pelatihan, artikel ilmiah, dan laporan penelitian. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat integrasi praktik berbasis bukti dan pembuatan pemahaman kolaboratif dalam pengembangan profesional guru, khususnya di sekolah Muhammadiyah.