Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemanfaatan Ekstrak Tanaman Ciplukan (Physalis Angulat L.) sebagai Terapi Anemia pada Remaja di Masa Menstruasi: Utilization of Ciplukan Plant Extract (Physalis Angulat L.) as a Therapy for Anemia in Adolescents during Menstruation Yunita, Emi; Apidianti, Sari Pratiwi
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 5 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/mid.v5i2.2763

Abstract

Anemia is often associated with conditions of weakness, fatigue, lethargy due to lack of iron in the blood. Not only in adults, children and even toddlers can be affected by anemia. A survey shows that anemia is higher affected to women than men. If anemia occurs in a girl, the effect is not only on the child but also to the next generation. This research is an experimental analytic research, a study based on the level of neutrality place of research to survey research and naturalistic (qualitative). In essence, the experimental research is examining the effect of treatment on behavior that arises as a result of treatment. This study aims to determine the use of Ciplukan extract to increase the iron in the blood, whether it has influences to the increase in hemoglobin levels, so that it can be used as a therapy for anemia That has experienced by adolescence during menstruasion. In addition, the study also obtained information on how to reduce the intensity of menstrual pain by using non-pharmacological techniques, namely by consuming of Ciplukan extract.
PENYULUHAN TENTANG NYERI SENDI YANG DI ALAMI OLEH MENOUPAUSE DI DESA SAMATAN KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Mufidah, Mutmainnah; Yunita, Emi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22017

Abstract

Menopause merupakan suatu gejala dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi dalam waktu satu tahun terakhir tidak mengalami menstruasi. Hal ini menyebabkan wanita menopause akan mengalami keluhan-keluhan fisik dan psikologis seperti, mudah marah, gejolak panas (hot flushes), nyeri sendi, kekeringan pada vagina. Keadaan ini bisa sangat mengganggu aktivitas wanita tersebut seiring dengan pertambahan usianya. Nyeri sendi merupakan salah satu keluhan masa menopause yang dialami oleh lansia. Nyeri sendi adalah peradangan pada satu atau lebih persendian yang ditandai dengan terjadinya pembengkakan sendi, kemerahan, rasa panas, rasa sakit serta terjadinya keterbatasan gerak. Peristiwa tersebut dapat ditangani dengan melakukan terapi norfarmakologi dengan efek samping minimal seperti relaksasi otot progresif. Penyuluhan ini di laksanakan di desa samatan kecamatan proppo kabupaten pamekasan. Yang di ikuti oleh 15 orang menoupause, jadi tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada menoupause tentang yang di alaminya, edukasi di lakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Evaluasi tingkat keberhasilan Kesehatan ini dengan melakukan pretest dan postest.
Lama Penggunaan Kb Suntik 3 Bulan Terhadap Usia Terjadinya Menopause Di PMB Sri Surya Candra, A.Md.Keb Desa Sumberputih Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Ripursari, Tety; Yunita, Emi; Ngguku Dalla, Endawati Susisanti
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 7 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/bidadari.2024.7.1.55-64

Abstract

Wanita memasuki masa menopause dengan usia yang berbeda-beda tergantung pada faktor-faktor seperti menarche, psikis, jumlah anak, usia melahirkan, pemakaian kontrasepsi, merokok dan sosial ekonomi. Kejadian menopause ini sangat berpengaruh pada kesehatan wanita. Gangguan kesehatan yang merupakan risiko dari kejadian menopause dini diantaranya osteoporosis dan masalah jantung. Sebaliknya, keterlambatan wanita dalam mengalami menopause dapat dicurigai adanya tumor ovarium sebagai organ penghasil esterogen. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap usia terjadinya menopause di desa SumberPutih kecamatan Wajak kabupaten Malang. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Teknik sampling yang di gunakan adalah purpose sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, di dapatkan sampel berjumlah 42 orang, pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner, analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen menggunakan uji statistik Spearman’s Rho dengan tingkat signifikan α=0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden hampir setengah berusia <40 tahun 2 responden 4,8 % yang mengalami usia menopause lebih cepat dan lama penggunaan KB suntik 3 bulan sebagian besar 5-10 tahun sebanyak 17 responden 40,5 %. Berdasarkan uji statistik spearman’s rho nilai signifikansi p value = 0,000 maka didapatkan P<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian menopause di PMB Sri Surya Candra, A.Md.Keb desa SumberPutih kecamatan Wajak kabupaten Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap usia terjadinya menopause di desa SumberPutih kecamatan Wajak kabupaten Malang.
TES KESEHATAN GDA PADA LANSIA Rohah, Siti; Yunita, Emi
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA VOLUME 6 NOMOR 1 APRIL 2024
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/pgm.v6i1.913

Abstract

Lansia adalah manusia yang sudah 60 tahun ke atas. Secara normal sudah mengalami berbagai kemunduran kemampuan (kapasitas dan kapabilitas), baik fisiologis dan psikologis. Berdasarkan kalkulasi ilmu pengetahuan, penurunan kemampuan, penurunan kemampuan fisiologis usia lanjut menyebabkan usia ini dibebaskan dari tugas-tugas dan tanggung jawab yang berat atau beresiko tinggi.Salah satu penyakit yang sering ditemukan pada lansia adalah penyakit diabetes melitus. Kadar glukosa darah dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, hormon insulin, emosi, stress, jenis kelamin dan jumlah makanan yang dikonsumsi serta aktivitas fisik yang dilakukan.Berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan melalui pengecekan GDA pada lansia di Desa Pakong didapatkan bahwa hasil GDA yang dilakukan mayoritas hasilnya normal,dimana lansia memahami pada saat diberikan penyuluhan bagaimana cara mengontrol pola makan,aktivias dan lainnya agar tetap di nilai GDA yang normal sehingga bisa terhidar dari penyakit yang disebakan oleh GDA tidak normal. Berdasarkan dari hasil Kegiatan penyuluhan melalui media leaflet dan pengecekan GDA dengan topik Tes kesehatan GDA Pada Lansia di balai Desa Pakong diikuti oleh 12 peserta lansia. Hasil menunjukkan bahwa lansia tertarik dengan materi yang disampaikan memlalui leaflet yang diberikan.
PENYULUHAN TENTANG KELUARGA BERENCANA (KB) DI DESA NYALABUH LAOK Jannah, Ulfatul; yunita, Emi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) di Desa Nyalabuh Laok bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya KB yang baik dan sehat. Program ini mencakup pengenalan berbagai metode KB, baik modern maupun tradisional, serta manfaatnya bagi kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga. Sosialisasi dilakukan oleh tim dari Puskesmas setempat melalui metode pertemuan masyarakat, metode pemaparan KB, serta konsultasi individu bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penggunaan alat konservasi dan kesadaran tentang perencanaan jumlah anak dan jarak kelahiran. Dampak positif lainnya adalah meningkatnya kesejahteraan keluarga di desa, baik di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Pendidikan seperti ini sangat penting untuk mendukung upaya pengendalian populasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Perilaku Hidup Sehat Bebas Cemaran Mikroplastik Yunita, Emi; Wardani, Ratna; Ellina, Agusta Dian
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 02 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.02.254-260

Abstract

Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Teja masih memiliki pengetahuan rendah mengenai bahaya cemaran mikroplastik. Kebiasaan menggunakan wadah plastik dan mengonsumsi pangan olahan dalam kemasan sekali pakai meningkatkan risiko paparan mikroplastik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat bebas cemaran mikroplastik. Metode dilakukan melalui sosialisasi, edukasi gizi dengan postert, pendampingan praktik penggunaan wadah non-plastik, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan skor rata-rata pre-test 27,5% meningkat menjadi 81,4% pada post-test. Sebanyak 90 % peserta berkomitmen mengurangi penggunaan wadah plastik dan mengurangi konsumsi pangan olahan berkemasan plastik. Program ini efektif meningkatkan kesadaran ibu menyusui dalam menerapkan perilaku hidup sehat bebas cemaran mikroplastik.
KECEMASAN MAHASISWI DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI Yunita, Emi; Mursyida, Rikhly Faradisy; Eliyana, Yayuk
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.788

Abstract

Latar Belakang Masalah: Kecemasan dapat muncul sebagai suatu respon fisiologis untuk mengantisipasi suatu permasalahan yang mungkin akan datang atau muncul sebagai gangguan jika timbul berlebihan. Gangguan menstruasi dapat berupa gangguan lama dan jumlah darah haid, gangguan siklus haid, gangguan perdarahan di luar siklus haid dan gangguan lain yang berhubungan dengan haid Tujuan : penelitian ini Mengetahui Tingkat kecemasan mahasiswi menghadapi proses Penyusunan Laporan tugas akhir (LTA) sehingga berdampak pada gangguan siklus menstruasi. Metode: Rancangan penelitian menggunakan desain analitik korelasi, dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling yaitu dengan tehnik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner dan Cheklist. Data disajikan dalam bentuk tabel, narasi dan dilakukan tabulasi silang Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kecemasan ringan sebanyak 24 orang (57,14%). Tingkat kecemasan Mahasiswa dengan tingkat kecemasan sedang sebanyak 10 orang (23,80%). Gangguan siklus Menstruasi Sebanyak 5 orang (0,1%).Hasil uji statistik diperoleh hasil signifikasi P 0,000 < a 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima Simpulan: ada hubungan antara Laporan Tugas Akhir dengan Tingkat Kecemasan , tingkat kecemasan remaja putri dengan Gangguan siklus menstruasi 
Effectiveness of Curcuma Longa and Piper betel leaf Extracts on Vaginal Discharge: A Pre-Experimental Study Yunita, Emi; Parwati, Ni Wayan Manik
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 12 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaginal discharge is basically a reproductive complaint that is always experienced by women. Herbal treatments such as Curcuma longa and betel leaves have antimicrobial and anti-inflammatory properties. This study aims to determine the effectiveness of Curcuma longa and piper piper betel leafextracts in preventing and treating vaginal discharge in women of reproductive age. This study used a pre-experimental design with a pretest-posttest group conducted on 35 women of childbearing age (WUS) aged 20-45 years who were determined using purposive sampling. Respondents were given 200 mL of extract orally consumed three times a week for one month. Classification of vaginal discharge severity was categorized as: mild, moderate, or severe. Data analysis in this study used the Shapiro-Wilk test and the Wilcoxon Signed Rank Test. This study obtained results the median severity score decreased from 2 (moderate) before the intervention to 1 (mild) after the intervention. Wilcoxon Signed Rank Test showed a significant reduction in vaginal discharge after intervention (Z = -5.477; p < 0.001) with a large effect size (r = 0.92). From this study, it was found that Curcuma longa extract and piper piper betel leaf can significantly reduce the severity of vaginal discharge and can be considered as a complementary intervention.