Arman
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Window of Nursing Journal

Kerjasama Dalam Unit dan Keterbukaan Komunikasi terhadap Persepsi Pelaporan Kesalahan Medis oleh Tenaga Kesehatan di RSUD Bantaeng Hartawan, Andi; A. Fachrin, Suharni; Arman
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.911 KB)

Abstract

Tingkat pelaporan kesalahan medis di Indonesia masih rendah. Pelaporan yang rendah disebabkan oleh ketidaktepatan persepsi tenaga kesehatan terhadap pelaporan kesalahan medis. Masalah ini dapat diatasi dengan penerapan budaya keselamatan pasien yang adekuat. Budaya keselamatan pasien merupakan pondasi utama dalam menuju keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi budaya keselamatan terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis oleh Tenaga kesehatan di rumah sakit umum Daerah Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cros-sectional dan besar sampel penelitian adalah 133 perawat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner HSOPSC dari AHRQ versi Bahasa Indonesia dan kuesioner persepsi dari Beginta (2012). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang ditemukan berpengaruh terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis adalah harapan dan tindakan promotif keselamatan oleh manajer ( p value = 0,001), perbaikan berkelanjutan ( p value = 0,001), kerjasama dalam unit ( p value = 0,000), keterbukaan komunikasi ( p value = 0,000), umpan balik dan komunikasi ( p value = 0,000), respon yang tidak menyalahkan ( p value = 0,044), penyusunan staf ( p value = 0,000). Variabel perbaikan berkelanjutan dan kerjasama dalam unit rumah sakit merupakan faktor yang paling berhubungan terhadap persepsi pelaporan kesalahan medis dengan nilai Exp (B) masing-masing yaitu 19.927. Saran dalam penelitian adalah perlu adanya sosialisasi dan pelatihan terkait pelaporan kesalahan medis serta program peningkatan budaya keselamatan untuk meningkatkan persepsi positif terhadap pelaporan kesalahan medis di rumah sakit.

Hubungan Dukungan Sosial Suami dengan Ketaatan Ibu tentang Pemberian Asi Eksklusif di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar Yastuty, Sumarda; Arman; Taqiyah, Yusrah
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.649 KB) | DOI: 10.33096/won.v2i1.382

Abstract

Cakupan ASI di Sulawesi Selatan pada tahun 2015 sebesar 71.5%, sedangkan untuk Kota Makassar pemberian ASI eksklusif pada tahun 2012 sebesar 63.68%, kemudian meningkat pada tahun 2013 sebesar 67.79%, akan tetapi penurunan sebesar 61.03% di tahun 2014. Sementara data Puskesmas Jumpandang Baru menunjukan potensi rendahnya ibu memberikan ASI Ekslusif karena faktor dukungan sosial suami. ini terlihat melalui wawancara langsung secara spontan peneliti terhadap dukungan sosial berupa sikap dan perilaku suami terhadap ketaatan pemberian ASI Eksklusif Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial Suami dengan Ketaatan Ibu tentang Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar Tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juli – 31 Oktober 2020 yang berlokasi di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar – Sulawesi Selatan. Metode penelitian ini jenis kuantitatif menggunakan metode analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dan didapat 43 sampel dengan 33 sampel yang taat melakukan ASI Eksklusif dan 10 sampel yang tidak melakukan ASI Eksklusif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis bivariat Hubungan Dukungan Sosial Suami Dengan Ketaatan Ibu Tentang Pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar, didapatkan nilai p-value = 0,000 dengan α = 0,05. Kesimpulan penelitian ini Terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Sosial Suami dengan Ketaatan ASI Eksklusif di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Salah satu cara untuk meningkatkan ketaatan Ibu tentang pemberian ASI Eksklusif adalah pihak Puskesmas melakukan penyuluhan rutin dan tepat sasaran.