Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MOTIVASI CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN LIGUNG KABUPATEN MAJELNGKA Farida, Nita; Sutarjo, Moh; Wulandari, Sri
Jurnal Ilmiah Publika Vol 8 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH PUBLIKA
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v8i2.4190

Abstract

Motivasi Camat dalam Upaya Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka merupakan judul yang dibuat oleh penulis. Alasan penulis memilih judul tersebut karena penulis ingin mengetahui Camat dalam memotivasi pegawainya dan sejauh mana fungsi motivasi berjalan dengan baik dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain: untuk mengetahui motivasi Camat dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Untuk mengetahui faktor penghambat Camat dalam memberikan motivasi untuk meningkatkan efektivitas di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Untuk mengetahui upaya motivasi Camat dalam m ningkatkan efektivitas kerja pegawai di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Deskriptif Kualitatif, dengan informan kunci dalam penelitian ini yaitu Camat Kecamatan Ligung. laforman pendukung pada penelitian ini yaitu 2 orang pegawai bagian umum dan pelayanan. Teknik pengumpulan data meliputi studi lapangan dan studi kepustakaan. Teknik analisis datanya dengan cara pengumpulan data, data reduction, data display, dan Conclution Drawing/VerifIcation. Hasil wawancara menyimpulkan bahwa motivasi Carat Kecamatan Ligung dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai masih belum sepenuhnya berjalan baik dan optimal karena masih ditemukan beberapa hambatan atau kendala seperti tidak adanya Reward dari camat yang diberikan kepada pegawa yang berprestasi dan kurangnya sumber daya mausia yang memadai.Kata Kunci: Motivasi Camat, Efektivitas, Pegawai
Penerapan rancangan smart hydration bottle untuk memantau kebutuhan cairan pada ibu hamil yang bekerja Farida, Nita; Sari, Nina Yuliana; Erlena, Erlena; Alfiansyah, Deden Moh
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 10 (2025): Volume 19 Nomor 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i10.1643

Abstract

Background: Pregnancy is a period that requires special attention to nutritional and fluid intake. However, many pregnant women who work face difficulties in maintaining adequate hydration due to busy activities and the lack of proper fluid monitoring. Dehydration may negatively impact both maternal and fetal health; therefore, technological innovations are needed to support fluid intake fulfillment. Pupose: To develop and implement a Smart Hydration Bottle equipped with sensors and a digital application to automatically and in real-time monitor daily fluid consumption among working pregnant women. Method: A Research and Development (R&D) approach, including product design, prototype testing, and effectiveness evaluation among 20 pregnant women. Data on fluid consumption were collected through pre-test and post-test measurements and analyzed using the Paired Sample t-Test. Results: The results showed a significant increase in average fluid intake from 1.550 ml/day before the intervention to 2.050 ml/day after the intervention (p < 0.05). User responses toward Smart Hydration Bottle features were highly positive, with an acceptance rate of more than 90% for ease of use, automatic recording, drink reminder notifications, and hydration charts. Conclusion: These findings indicate that the Smart Hydration Bottle is effective in improving hydration compliance among working pregnant women.   Keywords:  Dehydration; Health Technology; Hydration; Pregnant Women; Smart Hydration Bottle.   Pendahuluan: Kehamilan merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan nutrisi dan cairan. Namun, banyak ibu hamil yang bekerja mengalami kesulitan dalam menjaga kecukupan hidrasi akibat aktivitas padat dan kurangnya pemantauan cairan secara tepat. Kondisi dehidrasi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin, sehingga dibutuhkan inovasi teknologi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan cairan. Tujuan: Untuk mengembangkan dan menerapkan sistem smart hydration bottle berbasis sensor dan aplikasi digital guna memantau konsumsi cairan harian ibu hamil secara otomatis dan real-time. Metode: Research and Development (R&D) melalui tahapan perancangan, uji coba prototype serta evaluasi efektivitas pada 20 ibu hamil yang bekerja. Data konsumsi cairan dikumpulkan dengan pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan Paired sample t-test. Hasil: Adanya peningkatan signifikan rata-rata konsumsi cairan dari 1.550 ml/hari sebelum intervensi menjadi 2.050 ml/hari setelah intervensi (p < 0.05). Respon pengguna terhadap fitur smart hydration bottle juga sangat positif dengan tingkat penerimaan lebih dari 90% pada aspek kemudahan penggunaan, pencatatan otomatis, notifikasi pengingat minum, dan grafik hidrasi. Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa smart hydration bottle efektif meningkatkan kepatuhan hidrasi pada ibu hamil yang bekerja.   Kata Kunci: Dehidrasi; Hidrasi; Ibu Hamil; Smart Hydration Bottle; Teknologi Kesehatan.
Iron intake, supplement adherence, and perceived social support as predictors of anemia in rural Indonesia: A cross-sectional study Rahayu, Yayuk Sri; Rahma, Marliana; Farida, Nita
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2617

Abstract

Anemia among pregnant women remains a significant public health issue in Indonesia, particularly in Purwasari District, where 37.1% of women are anemic. Anemia may be directly influenced by social and supplementation factors, which also affect nutritional status, fetal health, and pregnancy outcomes through environmental support and the fulfillment of essential nutrient needs. This study aimed to analyze the association between social, supplementation, and nutritional factors and anemia among pregnant women in Purwasari District. A quantitative approach with a cross-sectional design was used. The sample consisted of 150 pregnant women who met the inclusion criteria of this study. Eligible participants were pregnant women aged 18–40 years in their second or third trimester. Data were analyzed using logistic regression analysis. The results showed that adequate vitamin C intake (p = 0.004; OR = 2.912), adherence to iron–folic acid (IFA) tablet consumption (p = 0.000; OR = 4.030), side effects of IFA intake (p = 0.003; OR = 3.027), and support from parents or in-laws (p = 0.026; OR = 2.563) were significantly associated with anemia in pregnancy. In conclusion, vitamin C adequacy, IFA adherence and side effects, and family support were significantly related to the occurrence of anemia among pregnant women in the Purwasari District.