Muhammad Caesar Aditya
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI CHATBOT AKADEMIK RULE-BASED BERBASIS CLOUD MENGGUNAKAN LARAVEL STUDI KASUS: INFORMATIKA UST Muhammad Caesar Aditya; Titik Rahmawati; Agung Priyanto; Eka Yulia Sari
JURNAL INFORMATIKA DAN KOMPUTER Vol 10, No 3 (2026): Oktober 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jiko.v10i3.2824

Abstract

Layanan informasi akademik di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses layanan, ketergantungan pada jam operasional administrasi, serta belum terintegrasinya media penyampaian informasi. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan memperoleh informasi akademik secara cepat, tepat, dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan chatbot akademik berbasis Rule-Based dengan dukungan teknologi cloud menggunakan framework Laravel sebagai media layanan informasi akademik pada Program Studi Informatika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang terdiri atas tahapan Requirement Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Sistem dibangun dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC), memanfaatkan basis data PostgreSQL berbasis cloud, serta menerapkan Rule Engine untuk mencocokkan kata kunci dengan aturan yang telah ditentukan sehingga menghasilkan respons yang sesuai. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil menyediakan fitur pengelolaan Rule Engine, manajemen kata kunci, dashboard, analitik, serta layanan percakapan chatbot berbasis web. Pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dirancang. Sementara itu, hasil User Acceptance Test (UAT) memperoleh tingkat penerimaan pengguna sebesar 86,56%, yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa chatbot mampu memberikan layanan informasi akademik yang lebih cepat, konsisten, mudah diakses, dan meningkatkan kepuasan pengguna.