Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi tentang Perilaku Perundungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bima Chiani, Saraswati Haylian; Sulami, Neti; Windari, Arindiah Puspo; Irawan, Bambang; Indrayani, Novi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.721 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.444

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut pandang partisipan sementara itu subyek dalam penelitian ini adalah guru bimbingan konseling, siswa-siswi yang terkait perihal perilaku perundungan disekolah, remaja (siswa SMA kelas 10, 11 dan 12). Lokasi yang diambil dalam penelitian ini adalah sekolah Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri dan Swasta di Kabupaten Bima yaitu SMKN 2 Soromandi dan SMK Kasman Bima, hasil dari penelitian ini diketahui bahwa tindakan perundungan di sekolah dimulai dari sekolah dasar dimana siswa yang melakukan perundungan merupakan  korban perundungan juga sehingga hal tersebut terbawa sampai seterusnya dan dianggap hal yang normal dan dikarenakan adanya faktor keluarga yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang orang tua dan kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua kepada siswa disebabkan mayoritas orang tua siswa adalah petani yang lebih banyak yang normal dan dikarenakan adanya faktor keluarga yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang orang tua dan kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua kepada siswa disebabkan mayoritas orang tua siswa adalah petani yang lebih banyak menghabiskan waktu di lading dan sawah sehingga tidak ada kontrol dan bimbingan kepada anak. Selain itu, tindakan perundungan yang dilakukan siswa kepada siswa lain lebih banyak adalah perundungan secara verbal yaitu saling mengolok atau mengejek nama orang tua yang dimana hal tersebut kurang mendapatkan atensi dari pihak guru dan sekolah serta sekolah hanya fokus pada tahap penyelesaian masalah tanpa melakukan pendampingan lebih lanjut terhadap siswa yang dirundung dengan melihat kondisi psikologis anak.
A Case Study of Children Language Acquisition: The Form of Questions-Making Processes Employed by Preschoolers: - Hakim, Furqanul; Artha, Berli; Chiani, Saraswati Haylian
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.828 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1478

Abstract

This study shows the forms of questions making by 3 and 5 years old children. Purposive sampling was used to determine the objects of the study.. The forms were found through descriptive qualitative approach by implementing three methods, observation, interview, and note taking techniques to collect the data. To analyze the data, the researchers used data reduction, categorization, and conclusion. The researchers confirmed that there were four kinds of questions-making processes employed by Preschoolers. They were sign form, single word form, double word form or phrase, and clause or sentence.  It can be concluded that the differences between those two ages were in term of the frequency of using the forms. The 3 years old child used single and double word forms frequently, while the 5 years old child used double word form or phrase and clause frequently.
Development of an Instrument to Map Acid–Base Misconceptions among High-Achieving Senior High School Students in Eastern Indonesia Putriawati, Wiwin; Chiani, Saraswati Haylian
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 4: October 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i4.17646

Abstract

Acid–base misconceptions remain a persistent challenge in high school chemistry, particularly among high-achieving students in Eastern Indonesia, where instructional strategies often emphasize procedural knowledge over conceptual understanding. Mapping these misconceptions is critical to designing differentiated remediation strategies that promote deep conceptual change. This study aims to map students' misconceptions by developing a diagnostic test instrument named the Acid–Base Misconception Diagnostic Test Instrument (IDM-AB). Research data were obtained through expert validation (three chemistry education experts) and empirical testing, analyzed descriptively using SPSS. Instrument validation included content, construct, and language validity, item analysis (difficulty and point-biserial correlation), and internal consistency reliability (Cronbach's alpha = 0.905). The classification of misconceptions was based on the Certainty of Response Index (CRI) with a cutoff of 2.5. The pilot test involved 121 students, and the final test was administered to 123 students. Results show: (1) the IDM-AB instrument meets both theoretical and empirical validity standards; (2) student misconception levels were distributed as follows: moderate (42.86%, 51 students), high (37.82%, 45 students), and low (19.33%, 23 students). Students with high misconceptions require intensive conceptual correction, while those with low misconceptions show potential for scientific conceptual change. This mapping provides a foundation for implementing targeted, concept-specific remediation strategies to address persistent alternative conceptions in acid-base chemistry.