Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN ENZIM PAPAIN DARI PEPAYA LOKAL SEBAGAI PROTEASE UNTUK ISOLASI DNA GENOME BAKTERI DALAM MENUNJANG PEMERIKSAAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) Wasdili, Fini Ainun Qolbi; Rihibiha, Dwi Davidson; Permana, Ellsie Viendra
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4298

Abstract

Polymerase chain Reaction (PCR) is affected by many factors, one of which is DNA isolation. Proteinase K is a common protease used in DNA isolation. However, proteinase K is relatively expensive and limited. To date, many studies have been conducted to explore alternative protease from nature. Papain is an enzyme derived from papaya, which has been frequently observed, makes it promising as protease in DNA isolation. This study aims to evaluate potency of papain as cheaper alternative in DNA isolation from Salmonella thypi. This study consisted of four steps: papain extraction, characterization of papain, DNA isolation, and fliC detection with PCR. Papain was acquired with tapping method which resulted in approximately 1700 μl bp. Molecular weight of papain was 23,4 kDa, and its total concentration was 903 mg/mL. Whole genom of Salmonella thypi was successfully isolated using papain. The DNA concentration was also comparable to control. Nevertheless, the purity was low which is not recommended to be used in PCR.
Pendampingan Pembuatan Ovitrap Sebagai Upaya Pengendalian Demam Berdarah di RW 11 Kecamatan Leuwigajah, Kota Cimahi Herawati, Iis; Wasdili, Fini Ainun Qolbi; Rihibiha, Dwi Davidson; Permana, Ellsie Viendra
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.688

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan virus dengue (arbovirus) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. DBD merupakan salah satu penyakit yang dapat memicu terjadinya kejadian luar biasa (KLB) bahkan wabah dan menyebabkan kematian. Kota Cimahi termasuk salah satu wilayah endemis DBD di Jawa Barat. Salah satu cara pengendalian nyamuk Aedes aegypti yang terbukti efektif adalah penggunaan perangkap telur (ovitrap). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Balai RW 11, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan bahwa Kelurahan Leuwigajah merupakan salah satu wilayah kasus DBD paling tinggi. Kegiatan dilakukan dari bulan Juli-Agustus 2024. Sasaran kegiatan ini adalah kader posyandu, ibu-ibu PKK, dan masyarakat setempat. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 30 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan berturut-turut koordinasi dan izin pelaksanaan kegiatan kepada Ketua RW 11 Komplek Aneka Bakti Kelurahan Leuwigajah, pembuatan model ovitrap, pengisian pre-test sebelum kegiatan untuk mengukur pengetahuan, sosialisasi materi terkait DBD dan metode pengendalian DBD, pendampingan pembuatan ovitrap, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan pengetahuan pada peserta yang mengikuti pelatihan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga dalam mengurangi kejadian DBD di RW 11 Kelurahan Leuwigajah. Kegiatan pembelajaran serupa juga perlu terus dilaksanakan oleh petugas kesehatan kepada kader dengan konsisten.