Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DI TK RA BAIT AL-MAKMUR DI KEJORONGAN PATOMUAN sar'an; Sari, Yamanda; Azis, Lasman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Al Karim : September 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.603 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motoric halus melaluikegiatan mewarnai TK Bait Al-Makmur.Kemampuan motoric halus sangat penting untukmendukung jenjang pendidikan selanjutnya.Penelitian ini penelitian tindakan kelas yangdilaksanakan dalam 2 siklus.Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B1 TKBait Al-Makmur dengan objek kemampuan motoric halus.Teknik pengumpulan datayang digunakan adalah observasi dan dokumentasi.Analisis data menggunakan deskriptifkualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi kemampuan motoric halus sebelum tindakanrata-rata persentase sebesar 64.58% dengan kriteria BSH. Mengalami peningkatansebesar 3,65% pada siklus 1 berada pada kriteria BSH, pada siklus II mengalamipeningkatan sebesar 11,25% menjadi BSB. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkanbahwa kemampuan motoric halus anak mengalami peningkatan dan mencapai indicatorkeberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria berkembang dengan baik. Keberhasilantersebut tidak terlepas dari langkah-langkah pembelajaran yaitu: (1) Satu kelas dibagimenjadi 3 kelompok terdiri dari 4-5 anak (2) Tiap kelompok mendapatkan 4-5 macampewarna yang sudah di letakkan dalam wadah (3) Guru memberikan contoh kegiatanmewarnai yang akan dilakukan (4) Menyampaikan aturan yang telah disepakatiselamakegiatan mewarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung di TK.
MEMBIMBING DISKUSI DALAM MICRO TEACHING Azis, Lasman; Lubis, Nurkhairi; Sriwardona, Sriwardona
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.24 KB)

Abstract

Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru pada pembelajaran abad sekarang, menggunakan metode deskriptif dalam penelitian kualitatif. Metode deskriptif dalam penelitian merupakan penelitian untuk tujuan menjelaskan atau mendeskripsikan peristiwa, objek, keadaan, atau variabel-variabelnya yang dijelaskan menggunakan angka-angka dan kata-kata. Jenis metode deskriptif dalam penelitian kualitatif adalah jenis studi pustaka (library research) dari literatur dokumen dari berbagai sumber terkait dengan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru pada pembelajaran abad sekarang. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil yang dilakukan oleh guru merupakan keterampilan teacher trainee Dalam kegiatan mengajar ada kalanya melakukan kegiatan diskusi kelompok. Kegiatan diskusi melibatkan aktivitas mental dan emosional yang dapat meningkatkan kemampuan hubungan antar perseorangan. Sehingga keterampilan guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil sangat dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan diskusi secara efektif. Pada pembelajaran ini, suasana belajar dikembangkan untuk..keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi, kreativitas dan inovasi. Keterampilan ini antara lain keterampilan abad sekarang.
KONSEP DASAR ETIKA KEGURUAN Saniyah, Murni; Sarkowi, Ahmad; Azis, Lasman; Salman, Salman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching ethics serves as the moral foundation that governs the behavior and actions of educators in carrying out their duties. This article presents the fundamental concepts of teaching ethics, encompassing moral, professional, and social responsibility aspects. The discussion includes key principles such as justice, integrity, and character development, along with the application of these values in the teaching process. Instrument used in the performance evaluation is the assessment scale (rating scale). Furthermore, the article highlights the significance of self-reflection for teachers to continuously enhance their moral quality and professionalism. Teaching ethics is not merely a set of formal norms but also a foundation shaping positive relationships between teachers, students, and the community.
IMPLEMENTATION OF TOLERANCE-BASED LEARNING IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Khoiroh, Hadiatul; Iswandi, Iswandi; Azis, Lasman; Alwizra
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2024): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Juli-Desember)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of tolerance-based learning in Islamic Religious Education and analyze its impact on students' religious attitudes and character. The background of this research stems from the need for education that emphasizes not only cognitive aspects but also fosters an awareness of living in harmony within diversity. Islamic Religious Education plays a strategic role in instilling values ​​of tolerance so that students are able to practice Islamic teachings wisely, moderately, and civilized. The research method used was qualitative research, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study subjects included Islamic Religious Education teachers and secondary school students. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of tolerance-based learning is carried out by integrating the values ​​of mutual respect, respect for differences, and fostering an attitude of moderation in every learning activity. Islamic Religious Education teachers use a dialogical approach, case studies, group discussions, and value reflections to encourage students to understand religious teachings in an inclusive manner. The impact of this implementation is an increase in mutual respect, cooperation, and social awareness among students, while reducing the potential for exclusive or intolerant attitudes. The conclusion of this study is that tolerance-based learning in Islamic Religious Education can be an effective strategy for developing students who are faithful, have noble morals, and are able to live harmoniously in diversity. The implementation of this strategy is also relevant to national education goals and the values ​​of religious moderation emphasized in the Independent Curriculum.