Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pengaruh Brain Gym Lanjut Usia Terhadap Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Majalengka Kecamatan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka Tahun 2019 Irawani, Ade Tedi; Nuryawati, Lina Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.068 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i10.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh brain gym Lanjut Usia terhadap Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Majalengka Kecamatan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi eksperimen dengan pendekatan pre dan post test whith control group. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh lanjut usia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Majalengka Kecamatan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka Tahun 2018 yaitu sebanyak 4.711 orang dan sampelnya 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan teknik Non Probability Sampeling yaitu Proporsive Sampling sesuai kriteria inklusi dan instrumennya menggunakan kuesioner. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebelum brain gym Lebih dari setengah responden (64,7%) mengalami penurunan fungsi kognitif. Setelah brain gym kurang dari setengah responden (29,4%) mengalami penurunan fungsi kognitif Terdapat Pengaruh brain gym Lanjut Usia terhadap Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Majalengka Kecamatan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka Tahun 2018., (P value 0,001 < α = 0,05). Brain gym lanjut usia yang bisa di laksanakan di rumah ataupun bebarengan dengan senam dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penanganan non farmakologis untuk mengatasi gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia dan tenaga kesehatan agar menghimbau lansia untuk dapat mengikuti brain gym secara baik dan benar.Kata Kunci : Brain gym Lanjut Usia, Fungsi Kognitif, Lanjut Usia
Pengaruh Pijat Perineum Terhadap Derajat Robekan Perineum Pada Ibu Hamil Primigravida > 34 Minggu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas DTP Maja Tahun 2019 Nuryawati, Lina Siti; Yuwansyah, Yeti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.269 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i10.752

Abstract

Pijat perineum dilakukan untuk meningkatkan aliran darah, elastisitas dan relaksasi otot-otot perineum yang bertujuan untuk meminimalisasi kejadian robekan perineum. pada tahun 2015 angka kelahiran primigravida di UPTD Puskesmas DTP Maja sebesar 38,3 % dan tahun 2017 mencapai 41,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat perineum terhadap derajat robekan perineum pada ibu hamil primigravida > 34 minggu di wilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Maja tahun 2019.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimen dengan desain static group comparism. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil primigravida > 34 minggu di wilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Maja sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 yang mendapatkan perlakuan pijat perineum dan 15 lagi yang tidak. Penelitiannya dilakukan pada tanggal 24 Januari - 31 Maret 2019. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi tendensi sentral dan analisis bivariat dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat robekan perinieum ibu adalah derajat 1,63. Derajat robekan perineum paling rendah adalah tidak ada robekan dan paling tinggi adalah derajat 2. Ada pengaruh antara pijat perineum dengan derajat robekan perineum pada ibu hamil primigravida > 34 minggu di wilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Maja tahun 2019 (ρ = 0,002). Bidan perlu memberikan motivasi kepada ibu hamil dengan tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pijat perineum di kelas ibu hamil saja tetapi lebih baiknya bisa langsung dipraktekan pada saat ibu melakukan kunjungan kehamilan. Serta perlunya memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil dan keluarganya tentang tata cara pijat perineum sehingga ibu dan keluarga dapat mempraktikannya secara mandiri di rumah.Kata Kunci: Pijat Perineum, Derajat Robekan Perineum, Ibu Hamil
Tingkat Pengetahuan tentang Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Iva Test pada Wanita Usia Subur (WUS) Nuryawati, Lina Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4279.609 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i12.1842

Abstract

Kanker serviks sangat berbahaya karena dapat berdampak pada kematian sehingga perlu mendapatkan perhatian yang serius. Salah satu upaya pencegahan kanker serviks pada Wanita Usis Subur (WUS) yaitu dengan pemerikaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan pemeriksaan IVA Test pada Wanita Usia Subur (WUS) di UPTD Puskesmas Waringin Kabupaten Majalengka Tahun 2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 WUS dengan perbandingan kasus : kontrol (1 : 1) sehingga terdiri dari 45 kasus : 45 kontrol Dilakukan pada Bulan Maret-Juni 2020. Pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi dari form register. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya menggunakan uji chi square dan odd ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi WUS yang berpengetahuan kurang lebih besar terdapat pada WUS yang tidak melakukan pemeriksaan IVA test (24,4%) dibanding yang melakukan pemeriksaan IVA test (6,7%). Terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan pemeriksaan IVA Test pada WUS di UPTD Puskesmas Waringin Kabupaten Majalengka Tahun 2020 (r = 0,020) dan WUS yang berpengetahuan kurang berpeluang 3,29 lebih besar tidak memeriksakan IVA test dibanding WUS yang berpengetahuan baik. Petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang IVA test pada WUS dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh WUS, membuat dan membagikan brosur tentang IVA test kepada WUS yang datang ke UPTD Puskesmas Waringin.