Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESENJANGAN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI DAERAH TERDEPAN, TERLUAR, DAN TERTINGGAL (3T): TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS PADA WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR Nadira Aulia Mirzu; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 4 (2026): Inpress Vol. 9 No. 4 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i4.64654

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji terkait kesenjangan digitalisasi pendidikan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia yang berfokus pada Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengkaji faktor-faktor penyebab kesenjangan akses pendidikan digital di daerah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dari berbagai sumber dengan mengidentifikasi tiga faktor utama yang membentuk kesenjangan pendidikan digital, seperti infrastruktur,  kondisi sosial ekonomi masyarakat, kapasitas guru dan sekolah. Berdasarkan data BPS ditemukan bahwa wilayah NTT, penggunaan internet oleh pelajar yang meningkat dari 6,76% (2019) menjadi 53,44% (2023), namun keterjangkauan jaringan di wilayah perbatasan tetap rendah karena topografi berbukit dan minimnya menara BTS. Temuan ini dikatakan bahwa kesenjangan digital di NTT bersifat struktural yang diperparah oleh faktor geografis, lemahnya kebijakan pendidikan inklusif di wilayah perbatasan, dan rendahnya literasi digital guru. Hal tersebut diperparah oleh fenomena COVID 19  Rekomendasi utama dari kesenjangan yang ada berupa perbaikan infrastruktur, penguatan guru dalam mengajar, dan kebijakan pendidikan inklusif