Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER POSBINDU PTM DESA MLINJON DALAM DETEKSI DINI DAN PENGENDALIAN FAKTOR RESIKO STROKE TUNIK, TUNIK; YULIDANINGSIH, ELOK; MANDASARI, YUYUN PUTRI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v4i2.3586

Abstract

Stroke is a disease of a sudden acute decreased nerve function caused by disruption of the brain's blood vessels, causing signs and symptoms according to the area of ??the brain disorder. Stroke often causes residual symptoms such as movement, speech, and swallowing disorders. Therefore, it needs several efforts to prevent and control risk factors for strokes. These community service methods include giving education to Posbindu for Non-Communicable Diseases and Elderly Cadres in Mlinjon Village, training on how to detect stroke risk factors using the stroke risk scorecard measuring tool, and how to measure blood pressure to the cadres. The number of cadres who participated in this activity was 35. Pre and post-tests were given to cadres before and after education about stroke risk factors. After the training, the cadres applied the training results to the elderly at Posyandu, namely screening for stroke risk factors for all elderly at Posbindu Mlinjon Village. Based on observation and evaluation, the results showed that the knowledge of cadres was significantly increasing regarding Stroke risk factors. Cadres and the elderly gave a positive response to the activities at Posbindu. The person in charge of the Non-Communicable Disease program at Puskesmas Suruh provides big support for activities and participates in activities carried out by the community service team ABSTRAKStroke merupakan suatu penyakit menurunnya fungsi syaraf secara akut yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak, terjadi secara mendadak dan cepat yang menimbulkan gejala dan tanda sesuai dengan daerah otak yang terganggu. Penyakit stroke sering menimbulkan gejala sisa seperti gangguan melakukan pergerakan, gangguan berbicara, gangguan menelan. Upaya pencegahan terjadinya stroke perlu dilakukan sejak dini dengan pencegahan dan pengendalian factor resiko terjadinya stroke. Metode pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kepada kader Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kader Lansia di Desa Mlinjon, pelatihan (pelatihan cara melakukan skrining faktor resiko stroke menggunakan alat ukur stroke risk scorecard dan pelatihan cara mengukur tekanan darah) kepada Kader posbindu PTM dan Kader Lansia. Jumlah kader yang berpartispasi pada kegiatan ini adalah 35 Kader. Pre dan post test diberikan kepada kader sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang faktor resiko stroke. Setelah dilakukan pelatihan, maka kader menerapkan hasil pelatihan pada kegiatan posyandu lansia yaitu melakukan skrining faktor resiko stroke pada seluruh lansia pada Posbindu Desa Mlinjon. Hasil dari pengabdian masyarakat berdasarkan observasi dan evaluasi adalah peningkatan pengetahuan kader dan lansia tentang faktor resiko stroke, serta peningkatan ketrampilan dalam melakukan skrining faktor resiko stroke. Kader dan lansia memberikan respon yang positif terhadap kegiatan yang dilakukan. Pemegang program Posbindu PTM dan juga pemegang program Lansia di Puskesmas Suruh memberikan dukungan terhadap kegiatan, dan berperan serta dalam kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat.
EVALUATION CHARACTERISTIC AND LEVEL OF FAMILY KNOWLEDGE REGARDING HOME CARE TREATMENT FOR STROKE PATIENTS Pratiwi, Yuliana Wahyu; Yulidaningsih, Elok; Tunik, Tunik; Mandasari, Yuyun Putri
SYNTHESIS Global Health Journal Volume 3, Issue 1, 2025
Publisher : SYNTIFIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61543/syn.v3i1.114

Abstract

Background. Home Care Nursing is a health service carried out by professionals in the patient’s home with the aim of helping to meet the patient’s needs, which is carried out by a team of professionals involving family members as supporters in the nursing process. Knowledge about home care treatment is very important because families who have good knowledge of caring for stroke patients can help speed up the recovery process. The aim of this study was to evaluate characteristic and the level of family knowledge regarding home care for stroke patients. Research Method. The research design used a quantitative descriptive design. This study was conducted in the stroke unit room of RSUD Dr. Seodomo Trenggalek. The population of this study was 83 patients with a purposive sampling technique. The sample in this study was a family member who cared for patients at home or in a hospital, aged over 19 years, totaling 20 respondents. The instrument used was the Family Knowledge of Home Care Treatment Questionnaire. Findings. The level of family knowledge about home care for stroke patients was mostly in the sufficient category. The characteristics of the respondents were that most of them were aged 31-59 years, male, worked as entrepreneurs, had a junior high school or high school education, had no care experience, received information about caring for stroke patients, and sources of information were from nurses. Conclusion. Patients and families need to prepare for long-term care at home, and can improve the quality of care received.
Family Experience of Stroke Patients Dealing with Pre-Hospital Care: penanganan pre hospital stroke Yuswantoro, Edi; Yulidaningsih, Elok; Tunik, Tunik; Ninigasih, Rahayu
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v11i1.4215

Abstract

Abstrak: Penyakit stroke (Cerebrovascular Accident) merupakan penyebab utama kematian nomor dua dan penyebab kecacatan ketiga di dunia. Meningkatnya angka kematian dan kecacatan disebabkan keterlambatan penatalaksanaan stroke karena pra hospital delay. Tujuan penelitian mengetahui pengalaman keluarga pasien stroke dalam penanganan pre hospital stroke di desa Karangsoko wilayah kerja puskesmas Trenggalek. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Wawancara mendalam (indepth interview) menggunakan pertanyaan semistruktur dan observasi dilakukan secara langsung pada 10 partisipan yang berperan dalam penatalaksanaan prehospital stroke. Penelitian ini menghasilkan tujuh tema yaitu ; Pemahaman keluarga dalam deteksi ini stroke, Dasar pengambilan keputusan penatalaksanaan pertama stroke, Rentang waktu pasien sampai di pelayanan kesehatan, Alat transportasi yang membawa pasien ke pelayanan kesehatan, Hambatan keluarga dalam penatalaksanaan stroke, Pemahaman keluarga tentang Emegency Medical System PSC 119 dalam penatalaksanaan prehospital stroke, Harapan keluarga dalam penatalaksanaan pre hospital stroke. Ketidaktahuan masyarakat terkait penatalaksanaan prehospital stroke pada keluarga dan Emergency Medical Sistem yang ada pada masyarakat. Penguatan penatalaksanaan prehospital stroke pada keluarga dan emergency medical system melalui sosialisasi dan pelatihan pada masyarakat secara terencana dan berkala. Kata kunci: Stroke, Prehospital, Pengalaman keluarga
Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Penjajahan Bangsa Barat dengan Metode Group Investigation pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Sumberingin Kabupaten Trenggalek Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Tunik, Tunik
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2, Nopember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v1i2.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi penjajahan bangsa barat dengan metode group investigation pada siswa kelas V SDN 1 Sumberingin Kabupaten Trenggalek Semester 2 Tahun pelajaran 2019/2020. Sehingga dapat diperoleh gambaran obyektif tentang peningkatan hasil belajar IPS materi penjajahan bangsa barat dengan metode group investigation pada siswa kelas V SDN 1 Sumberingin Kabupaten Trenggalek Semester 2 Tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) Kolaboratif. alasan mengapa peneliti menggunakan model ini karena model ini terkenal dengan proses siklus putaran spiral refleksi diri yang dimulai dengan Rencana, Tindakan, Pengamatan, Refleksi, dan Perencanaan Kembali yang merupakan dasar ancang-ancang pemecahan masalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Sumberingin Kabupaten Trenggalek yang berjumlah 38 siswa, terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pemilihan subyek penelitian ini didasari bahwa peneliti adalah guru kelas pada sekolah tersebut, sehingga diharapkan dapat mempermudah jalannya penelitian. Dari hasil pelaksanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V di SDN 1 Sumberingin Kecamatan Trenggalek. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan ketuntasan belajar dari pre test ke siklus I kemudian ke siklus II, Sebelum diberi tindakan diperoleh nilai rata-rata pre test peserta didik kelas V SDN 1 Sumberingin dengan taraf keberhasilan hasil pre test peserta didik yang mencapai nilai ≥70 sebanyak 8 peserta didik (21,05%) dan <70 sebanyak 30 peserta didik (78,95%) dengan nilai rata-rata kelas adalah 58,42. Pada siklus I nilai rata-rata kelas adalah 63,95 peserta didik yang mendapat nilai ≥70 sebanyak 18 peserta didik (47,37%) dan <70 sebanyak 20 peserta didik (52,63%). Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 76,59 dengan peserta didik yang mendapat nilai ≥70 sebanyak 33 peserta didik (86,84%) dan <70 sebanyak 5 peserta didik (13,16% maka dapat disimpulkan bahwa metode groub investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Sumberingin.