Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JIKI

KOHESIVITAS KELOMPOK TEMAN SEBAYA, GENDER DAN KESEHATAN MENTAL PADA SISWA DI SMP NEGERI 2 SURAKARTA Putri, Dhian Riskiana; Dewi, Noviana
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 Oktober 2019
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.285 KB)

Abstract

Salah satu tugas perkembangan usia remaja adalah membentuk ikatan yang terjalin kuat dalam kelompok teman sebaya (kohesivitas). Kesehatan mental bagi remaja memegang peranan penting dalam fase peralihan dari anak menuju dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kohesivitas kelompok teman sebaya antara siswa laki-laki dan siswa perempuan di SMP Negeri 2 Surakarta. Selain itu, juga mengamati kesehatan mental siswa. Responden dalam penelitian ini berjumlah 46 siswa yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian komparasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis independent sample t-test. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis statistik deskriptif adalah rata-rata skor kohesivitas kelompok teman sebaya siswa laki-laki adalah 133,85 dan rata-rata skor kohesivitas kelompok teman sebaya siswa perempuan adalah 140,42. Berdasarkan hasil analisis independent sample t-test, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kohesivitas siswa laki-laki dan siswa perempuan di SMP Negeri 2 Surakarta (sig. 0,089 > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kohesivitas kelompok teman sebaya siswa laki-laki sama dengan kohesivitas kelompok teman sebaya siswa perempuan di SMP Negeri 2 Surakarta. Sebagai data tambahan, digunakan metode observasi dan interview untuk meliat kesehatan mental siswa.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA ANAK TUNA DAKSA Putri, Dhian Riskiana; Pramoni, Novita Budi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah tuna daksa berasal dari kata “tuna” yang berarti rugi atau kurang, dan “daksa” yang berarti tubuh. Ada beberapa klasifikasi dari tuna daksa yaitu kerusakan yang dibawa sejak lahir atau keturunan, kerusakan pada waktu kelahiran, terjadinya infeksi, kondisi traumatik, adanya tumor, dan kondisikondisi lainnya. Hal-hal tersebut sering mempengaruhi penerimaan diri dan  menimbulkan kecemasan dalam diri penyandang tuna daksa. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada penyandang tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 15 tuna daksa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu 0,079. Nilai korelasi antara penerimaan diri dengan kecemasan adalah sebesar 0,079 dengan tingkat signifikansi p = 0,052 (p > 0,05) menunjukkan hubungan yang kurang signifikan artinya ada hubungan yang kurang kuat antara variabel penerimaan diri dengan Variabel kecemasan. Arah hubungan yang terjadi adalah 0,079, karena nilai r 0,514, artinya semakin tinggi nilai korelasi maka akan semakin meningkatkan pengaruh signifikan.  
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA ANAK TUNA DAKSA Putri, Dhian Riskiana; Pramoni, Novita Budi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah tuna daksa berasal dari kata “tuna” yang berarti rugi atau kurang, dan “daksa” yang berarti tubuh. Ada beberapa klasifikasi dari tuna daksa yaitu kerusakan yang dibawa sejak lahir atau keturunan, kerusakan pada waktu kelahiran, terjadinya infeksi, kondisi traumatik, adanya tumor, dan kondisikondisi lainnya. Hal-hal tersebut sering mempengaruhi penerimaan diri dan  menimbulkan kecemasan dalam diri penyandang tuna daksa. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada penyandang tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 15 tuna daksa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu 0,079. Nilai korelasi antara penerimaan diri dengan kecemasan adalah sebesar 0,079 dengan tingkat signifikansi p = 0,052 (p > 0,05) menunjukkan hubungan yang kurang signifikan artinya ada hubungan yang kurang kuat antara variabel penerimaan diri dengan Variabel kecemasan. Arah hubungan yang terjadi adalah 0,079, karena nilai r 0,514, artinya semakin tinggi nilai korelasi maka akan semakin meningkatkan pengaruh signifikan.