Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT GEN Z DALAM BERINVESTASI DI PASAR MODAL Toto, Toto; Kartika, Risna
Creative Research Management Journal Vol 6 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/crmj.v6i1.3588

Abstract

This study aims to determine the factors that influence the lack of investing intention in the capital market in students of the Faculty of Economics, Universitas Galuh, based on data from the Faculty of Economics, Universitas Galuh. Based on information from the Academic section, the number of active students in 2022 is 2000, while according to data from the Indonesia Stock Exchange Investment Gallery, data for opening a Customer Fund Account are 100 students. Based on this phenomenon, the author aims to analyze this. The research method used a qualitative approach, namely by using a method that involves more data and information through respondents as subjects who can provide answers to this research. Respondents in this study collected data by obtaining journals related to titles, observing and conducting interviews with students of the Faculty of Economics, Universitas Galuh. Based on the results of the study, there are several things that influence Z Generations investing intention, including technological advances, financial literacy, income, expected return, stock risk and information.
Sosialiasi Pengelolaan Keuangan dan Sumber Daya Manusia Bagi Pelaku UMKM dalam Mewujudkan Kemandirian Usaha di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis Tinia, Andini Grace; Kartika, Risna; Satriadi, Dodi; Adhytia, Ershanda
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12826

Abstract

UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Perkembangan dan kontribusi sektor UMKM tidak terlepas dari semakin bertumbuhnya wirausaha-wirausaha baru di masyarakat ditambah dahsyatnya arus globalisasi. Saat ini, pelaku UMKM dituntut untuk dapat mengelola keuangan dan Sumber Daya Manusia dengan baik. Namun demikian, kurangnya kesadaran dan literasi mengenai kedua hal tersebut mengakibatkan pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia pada UMKM belum berjalan optimal. Begitupun halnya dengan pelaku UMKM yang ada di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.  Dengan menggunakan pendekatan ceramah dari 3 (tiga) orang narasumber, kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia diadakan di Desa Jelat dengan harapan para pelaku UMKM menjadi wirausaha yang mandiri dan handal. Kerangka dasar dalam pengelolaan keuangan di UMKM yaitu dimulai dari kegiatan: perencanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian. Sedangkan, langkah-langkah pengelolaan SDM di UMKM meliputi: membuat struktur organisasi, merekrut karyawan dengan selektif, menempatkan karyawan, menetapkan Standar Operasional Prosedur, menetapkan kebijakan gaji yang sesuai, mengadakan pelatihan, membangun keterlibatan kerja, serta mengadakan evaluasi. Mengelola keuangan dan SDM bagi UMKM merupakan sebuah keterampilan yang harus dimiliki oleh para pelaku UMKM demi mencapai kemandirian usaha.
FINANCIAL LITERACY 5.0 DAN CAPACITY BUILDING SDM: STRATEGI PENGUATAN PRODUK UNGGULAN KELOMPOK KERAJINAN LIMBAH KERTAS GAPURA Tinia, Andini Grace; Kartika, Risna; Lestari, Marlina Nur; Herdiansah, Dindin; Putra, Rizka Andhika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37390

Abstract

Abstrak: Kelompok Kerajinan Limbah Kertas GAPURA menghadapi kendala rendahnya literasi keuangan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang memengaruhi pengelolaan usaha dan pengembangan produk. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan melalui konsep financial literacy serta capacity building SDM anggota. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop partisipatif, diikuti oleh 18 ibu pengrajin sebagai mitra. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 20 butir pertanyaan yang mencakup aspek pencatatan keuangan, manajemen usaha, pengambilan keputusan, dan pengembangan soft skills. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi keuangan sebesar 35,0% dan peningkatan kapasitas SDM sebesar 32,0%, yang tercermin pada kemampuan pencatatan keuangan, pengelolaan usaha yang lebih tertata, peningkatan kolaborasi, disiplin kerja, serta penguatan kepemimpinan lokal. Program ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas anggota dan mendukung pengembangan produk unggulan kerajinan limbah kertas secara berkelanjutan.Abstract: The GAPURA Waste Paper Handicraft Group faces challenges related to low financial literacy and limited human resource (HR) capacity, which affect business management and product development. This community service program aims to enhance financial literacy through the concept of financial literacy as well as to strengthen the capacity of group members’ human resources. The methods employed include socialization, counseling, and participatory workshops, involving 18 women artisans as partners. Program evaluation was conducted through observation, interviews, and measurement using pre-test and post-test instruments consisting of 20 items, covering aspects of financial record-keeping, business management, decision-making, and the development of soft skills. The evaluation results indicate an increase in financial literacy by 35.0% and an improvement in human resource capacity by 32.0%, as reflected in enhanced financial recording skills, more structured business management, increased collaboration, work discipline, and strengthened local leadership. This program contributes to strengthening members’ capacities and supports the sustainable development of the group’s flagship waste paper handicraft products.