Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI EKOSISTEM Nurul Cholifah; Nabilah Siregar; Nurhidaya Fithriyah Nasution
JURNAL EDUGENESIS Vol 6 No 4 (2023): Vol. 6 No. 4 Desember 2023
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pembelajaran ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 Huta Raja Tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Negeri 1 Huta Raja Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-group Pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 1 Kelas dengan jumlah siswa 19 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan lembar tes. Berdasarkan hasil penelitianyang dilakukan diketahui hasil observasi penggunaan model pembelajaran berbasis masalah di kelas X SMA Negeri 1 Huta Raja Tinggi diperoleh nilai sebesar 2.98 yaitu berada pada kategori baik. Gambaran kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem sebelum melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah diperoleh sebesar 69.21 yakni berada pada kategori cukup. Sedangkan setelah pembelajaran gambaran kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem diperoleh nilai rata-rata sebesar 75.79 dengan kategori baik. Melalui uji hipotesis yang dilakukan diketahui nilai thitung > ttabel yaitu 6.994 > 1.734. Kemudian adapun nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif yang dirumuskan dalam penelitian ini diterima, artinya “Terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 Huta Raja Tinggi.” Kata kunci: Berpikir Kritis, Ekosistem
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN GALLERY WALK TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK TUMBUHAN PAKU DI KELAS X SMA NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN Debora Ivana Beatrik; Nurhidaya Fithriyah Nasution; Perima Simbolon
JURNAL EDUGENESIS Vol 7 No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 April 2024
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas metode pembelajaran gallery walk terhadap minat belajar siswa pada materi pokok tumbuhan paku di kelas X SMA Negeri 5 Padangsidimpuan. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 125 siswa dan sampel penelitian 1 kelas yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dan angket. Berdasarkan perhitungan dari penggunaan metode pembelajaran Gallery Walk di peroleh nilai rata-rata 71 berada pada kategori “Baik”Sedangkan minat belajar siswa menggunakan metode pembelajaran Gallery Walk diperoleh nilai rata-rata 75 yang berada pada kategori “Baik”. Hasil rekapitulasi angket memperoleh nilai rata-rata rasio efektivitas sebesar 75% masuk dalam kategori “Efektif”. Dengan demikian penggunaan metode pembelajaran Gallery Walk efektif dalam peningkatan minat belajar siswa kelas X di SMA Negeri 5 Padangsidimpuan dan hipotesis yang diajukan diterima.
IMPLEMENTATION OF STEM-BASED DIGITAL TRANSFORMATION TO IMPROVE SCIENCE LITERACY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN PADANGSIDIMPUAN CITY Nasution, Nurhidaya Fithriyah; Nasution, Febriani Hastini; Harahap, Muhammad Syahril
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 17 No. 2 (2026): May 2026 (in press)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v17i2.99085

Abstract

The low level of science literacy among junior high school students, especially in regions such as Padangsidimpuan City, remains a major obstacle to delivering education that meets the demands of the 21st century. Digital transformation, combined with the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach, is considered a promising solution by integrating technology into instruction and enhancing students"™ critical thinking abilities. This study aims to: (1) assess the science literacy levels of junior high school students in Padangsidimpuan City before and after the implementation of the instructional intervention; (2) describe the implementation of science learning designed around digital transformation and the STEM approach; and (3) evaluate its effectiveness in improving science literacy. A mixed-methods approach was adopted, utilizing a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. Data were collected through science literacy assessments, classroom observations, student questionnaires, and interviews with both students and teachers. Quantitative data were analyzed using t-tests and normalized gain (N-Gain), while qualitative data were interpreted through thematic analysis. The findings demonstrate a significant increase in science literacy among students in the experimental group compared to those in the control group, with an average N-Gain of 0.62, categorized as moderate to high. The results suggest that science instruction incorporating digital transformation and the STEM approach is effective in improving students"™ science literacy and promoting active participation in the learning process. Moreover, this study produced a contextual digital learning module and offered policy recommendations to support science and technology-oriented education.