Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tipologi Pemikiran Ali Syariati Konsepsi Agama, Politik dan Sosial miftakhur ridlo
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2019): Maret
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.86 KB) | DOI: 10.12345/pena.v2i1.46

Abstract

The offer of Shari'ah Islamic thoughts and ideologies became the fourth bridge or path from the integrity of the ideology of the pre-revolutionary opposition movement, namely secular nationalism, Communist Marxism and Islamic fundamentalism. In Shariati's revolutionary Islamic ideology various groups of sects and ideologies united as a mass force against the shah of the Shah. Technically Shari'ati ideology was socialized through speeches, sermons and public lectures which were always attended by thousands of supporters. Shariati's ideology paved the way for the acceptance of Imam Khomeini as a revolutionary leader. All contradictions such as atheist Marxism versus politically impotent Islam, foreign modernity versus debilitating nativism or religious meditations against secular meditations have been removed by Shariati as unnecessary misunderstandings. The true pattern of Shi'ite religions, namely the Shia Alawi, as promoted by Ali Shariati, is able to unite Iranians in the struggle for liberation.
Negara Islam Indonesia Dan Kartosuwiryo (Konsepsi Gerakan Politik, Militer Dan Agama) miftakhur ridlo
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2019): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.493 KB) | DOI: 10.12345/pena.v3i1.60

Abstract

Kartosuwiryo was known by many to be the ploclamator of the Indonesian Islamic State, on August 7, 1949 in West Java. Kartosuwiryo has a very complex movement, encompassing political, military and religious conceptions even considered as his Revolutionary path. Kartosuwiryo made Islam a political ideology, according to him, every political struggle must hold to political creed, namely ideology and realistic. The military movement began when Kartosuwiryo formed the Suffah Institute, which became the forerunner of Hezbollah and Sabilillah troopsThe emergence of the Indonesian Islamic State's proclamation movement was the implementation of a Kartosuwiryo thought that contained the concepts of hijrah and jihad. Basically this attitude aims at the foundation of PSII politics, which is sourced from the Qur'an and Sunnah. This attitude includes, among others: First, it contains devotion to God. Second, tell the situation before the migration of the Prophet. Third, narrating the migration of the Prophet from Mecca to Medina. Fourth, the first year of migration. Fifth, the history of Islam from the 2nd century H to the 8th H.
Efektivitas Penerapan Aplikasi Simkah Dalam Administrasi Pernikahan Di Kua Puri Miftakhur Ridlo; Muhammad Nuril Huda; Muhammad Muflikhuddin
Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth Vol. 5 No. 02 (2022): Desember, Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Nikah adalah program aplikasi computer berbasis windows yang digunakan untuk pengumpulan Informasi pernikahan dari seluruh KUA di Indonesia yang datanya dikumpulkan dan disimpan secara otomatis di KUA setempat. Sistem Informasi Manajemen Nikah berguna untuk mengumpulkan data-data Nikah dari seluruh Kantor Urusan Agama di Indonesia baik secara online maupun offline, data tersebut akan tersimpan didalam aplikasi SIMKAH ini. Aplikasi SIMKAH juga diterapkan untuk meningkatkan kembali kinerja dan juga kualitas dari pegawai publik yang bekerja di KUA serta bagi pelayanan administrasi nikah terutama di Kecamatan Puri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meneliti dan mengkaji penerapan pelayanan aplikasi Simkah serta untuk mengetahui efektivitas peerapan Aplikasi Simkah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Puri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik Wawancara mendalam (in-depth interview) dan Observasi dengan Pegawai KUA Kecamatan Puri dan Calon pengantin selaku pengguna aplikasi Simkah. Didukung data yang diperoleh dengan cara menelaah dan menganalisis berbagai kajian berupa dokumen, jurnal, ataupun artikel resmi untuk memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat dua perspektif dari penerapan aplikasi SIMKAH di KUA Kecamatan Puri. Menurut pengguna meskipun sudah diterapkan namun dalam pelaksanaanya masih sering mengalami beberapa kendala yang harus dihadapi oleh para pengguna. Sedangkan dari perspektif pegawai KUA dengan adanya aplikasi SIMKAH dapat memudahkan para pegawai dalam pencatatan data dan pengelolaan data.
DAMPAK PSIKOLOGI WANITA KARIR TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA(STUDI KASUS DI DESA GADING KECAMATAN JATIREJO KABUPATEN MOJOKERTO) Miftakhur Ridlo
Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth Vol. 6 No. 02 (2023): Desember, Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan para istri berkarir dan faktor apa saja yang mempengaruhi harmonis tidaknya rumah tangga para wanita karir di desa Gading Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif ini dimaksudkan untuk memperoleh data deskriptif terkait pengaruh psikologis wanita karir terhadap keharmonisan rumah tangga baik itu informasi lisan maupun tulisan. Selain itu, dengan penelitian kualitatif peneliti akan bisa menggambarkan realita empirik dibalik fenomena keharmonisan rumah tangga wanita karir di desa Gading  melalui beberapa data yang diperoleh dari hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian alasan-alasan para istri bekerja di luar kebanyakan karena ingin mengembangkan ilmu atau untuk memperbaiki perekonomian keluarga, dan merasa bahwa tak bisa mengandalkan suami seorang. Status istri sebagai wanita karir dapat berpengaruh positif dan juga bisa negatif terhadap keharmonisan rumah tangga seseorang. Berpengaruh positif manakala, selain sebagai wanita karir si istri juga memerankan dirinya sebagai istri yang syarat dengan kewajiban-kewajibannya.
ANALISIS LEGALITAS WARIS HAK ANAK ANGKAT SECARA LISAN DALAM PERSFEKTIF HUKUM NASIONAL:(STUDI KASUS DI KUA PURI KABUPATEN MOJOKERTO) Miftakhur Ridlo; Dwi Ratna Cinthya Dewi; Muhammad Nuril Huda
Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth Vol. 7 No. 02 (2024): Desember, Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/1h9k5a91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas waris hak anak angkat secara lisan dalam perspektif hukum nasional, dengan fokus pada studi kasus yang dilakukan di KUA PURI, Kabupaten Mojokerto. Waris hak anak angkat merupakan isu yang kompleks dalam hukum keluarga, yang melibatkan kaitan antara hukum adat dan hukum nasional . Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif empiris. Melalui pendekatan normatif, akan dilakukan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan peraturan terkait hak waris anak angkat. Selain itu, pendekatan empiris akan melibatkan studi kasus di Kua Puri, Kabupaten Mojokerto, dengan melakukan wawancara dan pengumpulan data lapangan. Seseorang yang telah meninggal dunia paling tidak akan meninggalkan dua hal, yaitu meinggalkan ahli waris (waris). Istilah waris ialah berpindahnya kepemilikan harta benda dan hak milik yang ditinggalkan mayit pada para ahli waris, dan yang kedua meninggalkan harta warisan. Dalam suatu aturan hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya dibidang waris, ada dari segi hukum positif dan hukum islam, pasti dalam penetapan suatu keputusan waris baik itu dari segi surat menyurat ataupun benda mati, yang mana dalam hal ini legalitasnya, harus ada naungan yang membawahi yitu melalui putusan pengadilan dengan melalui pengangkatan anak atau adopsi, sehingga orang tua angkat bisa memberikan wasiat wajibah, sesuai dengan Pasal 944 KUHPerdata bahwa anak angkat memiliki hak untuk mewarisi harta warisan dari orang tua angkatnya. Kompilasi Hukum Islam Pasal 209 Ayat 1 dan 2, Kompilasi Hukum Islam sendiri adalah hasil Ijma’ Ulama Indonesia. Berdasarkan hasil analisa dalam penelitian ini maka diketahui bahwa kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum di bidang perlindungan hak waris anak angkat, serta memberikan rekomendasi bagi masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait untuk memperkuat perlindungan hukum bagi anak angkat dalam hal waris hak mereka. Konklusi penulisan ini sebagai rujukan legalitas pemahaman terhadap perbedaan waris dan wasiat, pemberi dan penerima wasiat tidak keliru terhadap peristiwa hukum yang berbeda tersebut. Diharapkan kedepannya ketika penyerahan dan penerimaan wasiat harus sesuai ketentuan hukum nasional yang berlaku, sehingga kepastian dan kemanfaatan dari wasiat yang dijalankan tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan terhadap sesama manusia.