Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Joyful Learning Journal

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS IV MELALUI MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES Rahmawati, Adiani; Samadhy, Umar; Susilaningsih, Sri
Joyful Learning Journal Vol 2 No 3 (2013): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v2i3.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar keterampilan menulis narasi siswa melalui model Examples Non Examples. Rancangan penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan 33 siswa SDN Gajahmungkur 02 Semarang tahun pelajaran 2012/ 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil penelitian melalui model Examples Non Examples pada pembelajaran keterampilan menulis narasi ditemukan bahwa keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar keterampilan menulis narasi siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Hasil belajar keterampilan menulis narasi pada siklus I memperoleh rata-rata skor 60,15 dan ketuntasan belajar klasikal 52,5%. Pada siklus II perolehan rata-rata skor siswa meningkat menjadi 74,09 dan ketuntasan belajar klasikal 72,7%. Kemudian pada siklus III mengalami peningkatan dengan perolehan rata-rata skor siswa 78,18 dan ketuntasan belajar klasikal 84,8%. Hal tersebut sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Simpulan penelitian ini adalah model Examples Non Examples dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar keterampilan menulis narasi siswa kelas IV SDN Gajahmungkur 02 Semarang.  The purpose of this research is to enhance teacher skill, student activity, and outcome study of student’s narrative writing skill, through examples non examples model. This research layout is using class action observation, consisting of three cycles. Each cycle consists of planning step, action execution, observation, and reflection. Subject of this research are the teacher and 33 students of Gajahmungkur 02 Semarang Public Elementary School on 2012/2013 academic year. The data are collected by using test and non test technique. The data are analyzed by using descriptive quantitative and descriptive qualitative  technique analyses. From this research, the writer finds that through example non example model applied to narrative writing skill; the teacher skill, student activity, and outcome study of students’ narrative writing skill has been increasing on each cycle step. On first cycle, outcome study of narrative writing skill gains score 60.15 in average, and 52.5% completeness of classical study. On second cycle, students’ score is increasing to 74.09 in average, and 72.7% completeness of classical study. The last, third cycle, students’ score is increasing to 78.18 in average, and 84.8% completeness of classical study. Those all proof that the models have reached appointed success indicator. The conclusion of this research is: examples non examples model can help to enhance teacher skill, student activity, and outcome study of 4th grade students’ narrative writing skill on Gajahmungkur 2 Semarang Public Elementary School.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KWL PADA SISWA KELAS V Rustyaningsih, Aprilia Wulandari; Susilaningsih, Sri; Samadhy, Umar
Joyful Learning Journal Vol 2 No 3 (2013): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v2i3.2091

Abstract

Tujuan umum penelitian yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran membaca intensif melalui strategi KWL, tujuan umum tersebut kemudian dirinci sebagai berikut: meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar membaca intensif siswa kelas V SDN Kalibanteng Kidul 02 Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus dan setiap siklus terdiri atas satu pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru mengalami peningkatan dari skor rata-rata 2,2 (baik) pada siklus satu, kemudian meningkat menjadi 3,1 (baik) pada siklus dua, dan 3,8 (sangat baik) pada siklus tiga. Perolehan skor aktivitas siswa pada siklus satu yaitu 20,94 (cukup), kemudian meningkat menjadi 28,19 (baik) pada siklus dua, dan meningkat lagi menjadi 34,02 (sangat baik) pada siklus tiga. Persentase ketuntasan klasikal pembelajaran membaca intensif meningkat dari 64,86% pada siklus satu menjadi 81,08% pada siklus dua, dan 97,30% pada siklus tiga. Simpulan penelitian ini adalah strategi KWL dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar.General purpose of research is improve the learning quality of intensive skills reading through KWL strategy, general purpose consist of special purpose, they are improve teacher skills, students activity, and learning outcomes in the Fifth Grade of Elementary School Kalibanteng Kidul 02 Semarang. The research is held by class action research, consist of three cycles and each cycle consist of one meeting. Research product is showed by improvement of teacher skills with average scor 2,2 in the first cycle, then average scor 3,1 in the second cycle, and 3,8 the third cycle. Student activity scor in the first cycle was 20,94, the second cycle was 28,19, and the third cycle was 34,02. Percentage classical completeness of intensive reading learning was improve from 64,86% in the first cycle, 81,08% in the second cycle, and 97,30% in the third cycle. Conclution of research is KWL strategy can improve teacher skills, student activity, and learning outcomes.
PENINGKATAN PERBENDAHARAAN KOSAKATA BAHASA JAWA MELALUI MEDIA PERMAINAN SCRABBLE Ristanto, Dian Ristanto; Sukardi, Sukardi; Susilaningsih, Sri
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2145

Abstract

Pelajaran bahasa Jawa merupakan mata pelajaran muatan lokal wajib di wilayah provinsi Jawa Tengah. Salah satu tujuan pembelajaran mata pelajaran bahasa Jawa dalam kurikulum muatan lokal adalah meningkatkan kemampuan menggunakan bahasa Jawa untuk meningkatkan kemampuan intelektual. Berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi di kelas VA SD Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, ditemukan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Jawa yaitu kurangnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa siswa. Sebagai contoh nyata rendahnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa yaitu tampak ketika pelajaran bahasa Jawa, sebagian besar anak kelas VA di SD Tambakaji 04 berkomunikasi, menjawab pertanyaan dari guru, baik itu secara lisan ataupun tertulis dengan menggunakan bahasa campuran Indonesia-Jawa. Penguasaan kosakata bahasa Jawa siswa masih rendah dan minat siswa dalam pembelajaran juga masih kurang. Pembelajaran kurang membangkitkan motivasi dan gairah siswa terhadap pelajaran, akibatnya hasil belajar siswa rendah. Setiap siklus terdiri atas 2 pertemuan pembelajaran dan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VA SD Tambakaji 04 kecamatan Ngaliyan. Teknik pegumpulan data menggunakan tes, observasi/pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatkan kualitas pembelajaran yang meliputi: aktivitas guru meningkat dari skor 29 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 32 dengan kriteria baik (siklus II); rata-rata skor aktivitas siswa meningkat dari 3,1 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 3,28 dengan kategori baik (siklus II); hasil belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 88,86 dengan ketuntusan belajar 63,82% (siklus I) menjadi 98,26 dengan ketuntasan belajar sebesar 84,44%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui media permainan scrabble dapat meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Penggunaan media permainan scrabble dapat membuat siswa terlibat aktif dan membangkitkan kembali semangat siswa dalam pembelajaran bahasa Jawa. Sifat kompetitif yang ada dalam permainan dapat mendorong siswa untuk berlomba-lomba maju. Saran bagi guru adalah guru dapat menggunakan teknik permainan scrabble untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Java language lessons are mandatory subjects of local content in the region of Central  Java province. One of the goals of learning the Java language subjects in the local curriculum is to improve the ability to use the Java language to enhance the intellectual capabilities. Based on preliminary data obtained through observation the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, found problems in learning the Java language is a lack of the Java language's vocabulary of students. As an example of lack of vocabulary that is visible when the Java language lessons, most of the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 communicate, answer questions from the teacher, either verbally or in written form by using a mixture of Indonesia-Java language. Students' mastery of vocabulary of the Java language is still low and interest students in learning is still lacking. Learning is less motivating to students and passion for learning, as a result of low student learning outcomes. Each cycle consisted of 2 meetings of learning and consists of four stages, there is planning, acting, observaing, and reflecting. Research subjects are teachers and students in the VA-graders at 04 elementary school Tambakaji in Ngaliyan district.  Data collection techniques using tests, observation, field notes, and documentation. The results of this study showed an increase in the quality of learning that include:  teacher activity increased from a score of 29 with good category (cycle I) to 32 with good criteria (cycle II); the average score of the student activity increased from 3.1 in good category(cycle I) to 3.28 in good categories (cycle II); students' scores increased from an average of 88.86 with 63.82% of learning completeness (cycle I) to 98.26 with a completeness of 84.44% of learning. The conclusion of this research is through the scrabble game media to improve vocabulary  of Java language. Use of the Scrabble game media can  make  students  actively involved and to re-energize students in learning the Java language.  The competitive  nature that exists in the game can encourage students to compete going forward. Suggestions  for the teacher is the teacher can use the Scrabble game techniques to improve the Java language vocabulary.