ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the national economy; however, many still encounter challenges related to inefficient and insufficiently transparent financial management practices. The acceleration of digital transformation has encouraged MSMEs to adopt information technology–based accounting systems as a means of improving the quality of financial reporting and ensuring business sustainability. Nevertheless, limitations in digital literacy, human resources, and access to technology have resulted in suboptimal utilization of digital accounting systems among MSMEs. This study aims to analyze the implementation of digital accounting information systems in MSMEs by examining the benefits gained as well as the challenges encountered during the adoption process. The research employs a systematic literature review of relevant scholarly journal articles, using a narrative synthesis approach to identify key patterns related to digital-based financial management in MSMEs. The findings indicate that the adoption of digital accounting systems contributes to greater efficiency in transaction recording, improved accuracy of financial statements, and enhanced financial transparency, which collectively support more effective business decision-making. However, implementation remains constrained by limited technological understanding, initial investment costs, and insufficient training. This study concludes that digital accounting systems hold significant potential for improving the quality of financial management in MSMEs, yet successful implementation requires continuous training, structured assistance, and more equitable access to technology. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, namun masih dihadapkan pada permasalahan pengelolaan keuangan yang belum efisien dan kurang transparan. Perkembangan transformasi digital mendorong UMKM untuk mengadopsi sistem akuntansi berbasis teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan dan keberlanjutan usaha. Kendati demikian, keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, serta akses teknologi menyebabkan pemanfaatan sistem akuntansi digital belum optimal di kalangan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi digital pada UMKM dengan menelaah manfaat yang dihasilkan serta hambatan yang dihadapi dalam proses implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel jurnal ilmiah yang relevan, dengan pendekatan sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola temuan utama terkait pengelolaan keuangan UMKM berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi digital berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pencatatan transaksi, akurasi laporan keuangan, serta transparansi informasi keuangan yang mendukung pengambilan keputusan usaha secara lebih tepat. Namun demikian, implementasi sistem tersebut masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman teknologi, biaya investasi awal, dan keterbatasan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem akuntansi digital memiliki potensi signifikan dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan UMKM, tetapi keberhasilan penerapannya memerlukan dukungan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta pemerataan akses teknologi.