Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TEKNIK

Analisis Hidrogeokimia Dan Logam Berat Pada Air Tanah Menggunakan Metode WQI dan HPI Untuk Keperluan Higiene Sanitasi Kabupaten Belitung Timur Putri, Maya Aiko Salsabila; Putranto, Thomas Triadi; Santi, Narulita
TEKNIK Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.56996

Abstract

Kelapa Kampit is one of the tin-producing districts in East Belitung, which is composed of the Kelapa Kampit Formation. This mining activity affects water quality, which, of course, is also influenced by geological formations. This study aims to analyze the hydrogeochemistry and heavy metals in shallow groundwater in Kelapa Kampit District using water quality indexes in the form of water quality index and heavy metal pollution index methods. Hydrogeochemical test results showed a pH value of water 4 – 6.77 in the acidic category, a DHL value of 20 – 145 μS/cm, and a TDS value of 14 – 111 mg/L. From the visualization of chemical data, groundwater has various facies. The results of the Stiff Diagram show that water contains predominant calcium, magnesium, sulfate, and bicarbonate ions. The Gibbs diagram results show that the water has not been contaminated. The results of heavy metal testing also showed that the values of Fe2+, Mn2+, Pb2+, Zn2+, and Cu2+ were classified as low, and Al3+ was quite high. The results of water quality testing using the water quality index showed that the research area had excellent water quality, and the results of the heavy metal testing using the HPI method showed a low heavy metal contamination value. Based on hydrogeochemical and heavy metal analysis of shallow groundwater, Kelapa Kampit District has good groundwater quality for sanitation hygiene purposes.
Penerapan Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L) dan Etika Profesi Dosen dengan Metode HIRADC dan JSA dalam Pengambilan Data Geologi dan Sampel Air Tanah Santi, Narulita; Hadiyanto, Hadiyanto; Yudariansyah, Hadi
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i3.60275

Abstract

Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L) merupakan komponen fundamental dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi dan penelitian geologi. Aktivitas seperti pengambilan sampel dan penelitian lapangan kerap menghadirkan berbagai risiko, seperti kecelakaan kerja, paparan bahan berbahaya, serta kondisi lingkungan yang tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan prosedur K3L menjadi esensial bagi dosen dan mahasiswa. Sebagai figur teladan, dosen memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjalankan etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi K3L dan etika profesi dosen dalam kegiatan pengambilan data geologi dan sampel air tanah. Metode HIRADC dan JSA digunakan karena kerangka kerja yang sistematis untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan pengembangan langkah-langkah pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan K3L telah dilakukan dengan baik dimana risiko kecelakaan kerja bernilai minimal. Hal ini dicapai melalui proses identifikasi bahaya, evaluasi risiko, serta penerapan pengendalian yang efektif. Etika profesi dosen menjadi landasan seluruh tahapan penelitian, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Dalam perannya, dosen tidak hanya sebagai narasumber yang memberikan pengarahan sebelum kegiatan lapangan, tetapi juga mengedepankan prinsip etika lingkungan, etika pengambilan keputusan, serta etika integritas dan transparansi. Temuan ini menekankan pentingnya sinergi antara penerapan K3L dan etika profesi untuk menjamin keselamatan, efektivitas, dan keberlanjutan kegiatan penelitian geologi.