Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Porosity-Controlled Flow Instability and Vibration Response in Conical Strainers: An Integrated Hydraulic-Structural Evaluation Akhyan, Amnur; Bin Razali, Mohd Azahari; Hendriko; Mahzan, Shahruddin Bin; Bin Ismail, Iman Fitri
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 48 No 4 (2025)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v48i4.1960

Abstract

Research on how porosity can trigger vibrations due to flow-induced instability (FIV) partially clogged in perforated conical strainer has been conducted integrated experimental. Six conical filters with porosities between 25 and 40 percent, made in straight and staggered perforation patterns, were tested under clean and clogged conditions using a set of tools with a controlled closed-loop flow. Pressure drop, vibration amplitude, and frequency were measured simultaneously to capture the coupled hydraulic-structural response. The results show that the straight configuration with low porosity exhibits strong geometric constriction, which accelerates the formation of the jet flow, increases turbulence intensity, and strengthens the vibration amplitude as blockage increases. Conversely, strainers with a minimum porosity of 30 percent and staggered holes promote more uniform flow distribution, reduce shear layer instability, and result in a more stable frequency response. The effect of pressure drop on vibration confirms that clogged can lead to dynamic instability of the system, particularly in high-risk frequency bands common in piping facilities. These experimental results are highly relevant to oil and gas exploration and exploitation activities during drilling, well testing, and production operations. Where fluctuating flow rates, entrained solids, and increased clogging are unavoidable. These findings provide practical guidance for determining the porosity of conical strainers and the perforation layout to reduce hydraulic losses, mitigate vibration damage, and improve the operational reliability of piping systems in oil and gas facilities.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pengepres Kulit Untuk Alat Musik Kompang Novison, Roni; Akhyan, Amnur; Wijianto, Agus; Surya Dharma, Dwi
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2023): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.545 KB) | DOI: 10.35143/jiterpm.v1i1.5860

Abstract

Kompang merupakan jenis alat musik tradisional yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Melayu pada umumnya. Hampir mirip dengan alat music rebana, Kompang merupakan alat musik tradisional dari Provinsi Riau yang dibuat dari kayu dan kulit kambing. Di beberapa daerah di Riau, alat music Kompang juga disebut dengan kendang. Keberadaan alat musik ini dikaitkan dengan penyebaran agama Islam di Indonesia. Salah satu UMKM yang memproduksi alat musik melayu adalah BMR Musik Riau. BMR Musik Riau memproduksi alat-alat musik khas melayu diantaranya Kompang, Gambus, Bebano, Marwas dan Tambur. Salah satu tujuan BMR Musik Riau berdiri adalah untuk mempertahankan dan melestarikan budaya melayu. Hal ini selaras dengan visi misi dinas kebudayaan provinsi Riau. Salah satu pointnya berisi menjadikan riau sebagai pusat Bahasa dan seni budaya melayu di asia Tenggara. Produksi alat musik kompang masih dilakukan dirumah dan jumlah produksi sangat terbatas sekali. Ditahun 2015 permintaan pasar akan kompang cukup meningkat drastis. Permintaan ini tidak dapat dipenuhi secara cepat dikarena banyaknya proses yang dilalui masih dilakukan secara konvensional. Paparan permasalahan di atas menjadi acuan bagi tim PKM untuk memberikan solusi bagi perkembangan usaha ini. Tim PKM akan memberikan mesin berdasarkan hasil penelitian yang akan dilakukan. Setelah mesin diberikan maka untuk memudahkan UMKM BMR Riau dalam penggunakan mesin maka diperlukan pelatihan penggunaan mesin untuk meningkatkan teknologi dan ketrampilan dalam penggunaan alat bantu pemasang kulit kompang. Sehingga diharapkan dengan adanya solusi dari permasalahn tersebut dapat mewujudkan misi dan visi awal terbentuknya BMR Riau Musik