Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Coaching Proses Pembentukan Koperasi Syariah Dan Penyusunan Laporan Keuangan Ainun, Basyirah; Handayani, Lusiana; Sadewa, Manik Mutiara; Andriani, Andriani
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v2i2.840

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir terdapat beberapa koperasi yang beroperasi secara konvensional melakukan kajian untuk beroperasi sesuai syariah. Mereka bermaksud untuk melakukan transisi operasional dari koperasi konvensional menjadi koperasi yang berprinsip syariah. Proses transisi ini bagi pengurus koperasi bukan sesuatu yang mudah. Ada beberapa alasan yang mendasarinya seperti pengurus belum memahami bagaimana proses legalisasi koperasi agar mendapatkan ijin usaha berbasis syariah, belum memahami bagaimana membuat AD/ART, dan bagaimana membuat laporan keuangan sederhana untuk koperasi syariah. Untuk mengatasi beberapa kendala tersebut dilakukan pendampingan secara kontinyu untuk memulai proses transisi ke koperasi yang berprinsip syariah. Model yang digunakan sebagai contoh dalam kegiatan ini adalah Koperasi Syariah Madani yang telah memiliki sistem organisasi yang lebih memadai dan telah diakui oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari pendampingan pengurusan aspek legalitas, penyusunan sistem akuntansi pokok, pembuatan laporan keuangan sederhana untuk koperasi syariah, dan pelaporan serta aspek lainnya yang terkait. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu pengelola koperasi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi syariah. Pihak koperasi mitra sangat terbantu dengan kegiatan ini dan pada pertengahan tahun 2019 mereka telah melakukan Rapat Anggota Tahunan dan menyepakati beberapa hal terkait manajemen pengelolaan koperasi berbasis syariah dengan memulai melakukan pengurusan legalitas koperasi. Kata kunci: Legalitas, Sistem Akuntansi, Laporan Keuangan, Koperasi Syariah
PERBAIKAN POLA MANAJEMEN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASJID Andriani, Andriani; Sadewa, Manik Mutiara; Ainun, Basyirah; Handayani, Lusiana
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i2.1093

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dari Prodi D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah bertujuan untuk membantu pengurus masjid Al Mukarramah Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah. Masjid diharapkan tidak semata mata sebagai tempat kegiatan ibadah tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat baik itu aktivitas ekonomi, Pendidikan maupun sosial/budaya. Dalam menyediakan layanan kepada jamaah, diperlukan biaya rutin yang harus selalu tersedia, oleh karena itu perlu untuk membuka pandangan jamaah agar menjadi jamaah “mandiri” dengan berinfaq secara rutin kepada masjid. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu pengurus masjid dalam menstimulasi jamaah untuk bersegera menjadi jamaah “mandiri”. Selanjutnya pengurus dapat selalu menerapkan praktik yang sehat dalam pengelolaan keuangan masjid sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pengurus masjid
Evaluasi Laporan Keuangan Lembaga Amil Zakat (Laz) Poliban Lusiana Handayani; Basyirah Ainun
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v17i2.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan praktek pelaporan dan penyajian laporan keuangan yang telah dilaksanakan oleh LAZ Poliban serta menjelaskan kesesuaian penyajian laporan keuangan LAZ Poliban dengan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAK Syariah). Dengan perkembangan lembaga pengelola zakat yang semakin pesat membuat kebutuhan masyarakat akan lembaga pengelola zakat yang profesional juga menjadi semakin meningkat. Masyarakat membutuhkan suatu sistem pencatatan yang dapat mendokumentasikan kegiatan-kegiatan dari lembaga pengelola zakat. Sehingga, kebutuhan atas akuntansi syariah juga menjadi penting di lembaga pengelola zakat. Metode Penelitian menggunakan analisis kualitatif deskriptif dimana peneltian ini berfokus pada masalah atau fakta-fakta yang terjadi saat ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa LAZ Poliban telah menerapkan sistem akuntansi pokok secara memadai, akan tetapi masih terdapat kekurangan dalam penyajian laporan keuangan nya. Terdapat beberapa temuan-temuan berupa kesalahan pengklasifikasian transaksi sehingga terdapat kesalahan penyajian laporan keuangan di bagian laporan posisi keuangan
ANALISA REGRESI SPASIAL UNTUK DETEKSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN KINERJA KOPERASI SYARIAH DI KOTA BANJARMASIN Lusiana Handayani; Dewi Nur Indah Sari
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi dan pengaruh wilayah Kota Banjarmasin terhadap tingkat keberhasilan kinerja koperasi syariah dan menjelaskan faktor-faktor seperti sumber daya manusia, modal, sistem dan peralatan yang mempengaruhi tingkat keberhasilan kinerja koperasi syariah di Banjarmasin. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis permodelan regresi yaitu Regresi Terboboti Geografis atau Geographically Weighted Regression (GWR). Pertumbuhan koperasi syariah di Banjarmasin tampaknya meningkat dari segi kuantitas tetapi tidak diikuti oleh kualitas karena koperasi syariah dengan status tidak aktif juga meningkat. Padahal koperasi syariah memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, hanya ada 13 koperasi syariah yang melayani 3.922.790 muslim di Banjarmasin dan sayangnya lokasi koperasi tidak tersebar merata di seluruh kabupaten. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bahwa dari sudut pandang daerah ada dua variabel yang mempengaruhi keberhasilan koperasi syariah, yaitu wilayah masing-masing kabupaten dan penduduk muslim di setiap kabupaten
ANALISIS AKTIVITAS AMIL PADA ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT Lusiana Handayani; Basyirah Ainun; M Yassir Fahmi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v20i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas amil dengan menggunakan rasio aktivitas yang dihitung dari laporan keuangan yang telah disajikan oleh entitas amil atau organisasi pengelola zakat. Laporan keuangan amil disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Laporan keuangan yang dipublikasikan kepada masyarakat setidaknya meliputi beberapa komponen yaitu laporan posisi keuangan, laporan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan entitas amil yang menjadi objek penelitian selama kurun waktu 2016-2019 dan telah dipublikasikan. Lembaga amil zakat yang laporan keuangannya dapat di askes selama kurun waktu tersebut adalah BAZNAS, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa. Rasio aktivitas yang dihitung dan dianalisa terdiri dari 18 komponen rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan setiap komponen rasio yang termasuk dalam rasio aktivitas menghasilkan angka-angka rasio yang rata-rata menggambarkan kinerja amil yang baik selama rentang waktu 2016 sampai 2019.
Coaching Proses Pembentukan Koperasi Syariah Dan Penyusunan Laporan Keuangan Ainun, Basyirah; Handayani, Lusiana; Sadewa, Manik Mutiara; Andriani, Andriani
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v2i2.840

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir terdapat beberapa koperasi yang beroperasi secara konvensional melakukan kajian untuk beroperasi sesuai syariah. Mereka bermaksud untuk melakukan transisi operasional dari koperasi konvensional menjadi koperasi yang berprinsip syariah. Proses transisi ini bagi pengurus koperasi bukan sesuatu yang mudah. Ada beberapa alasan yang mendasarinya seperti pengurus belum memahami bagaimana proses legalisasi koperasi agar mendapatkan ijin usaha berbasis syariah, belum memahami bagaimana membuat AD/ART, dan bagaimana membuat laporan keuangan sederhana untuk koperasi syariah. Untuk mengatasi beberapa kendala tersebut dilakukan pendampingan secara kontinyu untuk memulai proses transisi ke koperasi yang berprinsip syariah. Model yang digunakan sebagai contoh dalam kegiatan ini adalah Koperasi Syariah Madani yang telah memiliki sistem organisasi yang lebih memadai dan telah diakui oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari pendampingan pengurusan aspek legalitas, penyusunan sistem akuntansi pokok, pembuatan laporan keuangan sederhana untuk koperasi syariah, dan pelaporan serta aspek lainnya yang terkait. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu pengelola koperasi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi syariah. Pihak koperasi mitra sangat terbantu dengan kegiatan ini dan pada pertengahan tahun 2019 mereka telah melakukan Rapat Anggota Tahunan dan menyepakati beberapa hal terkait manajemen pengelolaan koperasi berbasis syariah dengan memulai melakukan pengurusan legalitas koperasi. Kata kunci: Legalitas, Sistem Akuntansi, Laporan Keuangan, Koperasi Syariah
PERBAIKAN POLA MANAJEMEN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASJID Andriani, Andriani; Sadewa, Manik Mutiara; Ainun, Basyirah; Handayani, Lusiana
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i2.1093

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dari Prodi D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah bertujuan untuk membantu pengurus masjid Al Mukarramah Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah. Masjid diharapkan tidak semata mata sebagai tempat kegiatan ibadah tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat baik itu aktivitas ekonomi, Pendidikan maupun sosial/budaya. Dalam menyediakan layanan kepada jamaah, diperlukan biaya rutin yang harus selalu tersedia, oleh karena itu perlu untuk membuka pandangan jamaah agar menjadi jamaah “mandiri” dengan berinfaq secara rutin kepada masjid. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu pengurus masjid dalam menstimulasi jamaah untuk bersegera menjadi jamaah “mandiri”. Selanjutnya pengurus dapat selalu menerapkan praktik yang sehat dalam pengelolaan keuangan masjid sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pengurus masjid
PELATIHAN MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN MASJID Handayani, Lusiana; Ainun, Basyirah; Andriani, Andriani; Manik Mutiara, Sadewa; Rizky, Fadillah
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v4i2.1274

Abstract

Dewan Standar Akuntansi Keuangan mensahkan ISAK 35 tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan bagi entitas non laba. Masjid merupakan salah satu entitas nonlaba di Indonesia. Beberapa fakta di lapangan, tidak semua pengelola masjid memahami tentang hal tersebut, menghasilkan laporan keuangan yang sesuai standar, karena terbatasnya pengetahuan tentang akuntansi. Mereka juga mengalami kesulitan dalam merekrut sumber daya manusia yang handal untuk menyusun laporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu untuk mengatasi permasalahan ini. Kegiatan ini dibagi dalam 5 tahapan yang nantinya diharapkan dapat memberikan solusi praktis agar pengelola masjid yang menjadi mitra pengadian mampu menyusun laporan keuangan yang mengacu pada standar dan dapat dipertanggungjawabkan secara handal kepada masyarakat.
Implementasi Manajemen Risiko pada Pembiayaan Digital Syariah Tanpa Agunan: Analisis Maqashid Syariah dan SWOT pada Produk MitraGuna Berkah Online Bank Syariah Indonesia Ela Hayati; Aneta Rakhmawati; Lusiana Handayani; Mairijani
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.5318

Abstract

Digitalisasi layanan perbankan syariah mendorong Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan MitraGuna Berkah Online, pembiayaan multiguna tanpa agunan berbasis payroll yang diproses sepenuhnya melalui aplikasi BYOND by BSI, namun sekaligus memunculkan risiko baru seperti gagal bayar, penyalahgunaan identitas, dan gangguan sistem. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 65/POJK.03/2016 mewajibkan bank syariah menerapkan manajemen risiko secara menyeluruh, sementara penelitian terdahulu belum banyak mengkaji implementasi manajemen risiko secara khusus pada produk pembiayaan digital tanpa agunan berbasis payroll ini dari sisi kepatuhan regulasi, nilai Maqashid Syariah, dan analisis strategis SWOT sekaligus. Penelitian ini bertujuan menutup kesenjangan tersebut dengan menganalisis implementasi manajemen risiko pada MitraGuna Berkah Online dari ketiga perspektif tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer dari wawancara pihak BSI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), didukung observasi dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahap pengumpulan, klasifikasi, verifikasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko diterapkan melalui empat tahap berbasis sistem (by system), yaitu identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, dengan indikator utama status nasabah, masa payroll minimal enam bulan, hasil SLIK, dan prinsip 5C, yang secara keseluruhan turut mencerminkan kelima unsur Maqashid Syariah. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada sistem digital terpusat dan pengawasan berlapis, sedangkan ancaman utama berasal dari persaingan fintech lending dan risiko siber, sehingga diperlukan penguatan pada transparansi sistem dan keamanan digital. Kata kunci: Manajemen Risiko, Pembiayaan Digital Syariah, Maqashid Syariah, Analisis SWOT, MitraGuna Berkah Online
Penerapan ISAK 335 pada Organisasi Yayasan di Indonesia: Evaluasi Kesiapan Institusional, Analisis Empiris, dan Prospek Akuntabilitas Nonlaba Mahyuni; Basyirah Ainun; Lusiana Handayani; M. Yasir Fahmi
Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/ijaaf.v6i1.15606

Abstract

Non-profit organizations, particularly foundations (yayasan) in Indonesia, play an essential role in the social and religious sectors. Unlike commercial entities, their operational sustainability depends heavily on public trust and donor funding, necessitating a highly transparent financial reporting framework. The transition from PSAK 45 to ISAK 335 fundamentally shifted the paradigm of non-profit accounting by requiring strict segregation of net assets based on donor restrictions. This study evaluates the empirical readiness of foundations to implement ISAK 335. Findings reveal significant compliance gaps driven by reliance on simple cash-basis accounting, lack of competent human resources, financial constraints, and inadequate socialization. Post-Implementation Review (PIR) by IAI in 2025 further highlights complexities in restricted grants and endowment funds. To bridge these gaps, this article proposes strategic solutions, including the restructuring of the Chart of Accounts (CoA), strict Standard Operating Procedures (SOP) for donations, digital transformation via specialized accounting software, and intensive mentorship from professional bodies and academia.