Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Indonesia dalam Perlindungan Pencari Suaka dan Pengungsi Pasca Kebijakan Turn Back the Boat Pemerintahan Tony Abbott Sihombing, Herlina; Farabi, Nadia
Journal of International Relations Volume 5, Nomor 4, Tahun 2019
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.87 KB)

Abstract

This research discusess Indonesian policy in protection of asylum seekers and refugees. Since Australia’s turn back the boat policy was issued, the number of asylum seekers and refugees in Indonesia has increased. Indonesia has not refused the arrival of asylum seekers and refugees. As known that Indonesia is not part of state that ratifies the Convention 1951 and Protocol 1967, but Indonesia is willing to accommodate and provide protection to asylum seekers and refugees. Indonesian policy about protection of asylum seekers and refugees in Peraturan Presiden No. 125 Tahun 2016 raises the question, why is Indonesia willing to do that. To explain that, this research will use liberalism theory. Liberalism believes that state is not the unitary actorin the international world, but there are other actors in it. The presence of other actors who play a significant role, has a great influence to state’s policies. This research aims to explain the background of Indonesian policy of provide protection to asylum seekers and refugees. This research also describe Indonesian policies to resolve problem of asylum seekers and refugees in Indonesia.
Prevalensi Penyakit HIV/AIDS Dengan Tuberkulosis di Rumah Sakit Royal Prima Medan Januari – Desember 2023 Sitepu, Sadarita; Sihombing, Herlina; Nadapdap, Faskanita Maristella; Purba, Sonia Carol Ann Bandupaskah
Action Research Literate Vol. 8 No. 11 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i11.2342

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga kemampuan tubuh untuk melawan berbagai penyakit menurun, sedangkan Aquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Tuberkulosis termasuk salah satu dari sepuluh penyebab utama infeksi dan kematian teratas di seluruh dunia. Tuberkulosis dan HIV/AIDS dapat terjadi secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mempresentasikan angka pasien HIV/AIDS yang terkena Tuberkulosis di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Metode penelitian ini yaitu cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien rawat jalan dan rawat inap, priode Januari – Desember 2023 yang menderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Royal Prima Medan berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data melalui rekam medis, kemudian data dianalisis univariat secara deskriptif. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas usia pasien HIV/AIDS dengan tuberkulosis di Rumah Sakit Royal Prima Medan berada pada kategori usia dewasa sebanyak 29 orang (58%) dengan rata-rata usia sebesar 34,92 tahun, laki-laki sebanyak 43 orang (86%), dan positif tuberkulosis (60%). Diharapkan para tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, terutama masyarakat dengan status sosial ekonomi rendah untuk menghindari perilaku berisiko yang dapat meningkatkan risiko penularan penyakit seperti TB atau HIV..