Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI MEUBEL ROTAN IRMA JAYA DI KOTA PALU Idris, Mariani
AGROTEKBIS Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this  study was to analysis the strategy of ?Irma Jaya Rattan Furniture?. SWOT was used to analyse the collected data. The results showed that Irma Jaya Rattan the development influenced by internal and external factors. Internal factors had a total value of 3.61 with scores of strength 2.59 and weakness 1.02, respectively. This shows the strength factor was greater than the weakness, while external factors have a total value of 2.61 with scores of opportunities 2.04 and threat 0.57, respectively. This showed that the opportunities factor was greater than the threat. Therefore the suitable alternative strategies for the development of Rattan Furniture Industry Irma Jaya is by using SO, Irma Jaya Rattan Furniture Industry can create a strategy that uses force to take advantage of existing opportunities.
Kambing dalam Perspektif Al-Qur'an: Studi Analisis Ayat QS Al-An'am/6: 143 Takdir, Ahmad Raiyan; Irham, Muhammad; Idris, Mariani
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 2 (2025): Tafsir, Hadis, Syariah, Ekonomi Islam
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi kambing dalam perspektif Al-Qur’an melalui analisis tafsir QS al-An‘ām/6:143. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana pemaknaan lafadz ma‘iz (kambing) dalam ayat tersebut serta relevansinya dengan konteks sosial, teologis, dan ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir tahlili dengan metode analisis mendalam terhadap mufradāt, munāsabah, asbāb al-nuzūl, serta pandangan ulama klasik dan kontemporer seperti al-Qurṭubī, ath-Thabari, al-Munīr, dan al-Mishbah. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebutan kambing bukan sekadar penjelasan hukum halal-haram, tetapi juga membongkar praktik penyimpangan kaum musyrik yang menetapkan hukum berdasarkan hawa nafsu. Penulis berargumen bahwa ayat ini menegaskan otoritas hukum hanya milik Allah semata, serta mengajarkan kesadaran akan nikmat dan tanggung jawab ekologis terhadap ciptaan-Nya. Kesimpulannya, kambing dalam ayat ini menjadi simbol penting dalam narasi Al-Qur’an mengenai pemurnian akidah, penyadaran sosial, dan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Kajian ini turut memperkaya khazanah tafsir tematik berbasis fauna dan membuka ruang pembahasan lebih luas tentang relasi manusia dan hewan dalam pandangan Islam.
Analisis Tematik Hadis Zakat Fitrah: Idris, Mariani; Junaid, Junaid bin; Amin, Muhammadiyah; Asse, Ambo
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 4 No 02 (2025): December
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v4i02.1678

Abstract

Zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan kepada setiap individu muslim sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan serta sebagai bentuk kepedulian sosial dalam menciptakan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi kaum dhuafa pada hari raya Idul Fitri. Dalam Islam, zakat fitrah telah diatur secara rinci melalui hadis Nabi Muhammad saw. yang menjelaskan hukum, kadar, waktu pelaksanaan, serta manfaatnya. Berdasarkan penelitian hadis dengan metode takhrij lafaz melalui aplikasi Maktabah al-Syamilah, diperoleh 40 hadis terkait zakat fitrah yang tersebar dalam kitab-kitab hadis utama seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Musnad Ahmad, Muwatha’ Malik, dan Sunan Darimi. Dari keseluruhan hadis yang ditemukan, kualitasnya tergolong shahih dan dapat dijadikan hujjah, karena diriwayatkan oleh para imam hadis terkemuka. Kajian ini juga menegaskan bahwa zakat fitrah wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, besar maupun kecil, dengan ukuran satu sha‘ makanan pokok dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Dengan demikian, pemahaman yang sahih terhadap hadis-hadis zakat fitrah sangat penting agar pelaksanaannya sesuai tuntunan syariat dan tepat sasaran.