Rendahnya self-esteem dan kecemasan matematika pada siswa rentan sosial di SD Gugus IV Bungkulan menghadirkan tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas guru melalui pembelajaran Matematika-Pancasila humanistik berbantuan teknologi reflektif guna mendukung pengembangan self-esteem siswa. Metode pelaksanaan program meliputi pelatihan guru, lokakarya pengembangan media pembelajaran interaktif, penataan Esteem-Zone, pendampingan pembiasaan penggunaan media, serta pembentukan komunitas belajar guru berbasis lesson study. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada guru dalam mengintegrasikan konsep matematika, nilai-nilai Pancasila, dan aktivitas reflektif sekaligus menyediakan ruang bagi siswa untuk bereksplorasi, membangun kepercayaan diri, dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat partisipasi guru mencapai 100%, sedangkan skor respons dari 16 guru terhadap pelaksanaan program mencapai 93,75% dengan kategori sangat positif. Program juga menghasilkan Esteem-Zone yang dilengkapi tujuh media pembelajaran interaktif beserta panduan penggunaannya. Hasil observasi, suasana belajar yang lebih ramah, meningkatnya keberanian siswa untuk mencoba, serta respons yang mengarah pada berkurangnya kecemasan matematika. Integrasi pembelajaran matematika, nilai Pancasila, dan teknologi reflektif berpotensi mendukung pengembangan self-esteem siswa rentan sosial. Selain itu, pembentukan komunitas belajar guru berbasis lesson study menjadi wadah keberlanjutan untuk mengembangkan media, melaksanakan refleksi bersama, dan memperkuat praktik pembelajaran humanistik di SD Gugus IV Bungkulan.