Mamlukah Mamlukah
Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu kesehatan, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas penyuluhan bahaya NAPZA berbasis video dan poster terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa Nina Anggraeni; Mamlukah Mamlukah; Cecep Heriana
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1556

Abstract

Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba pada tahun 2022 sebanyak 3.662.646 juta orang dengan rentang usia antara 15-64 tahun. Pada tahun 2022 peningkatan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba yaitu 1,80% menjadi 1,95%. Di mana 3.662.646 orang di antara 187.513.456 orang Indonesia dalam rentang usia 15-64 tahun dapat menjadi pengguna narkoba. Tujuan penelitian adanya efektivitas penyuluhan bahaya NAPZA berbasis video dan poster terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa di SMAN 9 Kota Cirebon tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan rancangan penelitian pre test dan post test. Sebanyak 120 responden diambil dengan teknik penarikan sampel sistematis. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dengan univariat menggunakan nilai mean atau rata-rata, median, standar deviasi dan bivariat menggunakan uji repeat ANOVA.Hasil: Hasil uji statistik menyatakan bahwa pengetahuan nilai p=0,000 (p<0,05) dan nilai p=0,000 (p<0,05), sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan dan sikap ketika diberikan penyuluhan baik menggunakan media video, media poster dan media gabungan keduanya.Kesimpulan: Faktor dominan yang paling mempengaruhi pengetahuan dan sikap dengan menggunakan media gabungan antara media video dan media poster. Maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai bahaya NAPZA.
Pengaruh media booklet terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku penderita Tuberkulosis pralansia Yannah Yannah; Mamlukah Mamlukah; Rossi Suparman
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1657

Abstract

Latar Belakang: Kelompok pra lansia rentan Tuberkulosis akibat penurunan imunitas dan faktor risiko seperti penyakit kronis, merokok, dan malnutrisi. Di wilayah kerja Puskesmas Jagapura, kasus Tuberkulosismeningkat dari 44 (2022) menjadi 84 (2023). Pemerintah menargetkan 90% deteksi kasus Tuberkulosis pada 2024. Edukasi menggunakan media seperti booklet dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku penderita Tuberkulosis. Tujuan penelitian Mengetahui pengaruh media booklet terhadap p engetahuan, sikap, dan perilaku penderita Tuberkulosis pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Jagapura tahun 2024.Metode: Penelitian eksperimen semu dengan 84 penderita Tuberkulosis pralansia. Instrumen berupa wawancara dan kuesioner, analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Analisis bivariat dari variabel yang diteliti didapat hasil, pengetahuan diperoleh nilai p-value 0,000, sikap diperoleh nilai p-value 0,000, dan perilaku diperoleh nilai p-value 0,000 menunjukkan bahwa adanya pengaruh signifikan karena p-value <0,05.Kesimpulan: Penderita tuberkulosis pra lansia harus memahami pentingnya pengobatan yang tepat dan teratur dengan mengikuti resep dokter dan tidak menghentikan pengobatan lebih awal.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional dalam mewujudkan universal health coverage Intan Gita Melinda; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1681

Abstract

Latar Belakang: Program Jaminan Kesehatan Nasional bertujuan mencapai cakupan kesehatan universal. Pemanfaatan layanan kesehatan dipengaruhi oleh karakteristik predisposisi, pemungkin, dan kebutuhan. Tujuan penelitian menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka pada tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik cluster random sampling dan melibatkan 183 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan variabel usia, pendapatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, pengetahuan, kepuasan, dan dukungan keluarga memiliki nilai p-value <0,05, artinya signifikan. Variabel jenis kelamin dan pekerjaan tidak signifikan nilai p-value > 0,05. Pada analisis multivariat, kepuasan Jaminan Kesehatan Nasional memiliki pengaruh paling kuat terhadap pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional dengan OR sebesar 30,190.Kesimpulan: partisipasi aktif dari kelompok masyarakat seperti kader kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga sangat penting dalam mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik perilaku hidup bersih dan sehat dalam pencegahan Tuberkulosis Paru Yayat Supriatna; Lely Wahyuniar; Mamlukah Mamlukah; Cecep Heriana
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1684

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus tuberkulosis paru di Kabupaten Majalengka memerlukan intervensi berbasis rumah tangga melalui praktik perilaku hidup bersih dan sehat. Namun, belum diketahui secara pasti faktor-faktor yang memengaruhi praktik perilaku hidup bersih dan sehat tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik perilaku hidup bersih dan sehat pencegahan tuberkulosis paru.Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 102 rumah tangga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Rajagaluh dan Sindangwangi, menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil univariat menunjukkan sebagian besar responden berpendapatan rendah (89,2%) dan memiliki praktik perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang (87,3%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai p-value < 0,05. Hasil regresi logistik menunjukkan variabel pengetahuan memiliki nilai Odds Ratio tertinggi sebesar 28,151.Kesimpulan: Diharapkan agar pasien penderita penyakit tuberkulosis selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya untuk mengurangi risiko penularan penyakit tuberkulosis.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima Iman Budiman; Dwi Nastiti Iswarawanti; Mamlukah Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1699

Abstract

Latar Belakang: Kasus keracunan pangan di Indonesia terus meningkat, dengan 3.514 kasus pada tahun 2022 dan 4.792 kasus hingga 16 Oktober 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 110 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi dan checklist, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Sebagian besar aspek umum (91,8%) dan peralatan masak (96,4%) memenuhi syarat, namun aspek personel (88,2%), alat angkat (79,1%), dan pangan yang dijual (96,4%) tidak memenuhi. Sebanyak 76,4% sampel tidak mengandung E. coli. Terdapat hubungan signifikan antara semua aspek dengan keberadaan E. coli (p<0,05).Kesimpulan: Adanya inspeksi rutin dan kerja sama dengan dinas kesehatan untuk menjamin keamanan pangan di lingkungan sekolah sehingga terhindar dari penyakit disistem pencernaan.