Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Competitive

FORMULASI BISNIS MODEL SURAT KABAR ELEKTRONIK DI PIKIRAN RAKYAT: FORMULASI BISNIS MODEL SURAT KABAR ELEKTRONIK DI PIKIRAN RAKYAT Aditia Sovia Pramudita; Amri Yanuar; Tamadara Hilman
Competitive Vol. 13 No. 1 (2018): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v13i1.347

Abstract

Newspaper industry in fact is decreasing from 2006 until right now. Shifting behavior of their customer is becoming newspaper company problem to survive in this industry. Newspaper industry should shift their business into e-newspaper if they did not want to end up like music distributor industry. Even though, e-newspaper business model itself is not easy to be adapt. In fact, there are a lot of newspaper company who already failed to implement e-newspaper. Most of newspaper company treat e-newspaper only as their other distribution channel. It was the wrong concept if they want to develop e-newspaper and run it as the substitution of traditional newspaper. Revenue stream become the main concern in e-newspaper since it is difficult to create sustainable revenue stream. Result of the research is in order to create sustainable revenue stream, newspaper company should take a look at their resources and capabilities first. Value chain analysis is used to grab the potency of Pikiran Rakyat and make it as value proposition concerning e-newspaper in order to create revenue stream through e-newspaper. Last, business model canvas is used in order to map the proposed business model. In the end, e-newspaper Pikiran Rakyat has various revenue stream that could be used Industri surat kabar mengalami penurunan sejak 2006 hingga saat ini. Perubahaan perilaku pelanggan merupakan masalah utama perusahaan surat kabar untuk dapat bertahan di industri ini. Industry surat kabar sendiri harus mampu memindahkan bisnis utama mereka dari surat kabar tradisional menjadi surat kabar elektronik jika mereka tidak ingin berakhri seperti industri distributor musik. Namun demikian, bisnis model surat kabar elektronik sendiri sulit untuk diadaptasi. Banyak perusahaan surat kabar yang telah gagal mengimpelemntasikan surat kabar elektronik. Kebanyakan perusahaan surat kabar hanya memperlakukan surat kabar elektronik sebagai salah satu saluran distribusi mereka saja. Hal tersebut merupakan konsep yang salah jika mereka menginginkan surat kabar elektronik untuk berkembang dan menggantikan surat kabar cetak. Revenue stream menjadi masalah utama di dalam surat kabar elektronik dikarenakan untuk mencetak revenue melalui surat kabar elektronik sangat berbeda dengan surat kabar cetak. Hasil dari penelitian ini adalah, dalam rangka penciptaan revenue stream yang berkelanjutan, perusahaan surat kabar perlu untuk melihat sumber daya dan kapabilitas mereka terlebih dahulu. Analisis rantai nilai digunakan untuk dapat melihat potensi dari Pikiran Rakyat dan membuat hal tersebut menjadi value proposition di dalam bisnis model surat kabar elektronik yang kemudian bertujuan untuk menciptakan revenue stream. Business model canvas digunakan untuk memetakan bisnis model usulan. Pada akhirnya, Pikiran Rakyat memiliki beberapa pilihan revenue stream yang dapat digunakan pada bisnis model surat kabar elektronik mereka
Pengembangan Social Engagement Melalui Media Situs Jejaring Untuk Our Dream Indonesia: Pengembangan Social Engagement Melalui Media Situs Jejaring Untuk Our Dream Indonesia Aditia Sovia Pramudita; Tamadara Hilman; Asaretkha Adjane Annisawati
Competitive Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i1.507

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) tunarunggu merupakan individu-individu yang mempunyai karakteristik yang berbeda dari individu lainnya yang dipandang normal oleh masyarakat pada umumnya. Secara lebih khusus, ABK tunarunggu menunjukkan ketidakberfungsinya indera pendengaran dan menjadikan bebrapa anak menjadi tunawicara pula. Oleh karena itu, dibutuhkan penangan yang khusus bagi ABK sehingga kelak di masa yang akan datang ABK bisa diperlakukan sama pentingnya dengan anak normal lainnya. Our Dream Indonesia sebagai salah satu pusat terapi kembang anak dan remaja berkebutuhan khusus. Berbagai macam pelatihan dilakukan Our Dream Indonesia untuk mendidik ABK agar ABK dapat mengembangkan kemampuan yang mereka miliki sehingga kelak kemampuan tersebut dapat menjadi manfaat bagi lingkungan sekitar. Pelatihan yang diberikan pada PKM ini ada bertujuan membantu Our Dream Indonesia dalam mengembangkan social engagement untuk meningkatkan awareness masyarakat, terutama dalam hal pentingnya mendukung pelatihan yang dibutuhkan oleh ABK. Social engagement merupakan pengembangan hubungan dengan masyarakat untuk membantu memberdayakan aktivitas yang ditawarkan oleh Our Dream Indonesia melalui pelayanannya dan komunikasi kepada komunitas. Salah satu media yang diharapkan dapat membantu pengembangan social engagement tersebut melalui situs jejaring (website) untuk Our Dream Indonesia.
Pengukuran Performa Digital Distribution Channel Terhadap Keputusan Pembelian Hostel Pada Pinisi Backpacker Dengan Multinomial Logistic Regression Aditia Sovia Pramudita
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.603

Abstract

Pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia berkembang dengan pesat. Pertumbuhan tersebut berdampak pada pertumbuhan kebutuhan penginapan di Indonesia. Pinisi Backpacker sebagai salah satu penginapan dengan konsep hostel memiliki peran dalam pertumbuhan industri ini. Peran online travel agent pada industri ini pun memiliki peran yang signifikan terhadap penjualan penginapan di seluruh dunia. Namun demikian penggunaan online travel agent sendiri bukannya tanpa risiko. Kerjasama dengan online travel agent memiliki potensi bagi pemilik penginapan untuk mengalami opportunity lost. Hal tersebut menunjukan bahwa pemilik penginapan perlu untuk mengkaji performa masing-masing online travel agent sebagai partnernya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa seluruh OTA memberikan efek yang positif terhadap keputusan pembelian hostel kecuali Traveloka dan Expedia. Keputusan pembelian konsumen di hostel Pinisi Backpacker dipengaruhi oleh pemilihan online travel agent oleh para konsumennya. Dari seluruh online travel agent yang digunakan dapat disimpulkan terdapat tiga grade online travel agent bagi Pinisi Backpacker yaitu grade 1 adalah Booking.com, Agoda, dan Hostelworld; grade 2 adalah Klikhotel dan pegipegi; dan yang terakhir adalah melepas kerjasama online travel agent dengan Traveloka dan Expedia.
Analisa Minat Pembelian Online Konsumen Pada Saluran Distribusi Digital Marketplace Online di Kota Bandung M Ardhya Bisma; Aditia Sovia Pramudita
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.617

Abstract

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Secara langsung, hal tersebut juga memiliki dampat terhadap pertumbuhaan transaksi online melalui e-commerce. Mayoritas pelaku e-commerce merupakan UKM. Hingga saat ini, peran UKM telah terbukti mampu menggerakan roda perekonomian dalam negeri. Marketplace online, sebagai salah satu pilihan e-commerce, memiliki peran yang sentral dalam menarik UKM untuk berperan dalam perdangan online. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala terkait minat pembelian online yang dirasakan oleh konsumen. Kendala tersebut merupakan faktor penghambat pertumbuhan pembelanjaan online. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk dapat mencari faktor-faktor yang secara langsung dapat meningkatkan minat beli konsumen untuk melakukan pembelanjaan online. Penelitian ini dilakukan di Kota Bandung dengan asumsi bahwa Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang telah terbiasa melakukan pembelian online. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat tiga dimensi e-marketing mix yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat beli yaitu e-price, e-promotion, dan e-place. Ketiga dimensi tersebut perlu untuk dijadikan prioritas bagi pelaku bisnis online, khususnya pada saluran distribusi digital marketplace, dalam merancang strategi penjualan mereka.
Digital Media Preferences of Hostel Backpacker Consumer in Bandung Using Recommendation Score Aditia Sovia Pramudita
Competitive Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v15i1.673

Abstract

The tourism industry in Indonesia is potential growth in the future. Accommodation is one of the important supporting factors in order to develop the tourism industry. The accommodation sector is predicted to compete tightly. Hostel as one of accommodation selection also needs to be developed to fulfill a low-cost accommodation segment. In order to survive in this industry, Hostel practitioner should carefully choose their channel. In this era, digital media become one of the most preferable channel selection since it is considered costless. Even though, the use of digital channels should be considered carefully. Wrong digital channel selection can lead to opportunities lost sales which is a loss for the company. This research is conducted in Bandung focusing on Hostel consumers. The result of this research, for promotional channel Instagram is considered as the most recommended promotional channel for hostel consumers. While for the distribution channel, Agoda is considered as the most recommended distribution channel for hostel consumer.
E-Service Quality dan E-Promotion Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Website Traveloka.com Aditia Sovia Pramudita; Rahayu Eka Agustia
Competitive Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v15i2.961

Abstract

E-Commerce has a very high growth rate which the needs of quickly and precisely are the main target in the e-commerce business. This study aims to determine how consumers respond to the implementation of e-service quality website, e-promotion website which leads into consumer purchasing decisions at Traveloka using a descriptive quantitative design with data collection techniques through a questionnaire. The method used in this research is descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results show that the effect of website e-service quality and website e-promotion on service purchasing decisions at Traveloka is positive and significant. The influence of e-service quality website and e-promotion website on purchasing decisions at Traveloka is 23%. While the rest is influenced by variables not included in this study.