Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Lingkungan dan Konteks Sosial Pendidikan: Integrasi Kerangka Ekologi Bronfenbrenner dan Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara di Era Digital Suherman Fajri; Kalbi Abing; Agustinus
Indonesian Society and Religion Research Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Society and Religion Research
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/isah.v3i3.1510

Abstract

Pendidikan merupakan proses sosialisasi yang senantiasa berlangsung dalam dinamika konteks sosial dan lingkungan eksternal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dialektis antara lingkungan sosial dengan pencapaian pendidikan melalui sintesis teori ekologi Bronfenbrenner dan gagasan Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka (library research) terhadap literatur sosiologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan proses pembelajaran sangat bergantung pada keharmonisan interaksi antara lingkungan keluarga (informal), sekolah (formal), dan masyarakat (nonformal). Meskipun demikian, perkembangan teknologi digital dan kesenjangan status sosial-ekonomi menciptakan tantangan baru berupa redefinisi ruang belajar (cyber-environment) serta ketimpangan akumulasi modal budaya. Kesimpulannya, pendidik dan pemangku kebijakan perlu menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis konteks sosial (Contextual Teaching and Learning) serta memperkuat sinergi meso-sistem guna mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan adaptif di era digital.
Struktur Organisasi Muhammadiyah Sebagai Ekosistem Pendidikan Kader dalam Perspektif Pendidikan Islam Suherman Fajri; Ichsan Hamdani; Dina Mardiana
Indonesian Society and Religion Research Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Society and Religion Research
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/isah.v3i3.1513

Abstract

Struktur organisasi Muhammadiyah terdiri atas jenjang pimpinan, majelis dan lembaga, serta organisasi otonom yang memiliki fungsi berbeda dalam gerakan. Artikel ini menganalisis potensi struktur tersebut sebagai ekosistem pendidikan kader dengan menempatkan Pendidikan Islam sebagai kerangka utama. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis dokumen terhadap infografik struktur organisasi serta literatur terkait pendidikan kader, pendidikan karakter, dan pemikiran Pendidikan Islam. Analisis difokuskan pada tiga dimensi: tata kelola organisasi, internalisasi nilai Islam, dan proses pembelajaran serta regenerasi kader. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur berjenjang berpotensi menyediakan ruang tanggung jawab secara bertahap; majelis dan lembaga dapat mendukung koordinasi program; sedangkan organisasi otonom berpotensi menjadi ruang partisipasi dan praktik kepemimpinan. Dalam perspektif Pendidikan Islam, peluang tersebut perlu diarahkan pada pembentukan kader yang berilmu, beradab, amanah, adil, mampu bermusyawarah, dan berorientasi pada kemaslahatan. Temuan ini bersifat konseptual, bukan bukti empiris efektivitas kaderisasi. Artikel mengusulkan model integratif yang menghubungkan struktur, nilai, pengalaman belajar, refleksi, dan pengabdian sosial.