Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FUNGSI HASANAH CARD PERSFEKTIF MAQASID SYARIAH Fahmi, Muhammad Yassir
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DITARIK : Penggabungan Akad Tabarru Dan Akad Tijarah Pada Produk Lembaga Keuangan Syariah Yunida, Riswan; Fahmi, M. Yassir
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 15 No 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
ANALISIS AKTIVITAS AMIL PADA ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT Handayani, Lusiana; Ainun, Basyirah; Fahmi, M Yassir
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v20i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas amil dengan menggunakan rasio aktivitas yang dihitung dari laporan keuangan yang telah disajikan oleh entitas amil atau organisasi pengelola zakat. Laporan keuangan amil disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Laporan keuangan yang dipublikasikan kepada masyarakat setidaknya meliputi beberapa komponen yaitu laporan posisi keuangan, laporan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan entitas amil yang menjadi objek penelitian selama kurun waktu 2016-2019 dan telah dipublikasikan. Lembaga amil zakat yang laporan keuangannya dapat di askes selama kurun waktu tersebut adalah BAZNAS, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa. Rasio aktivitas yang dihitung dan dianalisa terdiri dari 18 komponen rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan setiap komponen rasio yang termasuk dalam rasio aktivitas menghasilkan angka-angka rasio yang rata-rata menggambarkan kinerja amil yang baik selama rentang waktu 2016 sampai 2019.
ANALISIS AKTIVITAS AMIL PADA ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT Lusiana Handayani; Basyirah Ainun; M Yassir Fahmi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v20i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas amil dengan menggunakan rasio aktivitas yang dihitung dari laporan keuangan yang telah disajikan oleh entitas amil atau organisasi pengelola zakat. Laporan keuangan amil disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Laporan keuangan yang dipublikasikan kepada masyarakat setidaknya meliputi beberapa komponen yaitu laporan posisi keuangan, laporan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan entitas amil yang menjadi objek penelitian selama kurun waktu 2016-2019 dan telah dipublikasikan. Lembaga amil zakat yang laporan keuangannya dapat di askes selama kurun waktu tersebut adalah BAZNAS, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa. Rasio aktivitas yang dihitung dan dianalisa terdiri dari 18 komponen rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan setiap komponen rasio yang termasuk dalam rasio aktivitas menghasilkan angka-angka rasio yang rata-rata menggambarkan kinerja amil yang baik selama rentang waktu 2016 sampai 2019.
Pengaruh Pendistribusian Zakat Produktif terhadap Tingkat Pengurangan Kemiskinan Mustahik di Kota Banjarmasin Rizqa; Muhammad Yassir Fahmi; Mochammad Arif Budiman
Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance Vol. 1 No. 1 (2021): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.246 KB) | DOI: 10.31961/ijaaf.v1i1.1165

Abstract

One of the instrument trusted to decrease poverty is zakat especially if distributed to productive activities. This research aimed to find out if the distribution of productive zakat has effect on the decrease level of mustahik poverty, to find out total and classification of mustahik households and the change of mustahik households without and with productive zakat. This research used correlative quantitative method with analysis technique of simple linear regression and CIBEST analysis. This research used saturated sample technique to mustahik of Amil Zakat Board (BAZNAS) of Banjarmasin City with a total of 23 respondents. From the research results, it can be concluded that the distribution of productive zakat has no significant effect decreasing on the poverty level of mustahik. This can be seen from the t count (-1,177) < t table (2,079) and from F count (1,385) < F table (4,30) p value (Sig) in the amount of 0,252 > 0,05 which means that Ho is accepted. Based on total households of mustahik based on CIBEST quadrant before and after the presence of productive zakat fund, there is difference of classification of each mustahik household. The condition change of mustahik household without and with productive zakat fund based on material and absolute poverty index each experienced decrease in the amount of -10,5 and -100%. Spiritual poverty index does not change at all either before or after accepting productive zakat in the amount of zero percent. While prosperity index increase to 504,7%.
Perbandingan Konsep Kesejahteraan Antara Persfektif Islam dan Barat Fahmi, Muhammad Yassir; Handayani, Lusiana; Rakhmawati, Aneta
Indonesian Journal of Applied Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/ijaaf.v5i2.15497

Abstract

The difference in worldview and scientific methods between Western and Islamic scholars results in differences in explaining the concept of welfare and the practices to achieve it. This study aims to explain the differences in the concept of welfare between the Western and Islamic perspectives using a systematic literature review method. Based on the research results, it was found that the concept of welfare is born from theories about human needs. Muslim scholars differ from Western scholars in explaining the theory of human needs, namely by making religion the primary and priority need in human life. Therefore, the concept of welfare from the Islamic perspective is the fulfillment of human needs, both material and spiritual aspects, to obtain happiness in this world and the hereafter. Meanwhile, Western scholars negate religion as an important and priority aspect in fulfilling human needs. Thus, the concept of welfare from the Western perspective is understood as the fulfillment of material and non-material needs, but it does not bring human happiness. The difference in the concept of welfare between the two also gives rise to differences in economic ethics. The concept of welfare from the Islamic perspective will make society practice economics with values, ethics, and morals (akhlak mahmudah). Conversely, the concept of welfare from the Western perspective will make utilitarianism the ethic in economics. The ethics of utilitarianism views that morality is determined by the consequences of human behavior.