Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val) Terhadap Berat Badan, Jumlah Eosinofil dan Basofil Ayam Petelur yang Diinfeksi Salmonella pullorum Hidayah, Nurul; Puspita, Reina; Mujahidah, Mujahidah
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.230-235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kunyit terhadap berat badan, jumlah eosinofil dan basofil pada ayam petelur dengan infeksi Salmonella pullorum. Sebanyak 28 ekor ayam petelur, dengan 4 perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (40% ekstrak kunyit), P2 (50% ekstrak kunyit), P3 (60% ekstrak kunyit). Masa adaptasi DOC selama 7 hari, pada hari ke-8 hingga ke-26 ayam diberi perlakukan. Pemberian ekstrak kunyit secara per oral satu kali sehari dengan dosis 0.1 ml per ekor. Proses pengambilan darah dilakukan pada hari ke-21. Analis statistik menggunakan Anova, menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata (p>0.05) terhadap berat badan ayam maupun terhadap peningkatan eosinofil dan basofil, namun dilihat dari data kenaikan, pemberian ekstrak kunyit dengan konsentrasi 50% paling bagus dalam meningkatkan berat badan ayam petelur dan pada konsentrasi 60% paling banyak terjadi peningkatan eosinofil dan basofil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai imunostimulan pada ayam petelur.
Pengaruh Frekuensi Koleksi Semen Segar Terhadap Volume, Konsentrasi, Motilitas Dan Abnormalitas Semen Sapi Pejantan Simmental (Bos taurus) Di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Sigit, Miarsono; Kisa, Virgilius; Puspita, Reina; Rahmaniar, Rahmaniar
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i2.8177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas semen segar secara makroskopis dan mikroskopis dengan frekuensi penampungan seminggu satu kali dan seminggu dua kali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Dusun Glantik, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Materi penelitian yang digunakan adalah pejantan sapi Simmental. Data penelitian dianalisis menggunakan uji T-test pada taraf 5% dengan 2 perlakuan (P1= penampungan 1 kali seminggu, P2= penampungan 2 kali seminggu) dan 16 ulangan. Parameter yang diukur dalam penelitian adalah evaluasi secara makroskopis yang meliputi volume semen dan evaluasi secara mikroskopis yang meliputi konsentrasi, motilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian tersebut dianalisis menggunakan uji T-test dan didapatkan perbedaan yang signifikan rata-rata dua kelompok sampel yang dibandingkan. Disimpulkan bahwa frekuensi penampungan seminggu sekali dapat menghasilkan kualitas semen segar yang lebih baik disbanding dengan frekuensi penampungan seminggu dua kali.