Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berbasis digital, menilai kelayakan produk, serta menganalisis peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah menengah setelah penggunaan bahan ajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk dikembangkan dalam bentuk bahan ajar digital yang mengintegrasikan materi nilai-nilai Pancasila, multimedia, studi kasus kewarganegaraan, aktivitas analitis-reflektif, dan evaluasi interaktif. Kelayakan produk dinilai melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan perubahan pemahaman peserta didik dianalisis menggunakan desain one-group pretest–posttest dan paired-samples t-test. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh skor 95,0% dari ahli materi dan 91,6% dari ahli media, yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Skor rata-rata pemahaman nilai-nilai Pancasila meningkat dari 73,29 pada pretest menjadi 81,79 pada posttest, atau meningkat sebesar 8,50 poin. Hasil paired-samples t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar (p < 0,001). Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar PPKn berbasis digital yang dikembangkan layak digunakan dan diikuti oleh peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah menengah. Namun, karena penelitian menggunakan satu kelompok tanpa kelompok pembanding, peningkatan yang ditemukan ditafsirkan sebagai perubahan yang teramati setelah penggunaan produk dan bukan sebagai bukti kausalitas tunggal.