Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Desain Sistem Kontrol Traffic Light Adaptif pada Empat Persimpangan Berbasis PLC Omron CP1E Nurhidayat, Eka; Septiana, Alfin Indra; Putra, Andhy Nursyah; Syaripudin, Ady; Saputra, Dede Irawan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.1.1

Abstract

Abstrak"”Lampu lalu lintas yang ada saat ini masih menggunakan waktu tetap sebagai pengendali nyala lampunya. Namun sistem ini memiliki kekurangan, salah satunya pada jam sibuk kendaraan harus menunggu lama disalah satu jalur. Sehingga diperlukan suatu sistem kontrol traffic light yang dapat memprioritaskan jalur yang lebih padat kendaraan. Kontrol traffic light adaptif bekerja dengan mendeteksi jumlah antrian kendaraan pada suatu jalur. Sistem ini bekerja dengan sensor yang mendeteksi panjang antrian kendaraan. Terdapat tiga sensor yang akan mendeteksi panjang antrian kendaraan pada setiap jalur. Jika antrian kendaraan mencapai sensor pertama maka waktu yang diberikan pada lampu hijau adalah 5 detik lebih lama dari waktu normal pada jalur tersebut. Jika antrian kendaraan mencapai sensor kedua maka waktu yang diberikan pada lampu hijau adalah 10 detik lebih lama dari waktu normal dan jika antrian kedaraan telah mencapai sensor ketiga sistem akan memberikan waktu nyala lampu hijau sangat lama yaitu 15 detik lebih lama dari waktu normal. Pada sistem kontrol traffic light adaptif ini terdapat dua buah sensor kemacetan yang diletakkan pada pertengahan jalur persimpang empat yang akan menghidupkan seluruh lampu merah jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti saat terjadinya kecelakaan di tengah persimpangan. Dengan sistem kontrol lampu lalu lintas adaptif ini waktu terlama antrian kendaraan adalah 81 detik, jika seluruh sensor pada setiap jalur bekerja dan waktu tercepat adalah 45 detik yaitu waktu pada saat normal.  
Optimasi Kendali Suhu pada Sistem Nirkabel Penetasan Telur Berbasis PI dan PI Anti Windup Yusuf, Cecep; Saputra, Dede Irawan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2020.12.2.3

Abstract

Alat penetas telur ayam yang terdapat dipasaran secara komersil mayoritas mengggunakan lampu pijar sebagai sumber panas dengan pengaturan suhu menggunakan kendali on "“ off dan dapat terjadi fluktuasi suhu yang tidak terkendali. Untuk mengatasi hal tersebut maka dirancang metode kendali Proportional Integral (PI) dan anti windup yang di implementasikan untuk menghasilkan kendali suhu yang optimal pada prototipe simulator penetas telur ayam serta dirancang model transfer function dari modul AC light dimmer yang digunakan dalam simulasi untuk proses analisis dan perbandingan.Algoritma kendali yang dirancang kemudian diimplementasikan pada sebuah simulator berupa prototipe simulator penetas telu ayam tersusun dari 2 buah node yang terhubung secara nirkabel. Node sensor akan mengolah data input menggunakan sensor suhu BME280 dan node aktuator akan mengolah data menggunakan algoritma kendali PI dan Kendali PI "“ anti windup dalam menentukan output Pulse Width Modulation (PWM) yang digunakan oleh modul AC light dimmer untuk mengatur intensitas cahaya pada lampu pijar. Perancangan pemodelan transfer function mengunakan System Identification Toolbox (SIT) dan perancangan simulasi menggunakan software Simulink Matrix Laboratory (MATLAB).Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian respon kendali PI dan kendali PI "“ anti windup menghasilkan karakteristik respon transient yang dapat menentukan metode kendali suhu yang lebih optimal. Kendali PI - anti windup memiliki respon transient yang cepat dengan nilai time constant sebesar 144,5 detik, rise time sebesar 226,5 detik, peak time sebesar 322,5  detik, settling time sebesar 280 detik dan delay time sebesar 98 detik, hasil tersebut menunjukan bahwa algoritma kendali PI "“ anti windup lebih baik dari kendali PI.
Pemodelan dan Simulasi Sistem Kendali Volume Air Pada Process Plant Dengan Metode State Feedback Saputra, Dede Irawan; Budiawan , Irvan; Jayanugraha, Andhika
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2022.14.1.2

Abstract

Pengolahan pada sebuah process plant sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aspek dalam kegiatan industri dan manufaktur. Pada kondisi tertentu seperti meningkatnya permintaan pasar untuk memproduksi dalam skala besar atau untuk mengendalikan suatu proses pada plant secara otomatis, sehingga penelitian terkait process plant masih terus dilakukan untuk mendapatkan suatu metode atau gagasan terkait pengendalian dan kestabilan sistem. Salah satunya adalah pengendalian volume cairan pada process plant yang bertujuan untuk mengendalikan cairan agar sesuai dengan yang diinginkan. Perancangan sistem terdiri dari tangki sebagai media penyimpanan cairan dengan integrasi sensor HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air. Luas permukaan tanki yang sudah diketahui sehingga volume cairan pada tangki dapat dihitung. sensor YF-S201 digunakan untuk mendeteksi aliran air, serta motor servo untuk mengendalikan valve sebagai pengatur laju aliran air. Hasil pengujian dilakukan dengan pada lup terbuka dan pada lup tertutup, berdasarkan hasil percobaan open lup di dapatkan fungsi alih sistem dalam bentuk orde kedua, percobaan tersebut selanjutnya dirancang spesifikasi sistem yang diinginkan menggunakan metode pole placement dengan spesifikasi maksimum overshoot 1% dan peak time 100 detik didapatkan nilai penguatan K1 = 0,0903 dan K2 0,0031. agar dapat melakukan penjejakan pada set point yang diinginkan makan ditentukan gain Kr = 0,002. Hasil yang pada eksperimen menunjukan bahwa sistem dapat menjejaki dengan nilai overshoot sebesar 1% dan peak time pada 118 detik.
PELATIHAN SISTEM OTOMASI PERTANIAN HIDROPONIK UNTUK KELOMPOK TANI DI JATINANGOR DAN CIMAHI DALAM RANGKA PEMULIHAN EKONOMI Supriyadi, Aep; Ekawati, Estiyanti; Saputra, Dede Irawan; Budiawan, Irvan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.507-514

Abstract

Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatif masyarakat perkotaan. Kegiatan tersebut dapat dilakukan bukan hanya sekedar mengisi waktu luang dimasa pandemi Covid 19 akan tetapi dapat menjadikan ladang usaha yang memperoleh keuntungan. Seiring berjalannya waktu, akselerasi pemahaman terhadap kondisi, parameter dan metode menentukan keberhasilan pertanian sangat diperlukan. Perubahan iklim yang ekstrim, tuntutan pasar yang dinamis, membutuhkan adaptasi kegiatan pertanian yang cepat baik pada sistem pertanian NFT, DFT, rakit apung bahkan sistem kombinasi yang menggunakan media tanah seperti poly bag. Otomasi pada tipe-tipe tersebut dapat dioptimalkan dan dan diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan permasalahan yang ada seperti sistem monitor dan kontrol. Sistem otomasi pertanian yang dikembangakan dan dilatihkan pada mitra berupa sistem kendali jarak jauh berdasarkan pembacaan sensor suhu, kelembaban, dan nutrisi untuk menggerakan aktuator dapat berupa motor penyiram dan motor pompa. kegiatan ini diharapkan peserta menjadi kader agent of change yang dapat membangun sistem otomasi pertanian pada lahan pertaniannya serta dapat meningkatakan ekonomi.