Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Produk Kreatif Bagi Siswa-Siswi SMP Negeri 15 Mesuji Rahayu, Wiji; Nopriansyah, Untung
Lentera Pengabdian Vol. 2 No. 04 (2024): Oktober
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v2i04.487

Abstract

Sampah plastik menjadi masalah yang tidak akan habis, karena selama jumlah penduduk bertambah maka sampah jumlah sampah plastik yang ada juga akan bertambah. Semakin meningkat jumla penduduk maka semakin meningkat pula jumlah sampah yang ada. Limbah plastik dapat dijadikan produk yang memiliki nilai fungsional dan nilai estetika apabila dikelola menjadi sebuah produk. Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan mootivasi kepada siswa dan siswi tentang cara menangani limbah plastik untuk berbagai kerajinan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan sosialisasi, penyajian materi, praktek pelatihan pembuatan produk dan evaluasi. Hasil dari kegiatanpengabdian ini yaitu adanya peningkatan kreativitas, pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik pengeloalaan sampah, menghasilkan produk limbah berbahan plastik menjadi produk yang memiliki nilai estetika dan fungsional.
Peran media pembelajaran sejarah dalam meningkatkan keterlibatan siswa Setyawan, Agus; Rahayu, Wiji; Tiara Qonita, Azhra Tiara Qonita; Susilo, Agus
Journal of Language Teaching Lingustics and Literature Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Language Teaching Lingustics and Literature
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/4swj4x28

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, terutama dalam mata pelajaran Studi Kebudayaan Islam (SKI) Artikel ini membahas inovasi pembelajaran menggunakan media berbasis Prezi di SMA Yadika Lubuklinggau. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pelaksanaan inovasi tersebut. Melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI berhasil meningkatkan minat siswa. Langkah-langkah pelaksanaan melibatkan identifikasi kebutuhan dan tujuan pembelajaran, perencanaan presentasi Prezi, dan pengenalan media Prezi kepada siswa. Guru dan kepala sekolah memberikan dukungan penuh terhadap inovasi ini, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan konektivitas internet. Namun, penggunaan Prezi memungkinkan partisipasi siswa yang aktif, meningkatkan fokus, dan pemahaman mereka terhadap materi SKL. Hasil observasi menunjukkan bahwa Prezi menciptakan pembelajaran yang menarik, dinamis, dan interaktif. Siswa merasa lebih tertarik dan antusias dalam pembelajaran SKI, terutama dengan penggunaan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio. Dukungan penuh dari kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan inovasi ini, Meskipun terdapat kendala teknis, implementasi yang berkelanjutan dan pelatihan terus-menerus bagi guru diperlukan untuk memaksimalkan potensi Prezi dalam pembelajaran SKI. Kesimpulannya, penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI efektif meningkatkan minat siswa, memperkuat partisipasi, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
PERAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA Setiawan, Agustiawan gus; Rahayu, Wiji; Qonita, Azhra Tiara; Susilo, Agus
Danadyaksa Historica Vol 5, No 1 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i1.8989

Abstract

AbstrakPendidikan di Indonesia menghadapi tantangan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, terutama dalam mata pelajaran Studi Kebudayaan Islam (SKI). Artikel ini membahas inovasi pembelajaran menggunakan media berbasis Prezi di SMA Yadika Lubuklinggau. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pelaksanaan inovasi tersebut. Melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI berhasil meningkatkan minat siswa. Langkah-langkah pelaksanaan melibatkan identifikasi kebutuhan dan tujuan pembelajaran, perencanaan presentasi Prezi, dan pengenalan media Prezi kepada siswa. Guru dan kepala sekolah memberikan dukungan penuh terhadap inovasi ini, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan konektivitas internet. Namun, penggunaan Prezi memungkinkan partisipasi siswa yang aktif, meningkatkan fokus, dan pemahaman mereka terhadap materi SKI. Hasil observasi menunjukkan bahwa Prezi menciptakan pembelajaran yang menarik, dinamis, dan interaktif. Siswa merasa lebih tertarik dan antusias dalam pembelajaran SKI, terutama dengan penggunaan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio. Dukungan penuh dari kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan inovasi ini. Meskipun terdapat kendala teknis, implementasi yang berkelanjutan dan pelatihan terus-menerus bagi guru diperlukan untuk memaksimalkan potensi Prezi dalam pembelajaran SKI. Kesimpulannya, penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI efektif meningkatkan minat siswa, memperkuat partisipasi, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.Kata Kunci: Studi Kebudayaan Islam, minat siswa, pembelajaran berbasis media