Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

CASE BASED LEARNING (CBL) DALAM KELAS BAHASA MANDARIN PEMBELAJAR ANAK Qorie, Tiffany; Zhou , Wei
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol.11 No.1 Bulan Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v11n1.p61-75

Abstract

This research provides valuable insights into using the Case Based Learning (CBL) Model in teaching Mandarin to children. With a focus on bridging the gap between theory learned in the classroom and factual problems in the field, this approach appears to successfully provide relevant solutions based on scholarly theory for factual cases. The finding that the CBL model has developed skills in organizing topics and issues, making decisions, and identifying problems indicate its effectiveness in preparing learners to face real-world challenges. This is important because it helps learners relate their knowledge to more meaningful and applicable contexts. The positive perception of learners towards CBL, especially in terms of increasing active class participation, suggests that this approach is not only beneficial in terms of learning but also motivates learners to engage more deeply in the learning process. However, the finding that openness to accepting opinions from others needs to be improved indicates that there is still room for further development in implementing this model. This could be a focus point for improvement in the future, such as strengthening collaborative elements in learning. Overall, this research makes a meaningful contribution to strengthening empirical evidence of the effectiveness of the CBL Model in the context of teaching Mandarin to children and highlights the importance of considering learners' perceptions in designing effective learning approaches.
PEMANFAATAN CHINESE KNOT (中国结) SEBAGAI MEDIA EDUKASI BUDAYA TIONGHOA DI SMA KHADIJAH SURABAYA Rabbani, Dzun Nun Septin Renda; Amri, Miftachul; Adhimas, Yogi Bagus; Qorie, Tiffany; Syafiyah, Nabillah Hanan; Laode, Astianti; Ren, Huiling; Hu, Yifan
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n2.p133-140

Abstract

This Community Service Program (PKM) addresses the limited understanding of Chinese culture among high school students, particularly at SMA Khadijah Surabaya. Although interest in learning Mandarin has continued to increase, cultural aspects often receive insufficient emphasis in the curriculum. This makes practical cultural exposure an important yet under-implemented strategy. The primary objective of this program is to provide students with direct cross-cultural learning experiences through a training workshop on crafting Chinese Knot (中国结), a traditional Chinese art form rich in philosophical meanings. The implementation method employed a participatory approach involving live demonstrations, group practice, and cultural reflection, supported by comprehensive documentation and reporting. Data analysis was conducted qualitatively through observation, interviews, and evaluation of students’ final craft products. The results indicate an enhanced student understanding of Chinese cultural values and increased enthusiasm in exploring traditional art through hands-on activities. The main outputs include a video documentary, media coverage, and a nationally published scientific article, all of which contribute to the dissemination and sustainability of the program. In conclusion, the training not only enriches students’ cultural competence but also reinforces the relevance of Mandarin language learning within its authentic cultural context, positively contributing to character development and multicultural awareness.
An Analysis of Blooket Performance in Intermediate Mandarin Reading Course Qorie, Tiffany; Adhimas, Yogi Bagus; Titaley, Audrey Gabriella; Ren, Huiling
Mandarinable: Journal of Chinese Studies Vol. 4 No. 2 (2025): MANDARINABLE: Journal of Chinese Studies
Publisher : Published by Confucius Institute UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mandarinable.v4i2.2789

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using a Blooket as a gamified learning tool in an intermediate-level Mandarin reading class. Using a descriptive quantitative approach based on User Experience (UX), additional data were collected through questionnaires, interviews, and non-participatory observations. The findings reveal that the highest scores were seen in the stimulation and efficiency aspects, indicating that Blooket improves student motivation and facilitates a faster learning process. Conversely, the reliability aspect obtained the lowest score, primarily due to network instability and students’ inaccuracy in reading Chinese characters. Overall, Blooket demonstrates great potential as a foreign language learning tool. However, its implementation should be supported by a comprehensive pedagogical strategy to optimize the benefits of gamification and further develop learners’ language proficiency.
REIMAJINASI WAYANG LIMBAH: MENANAMKAN LITERASI BUDAYA DAN EKOLOGIS BAGI ANAK MELALUI WORKSHOP DAN PENTAS BERBASIS KOLABORATIF DI PUNDEN SENTONO GRESIK Ruci, Wening Hesti Nawa; Titaley, Audrey Gabriella; Catya, Kanya; Anggalih, Nanda Nini; Qorie, Tiffany
Serupa The Journal of Art Education Vol 14, No 4 (2025): (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v14i4.137627

Abstract

Permasalahan penelitian ini terletak pada melemahnya pengetahuan anak tentang tradisi lokal, khususnya seni wayang, akibat dominasi media digital, serta rendahnya literasi ekologis yang tercermin dari persoalan sampah dan minimnya praktik daur ulang. Tujuannya adalah mengkaji efektivitas reimajinasi wayang limbah sebagai aktivitas dalam menumbuhkan literasi budaya dan ekologis yang menyatu dengan praktik kreatif, ruang kultural lokal, dan kolaborasi komunitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif partisipatif melalui studi literatur sistematis (SLR), observasi lapangan, wawancara, serta evaluasi pre-test dan post-test. Metode ini memungkinkan peneliti menelaah konsep reimajinasi wayang limbah, mengamati proses workshop dan pementasan, serta menilai peningkatan literasi budaya dan ekologis anak secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi reimajinasi—meliputi penciptaan makna baru melalui wayang limbah, pembacaan ulang tradisi, dan pembentukan identitas kultural dan ekologis—menciptakan pengalaman belajar yang holistik. Anak mengalami peningkatan pemahaman terhadap simbol dan tokoh wayang, serta pemahaman nilai ekologis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), melalui implementasi workshop dan pementasan wayang limbah bersama Komunitas ASRI di Punden Sentono. Peningkatan signifikan dari skor pre-test ke post-test menegaskan bahwa aktivitas ini efektif dalam menanamkan literasi budaya dan ekologis secara simultan. Kesimpulannya adalah model reimajinasi wayang limbah terbukti imersif, partisipatif, dan dapat direplikasi sebagai pendekatan efektif untuk memperkuat literasi budaya dan ekologis anak melalui kolaborasi komunitas dan pemanfaatan ruang kultural.
中国“一带一路”倡议对印度尼西亚的影响 Qorie, Tiffany; Deng, Boer
International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 1 (2023): IJCIS
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijcis.v1i1.25236

Abstract

摘要 : 2013年9月中国主席习近平介绍了中国巨大倡议叫——一带一路,这个倡议的范围很广大,在中国开始,包含蒙古、俄罗斯、南亚国家、东南亚国家、中亚国家、西亚洲国家、北非洲国家和16个欧洲国家。一带一路的目标就是邀请很多国家和中国一起合作、一起加强基础设施和粮食供应以及加强中国在西部的影响。本研究采用的研究法是文献法而运用定量方法。中国的一带一路对印度尼西亚的影响可以从三个方面来看:一、印度尼西亚和中国的经济;二、印度尼西亚和中国科技合作;三、教育合作。通过这种倡议,最重要的事情印尼度尼西亚可以从中国学到很多东西。中印的合作对两个国家有帮助,两个国家的目标也是一样,为了给人民更好的生活。
Pendampingan Penyusunan Instrumen Penilaian Mata Pelajaran Bahasa Mandarin bagi Guru Bahasa Mandarin di Surabaya dan Sekitarnya Qorie, Tiffany; Subandi; Mintowati; Masrur, Muhammad Farhan; Arista, Cicik
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.27732

Abstract

Abstrak Evaluasi belajar adalah proses pendidik untuk menentukan nilai belajar yang dilaksanakan melalui kegiatan penilaian atau instrumen tertentu. Berdasarkan hasil pengamatan penulis, masih banyak guru bahasa Mandarin yang kurang memahami bagaimana menyusun instrumen penilaian sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Tujuan pendampingan ini adalah membantu, menuntun dan memberikan saran-saran agar guru bisa menyusun instrumen dengan baik, yang bisa digunakan secara praktis pada proses kegiatan belajar mengajar. Instrumen yang baik akan meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran, mempermudah guru mengukur keberhasilan siswa dan membantu mengembangkan program pembelajaran, sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong peningkatan keterampilan masing-masing siswa.
Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Bahasa Mandarin Arista, Cicik; Subandi, Subandi; Mintowati, Mintowati; Qorie, Tiffany; Birri, Iffa Mar'atus Shohibbul
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.35211

Abstract

Perangkat permbelajaran merupakan perangkat yang digunakan dalam proses pembelajaran, oleh sebab itu penting bagi guru untuk menyusun perangkat pembelajaran sebelum proses belajar mengajar berlangsung. Baru-baru ini perangkat pembelajaran terdapat perubahan karena adanya kurikulum merdeka, jadi perlu diadakan kegiatan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berorientasi kurikulum merdeka belajar bagi guru bahasa Mandarin tingkat SLTA di Surabaya dan sekitarnya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini penting dilaksanakan agar proses pembelajaran bahasa Mandarin dapat berlangsung lebih baik. PKM ini menggunakan 3 metode yaitu workshop, pendampingan, dan projek. dimulai dengan sosialisasi dan pemberian materi kepada guru tentang bagaimana langkah-langkah menyusun perangkat pembelajaran berorientasi kurikulum merdeka, lalu dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan instrumen dan terakhir pemberian tugas kepada guru untuk membuat modul ajar dan asesmen. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memberikan umpan balik bahwa kegiatan ini bermanfaat bagi mereka, dapat memberikan motivasi mereka untuk terus berinovasi dan perbaikan dalam membuat perangkat pembelajaran khususnya modul ajar dan asesmen untuk mata pelajaran bahasa Mandarin. Selain itu, peserta juga telah mengumpulkan modul ajar dan asesmen yang telah mereka kerjakan saat workshop, jadi, kegiatan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran ini perlu dilakukan untuk membantu para guru menyusun perangkat pembelajaran berorientasi kurikulum merdeka, karena masih banyak guru yang masih awam terhadap kurikulum merdeka.